
Setelah menempuh perjalan sekitar hampir satu jam keduanya tiba disebuah tempat makan pinggir jalan yang lumayan ramai.
Keduanya tiba disana saat hari sudah petang dan waktu makan malam tiba.Setelah memarkirkan motornya Agam turun dan di ikuti oleh Starla yang juga turun dari motor Agam.
Agam yang melihat Starla sedikit kesusahan saat mau membuka helm nya dengan sigap membantu membukakan helm itu,lalu menyimpan nya dikaca spion motornya.
Setelah itu tangan nya terulur meraih tangan Starla dan menggandeng gadis cantik itu untuk masuk kedalam warung makan itu.
"Mau pesan apa?"tanya Agam saat keduanya sudah duduk dimeja kosong yang tersedia disana.
"Biasa bebek goreng sama sambal,jangan lupa petey goreng nya juga ya"
"Ok siap cantikku"
"Iissttt gombal mulu"
"Biarin,karena memang kamu cantiknya Agam Wijaya"
"Iiihh,apa sih?ayo cepat pesan aku sudah lapar"
"Baiklah.Permisi Mas saya mau pesan"
__ADS_1
Agam pun memesan dua porsi bebek goreng,tahu tempe,sambal dan tidak lupa pesanan sicantiknya yaitu petey goreng yang sudah menjadi makanan kesukaan Starla sejak duduk dibangku sekolah.
Makanan yang begitu dihindari dan bahkan dibenci oleh wanita seumuran dengan nya namun tidak untuk Starla.
Gadis itu nampak begitu menikmati makanan yang memiliki bau yang khas itu.Bahkan tanpa rasa malu sedikit pun Starla nampak lahap menyantap makanan bau itu.
"Oh iya,bagaimana dengan kabar Bapak?sudah lama aku tidak menjenguk beliau"tanya Starla disela menunggu makanan yang mereka pesan siap.
"Makanya main kerumah,Naina sama Ibu juga sudah sering nanyain kamu.Mereka kangen sama kecerewetan kamu katanya"
"ih nyebelin,kangen kok sama cerewetnya aku.Oh iya,apa Bapak dan Ibu tahu tentang status kamu?"
"Hanya Ibu yang tahu,kalu untuk Bapak.Ibu bilang lebih baik jangan beritahukan Bapak,ibu takut kalau semua ini akan jadi beban pikiran buat Bapak"
"Sudahlah,semua sudah terjadi.Lagi pula ini akan berakhir dalam waktu 8 bulan lagi.Yang sabar ya,setelah ini berakhir aku akan membawamu pada mereka dan meresmikan hubungan kita"
"Tapi Gam__"
"Tidak ada tapi tapi La,aku sudah menahan perasaan ini selama 9 tahun.Apa waktu 9 tahun ini masih belum cukup untuk kamu menerimaku?aku tahu aku masih belum sepadan dengan kamu,tapi aku janji aku akan bekerja keras agar aku bisa memantaskan diri untuk bisa bersanding denganmu"
"Bukan itu,aku sama sekali tidak pernah mempermasalahkan perbedaan status diantara kita.Hanya saja,apa kamu yakin tidak memiliki perasaan apapun pada Mamah?aku juga tidak yakin jika Mamah akan melepaskan kamu begitu saja meski kontrak itu sudah berakhir"
__ADS_1
"Kamu tenang saja,aku akan berusaha lepas secepatnya dari Ibu mu dan sumpah demi apapun aku tidak pernah tertarik dengan wanita lain selain kamu La"
Obrolan keduanya terhenti saat makanan yang mereka pesan sudah datang diantar oleh dua orang karyawan warung yang bertugas mengantarkan makan kemeja tamunya.
Keduanya pun kini tengah menikmati makan malam dengan menu sederhana namun nampak begitu istimewa saat makan bersama dengan orang yang terkasih.
*
*
Tepat jam 9 malam Agam dan juga Starla memutuskan untuk pulang.Keduanya nampak begitu bahagia setelah menghabiskan waktu bersama meski hanya beberapa jam saja.
Rumah yang mereka masuki kini memang selalu terlihat sepi karena si pemilik rumah tidaka da dirumah.
Sore tadi Agam mendapat kabar dari Monica kalau sore itu dia harus pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis.
Awalnya Monica memaksa Agam untuk ikut namun Agam menolak dengan alasan jika saat ini waktunya Agam berkunjung dan akan menginap dirumah kedua orang tuanya.
Meski pada kenyataan nya Agam kini pulang kerumah itu dan tidak jadi mengunjungi rumah orang tuanya karena keinginan nya untuk menghabiskan waktu dengan Starla lebih besar.
Ditambah lagi kini dia bebas karena tidaka da yang mengganggu waktunya bersama dengan Starla.Karena itu Agam, sengaja berbohong agar bisa bersama dengan Starla.
__ADS_1
...****************...