
Di sebuah ruangan bernuansa pink, tengah duduk dan saling berhadapan seorang lelaki dan perempuan dengan ikatan sedarah.
"Bagaimana kak?"
"Hanna, ternyata semua dugaanmu benar"
"maksut kakak? mereka ada hubungan?"
"ya, mereka adalah pasangan hidup. Mereka sudah menikah. Ternyata mereka itu suami istri"
"apa?" Hanna menganga tak percaya. Yang ia tahu, selama bekerja menjadi sekretaris di perusahaan itu, ia tak pernah melihat adanya kemesraan dan keromantisan antara Saga dan Kejora. Sepengetahuannya, Kedua bosnya itu malah terlihat tak begitu dekat.
"ya, kenyataan ini begitu menyakitkan"
"kakak.. kakak harus bisa melepaskan nona Kejora. Kalau memang mereka sudah menikah, maka kakak sudah tak memiliki kesempatan lagi untuk mendekati nona Kejora. Apalagi untuk menjadikannya sebagai ibu sambung untuk putrimu. Ah.. Lupakanlah impian kakak itu"
"tapi aku sangat mencintai Kejora Hann.."
"iya kak, Hanna tau, tapi cinta tak harus memiliki kan?"
"lalu kamu? bukankah kamu dulu pernah mengatakan bahwa kau mencintai bosmu? apa itu artinya kau mencintai Saga?"
Reyhan menanyakan perihal perasaan sang adik. Karena dulu, Saat Hanna akan di jodohkan dengan pria lain, ia mengaku mencintai seorang pria yang tak lain adalah bosnya sendiri.
"aku__"
"apa kau bisa menerima kenyataan bahwa orang yang kau cintai ternyata sudah menikah?"
__ADS_1
Hanna terdiam. Ia tak tau harus bagaimana menjawab pertanyaan sang kakak. Karena ia sendiri juga tak tau bagaimana suasana hatinya saat ini. Yang pasti, Hana merasa begitu kecewa dengan kenyataan ini.
"kak.. aku memang mencintai tuan Saga. tapi Aku hanya menyimpannya dalam hati. Jadi aku mohon sama kakak. tolong rahasiakan tentang perasaanku ini ya kak. Karena jika ada orang lain yang tau, aku akan sangat malu kak"
"baiklah, kakak janji. ini hanya akan menjadi rahasia antara kita. Jika kamu tak kuat berada di dekat mereka, pulanglah! kakak tidak ingin adik satu satunya kakak menderita batin karena mencintai suami orang"
"hye.. memangnya kakak tidak? kakak kan juga mencintai istri orang"
Kedua kakak beradik itu saling memeluk, saling memberi kekuatan satu sama lain.
Ya, seseorang di balik dinding itu ialah Hana, adik kandung dari Reyhan. Awalnya Hana memang tak tau jika kakaknya mengenal Kejora. Namun setelah Reyhan memberitahu bahwa ia mencintai seorang wanita, Hanna begitu penasaran dan ingin sekali melihat foto wanita itu.
Hanna begitu terkejut kala melihat siapa yang ada di foto itu. Foto wanita itu adalah bos nya. Hingga ia menaruh kecurigaan pada Saga dan Kejora.
Maka dari itu, Hana pun memilih menyelidiki sendiri tentang hubungan kedua bosnya tersebut. Karena ia juga begitu penasaran dengan perasaan Saga.
*
Saga yang tak jadi meeting pun langsung memutuskan untuk pulang. Setelah sampai di rumah, ia langsung masuk ke kamar Kejora. Ia mengerutkan keningnya saat di dalam kamar itu ternyata juga tak ada istrinya.
Dimana Kejora? harusnya kan sudah sampai di rumah sejak tadi?
Setelah membersihkan dirinya, Saga mendudukkan diri di sofa ruang tamu. Ia begitu hawatir dengan Kejora karena sejak tadi panggilannya tak juga di jawab.
"sayang.. kau sedang apa disini?" Leonya yang melihat Saga gelisah pun mengetahui apa yang sedang di pikirkan suaminya itu.
"Apa tadi Kejora sudah pulang?"
__ADS_1
"Kejora? apa kau sedang menunggunya?"
"ya, aku hawatir dengannya, harusnya dia sudah sampai rumah sejak tadi"
"sayang... percuma kau menunggu Kejora, dia gak bakalan pulang cepet sore ini. Apalagi sehatu dia kan kamu ada meeting dan bakalan pulang malam? makanya dia itu lebih memilih asik asikan dengan pacarnya sore ini"
"apa maksut kamu?" Saga sedikit emosi dengan jawaban Leony. Hingga tanpa sadar ia malah mencengkeram lengan Leony dan membuatnya kesakitan.
"aw.. aw.. sayang ini sakit! lepaskan aku"
Saga segera melepaskan cengkramannya "apa maksutmu mengatakan seperti itu?"
"sayang, kau jangan marah dulu padaku, aku akan memberitahukan sesuatu padamu. Saat aku pulang dari arisan, Aku melihat Kejora sedang bermesraan di taman bersama seorang laki laki"
"Leony! jaga bicaramu! Kejora tidak mungkin melakukan hal itu"
"sayang.. jangan tertipu dengan wajah lugunya, dia itu tidak sebaik apa yang orang pikirkan. Kalu kau tak percaya, kau bisa lihat sendiri buktinya"
Leony menyodorkan ponsel yang berisi beberapa foto Kejora dan Reyhan yang nampak sedang berpelukan. juga potongan rekaman percakapan mereka yang menyatakan, jika kejora tak bahagia, maka Reyhan siap menerima Kejora.
Mendengar dan melihat bukti yang di tunjukkan oleh Leony membuat Saga merasa sangat marah. Entah mengapa ia begitu emosi saat ada yang mengharapkan Kejora.
Dan beberapa detik kemudian, Kejora sudah memasuki rumah. Seketika itu juga tangan Saga mengepal erat. Ia menatap Kejora tajam hingga membuat Kejora merasa ketakutan akan tatapan mata itu.
Sementara Leony, ia hanya tersenyum smirk dan meninggalkan kedua insan yang saling bersitatap itu. Yang satu penuh amarah, dan yang satunya lagi penuh rasa ketakutan.
Selamat menikmati kehancuranmu Kejora. batin Leony menertawakan nasib Kejora saat ini.
__ADS_1