Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Bab.23


__ADS_3

"Maafkan aku La,sungguh aku lepas kendali.Maafkan aku sayang"lirih Agam yang kini sudah duduk menghadap ke arah Starla dan memandangi punggung Starla yang tidak terhalangi apapun alias polos.


"Tapi kenapa Gam?apa yang terjadi?kenapa kamu seperti itu?padahal aku tidak mencium bau alkohol dari mulutmu namun kenapa begini?"lirih Starla disela isak tangisnya.


"Aku juga tidak tahu La,sepertinya ada yang memasukan sesuatu dimakanan aku tadi malam.Saat aku selesai memakan dan meminum apa yang Mamah kamu berikan tubuhku langsung merasakan panas dan sesak"jelas Agam saat mengingat kejadian tadi malam


Dan itu mampu membuat Starla menghentikan tangisnya lalu bangkit dan duduk menghadap Agam,menuntut penjelasan lebih lanjut.


"Maksud kamu apa Gam?nggak mungkin Mamah melakukan hal konyol itu?"


"Aku juga tidak tahu La,yang pasti tadi malam ada yang memasukan obat laknat itu pada makananku"


Agam pun kini kembali fokus pada Starla,Agam tersentak saat melihat tubuh Starla yang polos hingga dada.Karena setelah dadanya tertutup selimut yang Starla pakai.


Melihat tatapan Lekat dari Agam,Starla hanya bisa menunduk dan semakin menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang dipenuhi tanda merah sisa pergulatan panas keduanya.


Meski nampaknya hanya Agam yang menikmati itu,sedangkan Starla sendiri lebih ke shock dan hanya bisa menangis pilu dibawah kungkungan Agam.

__ADS_1


"Ja_jangan ditarik lagi selimutnya.Tu_tubuhku ma_masih polos"ucap Agam refleks menahan selimut yang terus ditarik oleh Starla untuk menutupi tubuhnya


Tanpa menyadari jika Agam juga dalam posisi yang sama.Starla tersentak dan langsung lepaskan tangan nya yang menarik selimut yang dikenakan Agam.


Keduanya pun kini tengah duduk saling berhadapan namun saling menundukan kelapa.Bingung dan merasa bersalah tentu dirasakan oleh Agam.


Untuk Starla sendiri,ingin rasanya membenci pria yang kini ada dihasapan nya namun setelah mendengar penjelasan darinya Starla juga tidak bisa membenci hanya saja kecewa itu pasti.


*


*


"Jujur aku tidak tahu harus apa Gam,aku ingin marah dan membencimu.Tapi aku juga tahu,jika bukan karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab itu,kamu tidak mungkin melakukan ini"jawab Starla tidak kalah lirih dari Agam.


"Sebajingan bajingan nya aku,aku tetap akan menjaga agar tidak lepas kendali sebelum hal itu halal bagiku.Tapi kali ini aku benar benar lengah La,aku ceroboh dan aku tidak hati hati sehingga harus menyeretmu terbawa arus sesat ini.Tapi kamu tenang saja,aku akan bertanggung jawab atas apa yang sudah aku lakukan padamu"


"Ja_jangan tinggalin aku Gam,aku takut"pinta Starla sendu.

__ADS_1


"Tentu tidak akan sayang,satu hal yang saat ini tidak akan pernah aku lakukan adalah,aku tidak akan meninggalkan mu dan aku akan mempertanggung jawabkan semua ini"ucap Agam yang diangguki oleh Starla.


Agam pun menarik tubuh Starla untuk masuk kedalam dekapan nya.Agam memeluk erat tubuh setengah polos Starla dan membelai sayang surai hitam milik gadis yang kini sudah menjadi milik Agam seutuhnya,meski lebel halal belum ada diantara keduanya.


Monica sendiri,kini masih uring uringan disebuah kamar hotel bintang 5 yang semalam dia tempati.Dengan ditemani oleh lawan main nya semalam Monica tidak henti hentinya mengumpat kecerobohan nya.


Hingga membuat rencana yang sudah dia susun rapih gagal total dan hancur berantakan.Karena orang suruhan nya ternyata salah orang yang menyebabkan Agam lolos begitu saja.


"Sudahlah sayang,jangan cemberut begitu.Bukan kah aku sudah memberika apa yang kamu mau"ucap pria yang masih betah berleha leha diranjang tempat keduanya beradu kasih dan berbagi peluh semalam.


"Tapi ini diluar rencanaku Leon.Ini adalah jalan satu satunya untuk aku bisa memilikinya tapi gara gara pelayan bodoh itu semua hancur berantakan"


"Sudah lah,jangan lagi memaksanya.Aku yakin dengan apa yang terjadi tadi malam,dia akan semakin berjarak dengan mu"


"Tapi aku mencintainya Leon"


"Tapi dia tidak Monica,sadarlah"

__ADS_1


.


🌸🌸🌸


__ADS_2