Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Bab.26


__ADS_3

Agam masih setia menatap wajah cantik Starla yang masih terlelap manja disampingnya,padahal jam sudah menunjukan pukul 10 pagi dan matahari pun sudah mulai meninggi.


Namun nampaknya tidak mampu mengusik tidur wanita cantik itu.Agam masih belum bisa percaya jika serentetan kejadian buruk yang menimpanya dan sempat membuatnya terpuruk akan membawanya pada hubungan yang halal dengan Starla.


Agam mengulurkan tangan nya untuk membelai wajah cantik wanita yang kini sudah resmi menjadi istrinya itu,hingga sipemilik wajah terusik dan akhirnya membuka matanya dengan sempurna.


"Morning sayang"sapa Agam sembari mendaratkan satu kecupan dibibir ranum Starla begitu Starla membuka matanya dan menatap ke arah wajahnya.


"Morning juga By"


"By?"


"Hubby,suaminya Starla.Kenapa nggak suka?"


"Mmmm,suka,suka banget sayang.Terima kasih"


"Sekarang jam berapa By?"


"Jam 10"


"Hah,jam 10?"


"Iya,kenapa?"


"Aku ada meeting jam 10 By,yah telat deh"


"Aku sudah mintain ijin"


"Kita sama sama cuti dua hari ini"

__ADS_1


"Loh kok kemarin ga ada bilang sama aku kalau mau cuti?"


"Takut kamu nolak,boleh tanya sesuatu?"


"Apa?tanya saja"


Agam mengulurkan tangan nya demi merapihkan helai helai rambut yang sedikit menutupi wajah cantiknya sebelum melanjutkan pertanyaan nya.


"Bagaimana perasaan mu saat ini La?"


"Jujur,kalau kamu tanya perasaan aku,tentu aku sangat bahagia Agam.Tapi aku juga tidak bisa menyembunyikan rasa bersalah ini terhadap Mamah"


"Maaf ya,sungguh aku benar benar minta maaf.Aku minta maaf karena kamu harus menikah dengan cara seperti ini"


"Semua sudah takdir kita Agam,tidak perlu ada yang disesali.Setidaknya dengan ini kita jadi bersama bukan dan itu hikmah yang bisa kita ambil"


Agam pun kembali menarik Starla untuk masuk kedalam dekapan nya.Dan membenamkan beberapa kecupan dipucuk kepala Starla sebagai bukti rasa bahagianya karena akhirnya bisa menikahi wanita pujaan hatinya meski dengan sangat sederhana.


Tanpa ada nya pesta,cake pengantin bahkan tanpa baju pengantin yang pastinya begitu di impi impikan oleh para gadis yang sudah memiliki wedding dream nya masing masing.


Namun Starla begitu berlapang dada menerima pernikahan nya dengan Agam yang begitu teramat sederhana dan begitu dadakan.


*


*


Monica sendiri nampak begitu kacau saat mendapati jika Starla dan Agam kompak tidak masuk kerja.


Monica pun akhirnya melakukan panggilan telpon pada seseorang yang bertugas mengawasi Agam san juga Starla.

__ADS_1


"Bagaimana?sudah tahu dimana keberadaan Agam sekarang?"


"maaf Nyonya,kami kehilangan jejak'


"Kalian bisa bekerja nggak sih?menyebalkan"tanya nya pada orang suruhan nya itu.


"Maaf Nyonya,kalau begitu kami akan lanjutkan pencarian"


Tanpa berkata lagi Monica pun langsung menutup sambungan telponnya dan melemparkan ponsel itu kesembarang arah.


Monica benar benar dibuat kalang kabut oleh Agam.Sejak kejadian malam itu Monica tidak pernah lagi bertemu dengan Agam bahkan dengan putrinya juga.


Entah apa yang terjadi pada kedua anak muda itu hingga kompak menghilang secara bersamaan.Bahkan sejak malam itu ponsel keduanya pun ikut mati sehingga Monica kesulitan mendapatkan informasi keberadaan keduanya saat ini.


Merasa tidak bisa berkonsentrasi,akhirnya Monica pun memilih untuk pergi dari kantornya dan menuju kesuatu tempat yang selama ini jadi tempat favoritnya kala dilanda rasa galau.


Kedatangan Monica pun disambut dengan tatapan penuh tanda tanya oleh Leon.


"Ada apa?kenapa tiba tiba kemari disiang bolong gini?"


"Bodo amat,yang penting saat ini adalah aku butuh hiburan"


Mendengar jawaban dari Monica,Leon pun segera menghampiri Monica dan langsung menyambar bibir Monica.


Leon ******* dan menghisap dengan rakus dan penuh dengan minat bibir Monica hingga habis tak tersisa dan kini hanya menyisakan suara ******* dan lenguhan dari keduanya.


.


🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2