Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Part.11


__ADS_3

Agam bergegas masuk kedalam kantor setelah memarkirkan motor matic kesayangan nya diparkiran khusu motor.


Dengan langkah cepat Agam menelusuri lorong dimana ruangan Starla berada.Ingin sekali rasanya dia dekap erat tubuh mungil yang selalu membuatnya nyaman selama ini.


Namun kecewa lagi lagi harus diterima oleh nya saat Starla tidak ada disana,menurut rekan kerjanya Starla tengah bertugas lapangan.


Mengontrol beberapa cabang toko mebel yang bernaung dibawah perusahaan sang ibu.Dengan rasa kecewa dan juga kesal Agam kembali keruangan nya dan melanjutkan pekerjaan nya untuk menglihkan hati dan perasaan nya yang tidak baik baik saja.


Hari berganti hari minggu pun ikut berganti,kini 3 bulan sudah Agam menikah dengan Monica.Tidak ada perkembangan apapun diantara hubungan suami istri itu.


Bahkan Monica selalu berupaya menjadi seorang istri yang baik didepan Agam dan juga keluarganya namun kembali lagi semua yang didapat dari sebuah paksaan tidak akan berjalan mulus bahkan jauh dari kata baik baik saja.


Begitu pun dengan hubungan Monica dan Agam.Kerap terlibat perdebat membuat keduanya semakin renggang dan jauh saja.


Merasa muak dengan tingkah Monica yang dominan dan selalu mengancam dengan membawa bawa keluarganya membuat Agam tidak betah dirumah dan selalu memilih pulang larut bahkan dini hari demi menghindari perdebatan.


Hingga di suatu malam yang sepi dan juga gelap karena semua lampu rumah telah dimatikan karena si penghuni rumah sudah memasuki alam mimpi,Agam yang baru saja pulang dari kantor sehabis kerja lembur membuat kaget seorang wanita muda yang tengah mengambil minum di dapur.


"Astaghfirullahaladzim,ka_kamu baru pulang Gam?"tanya Starla saat melihat Agam memasuki ruangan yang sama dengan niat yang sama,yaitu mengambil air minum.


"Iya La,kamu belum tidur?"

__ADS_1


"Baru mau"


"Kenapa?nggak bisa tidur ya?"


"Hhhmmm"


"Ada pikiran yang membuatmu tidak bisa tidur?"


"Banyak"


"Banyak?boleh aku tahu salah satunya apa?"


Bukan nya menjawab namun Starla hanya menatap penuh kerinduan pada sosok pria yang kini berdiri tepat dihadapan nya.


Tanpa menjawab pertanyaan yang Agam lontarkan Starla pun berlalu kembali kekamarnya untuk mengusir semua kegundahan yang selama ini terus menyiksanya.


Dengan perasaan yang entah bagaimana mengungkapkanya Starla masuk kembali kekamarnya dengan membawa satu gelas air minum ditangannya.


Rasa lelah membuatnya ingin segera merebahkan diri,ditambah lagi dia yang harus bertemu dengan pria yang sudah mati matian dia hindari selama 3 bulan ini,yang kembali membuat dadanya sesak seketika.


Starla yang tengah diliputi rasa galau berat menjadi tidak fokus dengan keadaan hingga sebuah dorongan kuat dipintu kamarnya yang akan dia tutup membangunkan nya dari lamunan nya.

__ADS_1


"A_Agam?apa yang kamu lakukan?"pekik Starla saat melihat Agam menerobos masuk kedalam kamarnya lalu mengunci kamar itu dan membuang sembarang arah kunci kamar itu.


Tanpa banyak kata Agam langsung melangkah maju mendekati tubuh mungil Starla yang kala itu tengah memakai piyama pendek berbahan satin yang cukup terlihat seksi bagi kaum adam yang tengaj memuja kaum hawa incaran nya.


"A_Agam jangan begini,lebih baik kamu keluar nanti Mamah bisa salah paham"


Starla terus berjalan mundur demi menghindari Agam yang terus saja berjalan maju ke arahnya.Starla sedikit merasa takut kala melihat tatapan tajam dan juga dalam dari Agam.


Entah kenapa dan karena apa pria yang biasanya menatap penuh kelembutan padanya.Kini menatap benuh dengan amarah yang terpendam.


Dengan langkah pasti dan hanya dengan satu tarikan Agam mampu membawa tubuh mungil itu masuk kedalam dekapan nya dan memeluknya dengan erat.


"Agam,jangan begini"ucap Starla mencoba melepaskan diri dari pelukan Agam namun sia sia saja.


Agam bergeming,bukan nya terlepas,dekapan Agam malah semakin erat ditubuh mungilnya.Tidak bisa dipungkiri jikq Starla juga merindukan pelukan itu namun situasinya kini berbeda.


Starla pun kembali memberontak saat dia teringat sang Mamah yang kini telah resmi menikah dengan Agam.


Agam pun kini sedikit mengurai pelukan nya namun bukannya melepaskan kini tangan kanan Agam malah menarik tengkuk Starla dan menyatukan bibir keduanya.


Dan untuk pertama kalinya Agam dan juga Starla merasakan bagaimana rasanya berciuman.Meski hanya mempertemukan bibirnya dan bibir Starla tanpa adanya ******* dan hisapan.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2