
"bagaimana tuan? apa perlu kita bongkar sekarang?" tanya si A pada Saga
"nanti saja, tunggu aku sampai. aku akan kesana sekarang juga" jawab Saga
"baiklah" panggilan terputus.
Saga segera berkemas. Ia hanya memakai celana santai panjang dan jaket tebal yang ada di kamar Kejora. Saga memilih menggunakan motor besarnya dari pada harus naik mobil. Karena menurutnya, menggunakan motor akan lebih cepat sampai ke tujuan.
Tadi setelah Saga berdebat dengan Leony, Saga memang langsung memesan seorang detektif dari Dante. Karena sudah hampir dua tahun ini Dante atau om nya itu memiliki usaha dibidang penyelidikan misi rahasia. Dan usaha yang baru dirintis dua tahun itu sukses dan melambung tinggi.
Entah mengapa tiba tiba saja Saga teringat akan ucapan Kejora yang mengatakan bahwa Leony memiliki lelaki lain.
Ya, Kejora waktu itu sempat melihat Leony berjalan dengan seorang laki laki dan mereka sedang memasuki kawasan apartemen mewah dekat kantor.
Namun Saga memang tak pernah percaya akan perkataan Kejora waktu itu. Hingga Kejora pun memilih bungkam dan tak lagi mengungkit soal Leony.
Karena percuma saja, mau sebenar apapun dia dan sesalah apapun Leony, Saga pasti lebih percaya dengan kekasihnya. Apalagi Kejora juga tak memiliki bukti apapun untuk memperkuat ucapannya.
Dan tak berapa lama kemudian Saga pun telah sampai di apartemen yang di maksut. Ia pun langsung menuju ke kamar itu.
"bagaimana? apa kalian sudah mendapat informasi lain?" tanya Saga pada kedua lelaki berbaju hitam
"iya tuan. Mereka sedang asik bercinta di dalam" sahut si B
"hust" si A langsung menyenggol lengan si B yang terkadang memang sering kelepasan kalau berbicara.
Saga pun menghela nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan.
"buka pintunya" Perintah Saga pada kedua pemantau misi rahasia tersebut.
Dan kedua laki laki itupun langsung membuka pintu apartemen menggunakan kunci cadangan yang tentunya sudah ia dapatkan dari resepsionis tadi. Dan yang pasti, mereka sangatlah mudah untuk mendapatkan kunci tersebut hanya karena dengan menunjukkan kartu nama sebagai bukti keanggotaab team Danta.
__ADS_1
Danta adalah nama team penyelidik yang didirikan oleh Dante.
bruak
Saga membuka dengan kasar pintu itu hingga menimbulkan suara yang cukup keras. Namun karena Leony dan Roland sedang ada di kamar dan mungkin karena sedang asik dengan aktifitas olahraga mereka, makanya mereka tak menyadari jika ada seseorang yang masuk ke dalam apartemen .
Saga langsung menuju ke kamar utama. Diikuti oleh kedua lelaki berbaju hitam tersebut, Saga pun langsung membuka pintu kamar utama.
Saat pintu terbuka. Saga begitu terkejut saat melihat apa yang ada di hadapannya saat ini.
Ya, Tangannya terkepal erat saat ia melihat Leony yang tanpa busana apapun sedang berbaring dan membuka sedikit kakinya.
Dan yang lebih membuat Saga emosi adalah, ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana saat Area sensitif Leony di hisap habis habisan oleh laki laki yang Saga kenal.
"Waow.. apa kalian sudah selesai?" Suara Saga begitu mengejutkan kedua anak manusia tersebut hingga Leony dan Roland pun langsung mengakhiri aktifitasnya.
"ssayang.." lirih Leony yang masih dalam keadaan polos. Bahkan perut buncitnya pun terekspose begitu saja hingga Saga dan kedua detektif muda itu pun melihat dengan jelas bagaimana bentuk daerah kewanitaan Leony.
"ini yang kamu bilang arisan?" Saga tersenyum sinis menatap wajah terkejut Leony
"stop!" Saga menghentikan langkah Leony dan memundurkan langkahnya sendiri. Hingga akhirnya kedua pemuda itupun keluar dan lebih memilih menunggu Saga di depan pintu kamar.
"jangan mendekat! dan jangan sentuh aku"
"Sayang.. aku bisa jelaskan semuanya"
"apa? apa yang akan kau jelaskan? kau ingin menjelaskan bahwa kau sudah berhasil menghianatiku? kau ingin menjelaskan bahwa kau sedang menikmati cumbuan darinya? atau kau ingin menjelaskan bahwa anak yang ada dalam kandunganmu adalah anaknya juga?"
"iya! semua itu benar. apa kau tau Saga? kau itu seperti laki laki impoten. selama jadi istrimu, kau tak pernah sekalipun menyentuhku! kau tak pernah memberikanku kepuasan. Jadi jangan salahkan aku jika aku mencari kenikmatanbdari laki laki lain"
"oh okey! jika kau ingin mencari kepuasan maka puaskanlah! aku tak akan melarangmu"
__ADS_1
"tentu, tentu aku akan terus melakukannya selama kau tak mau menyentuhku"
"dasar jala**! siapa yang akan menyentuhmu! aku! cih! aku tak sudi menyentuh wanita murahan sepertimu! hh.. harusnya dari awal aku percaya pada kecurigaan Kejora padamu! Aku memarahinya hanya demi membela dirimu yang ternyata tak lebih dari seorang penghianat!"
"Saga! apa kau juga tak berfikir kalau kau lah yang lebih dulu menghianatiku!"
"aku tidak peduli! mulai saat ini! kau bukan lagi istriku! aku talak kamu!"
Setelah mengatakan itu, Saga melewati tubuh Leony dan berhenti di depan Roland. Tanpa diduga, Saga langsung memberikan bogem mentah ke wajah laki laki selingkuhan istrinya tersebut.
"ini hadiah untukmu! nikmatilah wanita jala** itu!"
Setelah memberi pelajaran pada keduanya, Saga pun langsung meninggalkan kedua orang yang masih mematung di tempatnya.
Sebenarnya Saga juga ingin sekali menampar wajah Leony, namun Saga tak setega itu untuk menyakiti wanita yang sedang hamil.
Setelah Saga keluar, Leony dan Roland pun mendudukkan dirinya di atas ranjang. Keduanya masih tampak syok dengan aa yang mereka terima barusan.
"Leony.. ayo kejar Saga"
"untuk apa?"
"dia itu sumber ATM, kita"
"kenapa harus dia? aku sudah di talak, aku tak mau mengejarnya. Bukankah masih ada kamu? setelah anak ini lahir aku bisa kembali menjadi model kan? kita bisa dapat banyak uang lagi"
"tidak semudah itu, semua agency yang aku gabung itu di bawah kekuasaan Saga"
"apa? jadi?"
"ya, posisi kita terancam"
__ADS_1
Leony mendadak semakin lemas. Saga tak mungkin lagi mau menerimanya. Dan pasti namanya dan Roland akani di coret di berbagai macam agency. Lalu bagaimana nasib kedepannya?
Leony tak mau miskin. Ia tak mau hidup menderita dengan kekurangan materi nantinya. Ia tak mungkin bisa meninggalkan kehidupanya yang penuh keglamouran.