Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Bab.47


__ADS_3

Hari berganti hari,minggu berganti minggu,begitu pun dengan bulan.Tidak terasa kini sudah waktu nya untuk Starla bertemu dengan si buah hati yang sudah sembilan bulan ini tumbuh sehat didalam tahim nya.


Dan sudah sejak semalam Starla merasakan sebuah rasa yang luar biasa dahsyatnya dari sebuah rasa yang disebut dengan kontraksi.


"Sakit By?ini kenapa lama sekali ya kok nggak keluar keluar bayinya"rintih Starla saat rasa yang begitu dahsyat itu kembali datang.


"Sabar sayang,kamu pasti bisa.Kamu adalah wanita kuat,bertahanlah sebentar lagi kita akan bertemu dengan anak kita"jawab Agam memberi dukungan pada sang istri.


Tidak hanya Agam yang ada disana untuk menemani dan memberi dukungan pada Starla yang kini tengah berjuang melahirkan anak pertama mereka,melainkan ada juga Bu Aini dan juga Naina.Sedangkan Pak Tanto sendiri menunggu dirumah saja.


Berhubung kondisi kesehatan nya masih belum pulih benar,bahkan masih harus menggunakan kursi roda untuk berjalan maka Pak Tanto pun memilih dirumah saja.


Membantu mendoakan semoga diberi kemudahan dan kelancaran untuk Starla saat ini.Dan semoga diberi kesehatan untuk ibu dan bayinya nanti.


*

__ADS_1


*


Dan akhirnya setelah berjam jam lamanya menahan dan menerima rasa yang teramat sangat dahsyat menyiksa raga itu berakhir juga.


Sebuah tangisan bayi yang menggema diruangan bersalin itu mengakhiri perjuangan Starla melawan rasa sakit yang begitu dahsyatnya dari sebuah rasa yang bernama kontraksi.


Agam pun kini bisa bernafas dengan lega saat melihat sang istri sudah tak merasa kesakitan lagi.


Dan saat melihat bayi mungil berjenis kelamin laki laki itu,mata Agam tiba tiba basah dan tidak bisa lagi menahan rasa haru nya karena kini dirinya telah menjadi seorang Ayah.


"Selamat sayang,akhirnmya kamu berhasil melahirkan anak pertama kita.Terima kasih,terima kasih karena sudah bertahan dan berjuang melawan rasa sakit itu demi anak kita.Aku mencintaimu Starla"ucap Agam sembari mendaratkan beberapa kecupan dikening sang istri begitu anak yang mereka tunggu tunggu akhirnya hadir kedunia.


Akhirnya suami istri itu harus berpisah karena Agam harus mengikuti suster yang bertugas membersihkan sang bayi lalu membawanya keruangan perawatan bayi untuk mengadzani sang anak.


Sementara Starla sendiri masih menjalani masa observasi dan belum dipindahkan keruang perawatan.

__ADS_1


Diluar ruangan bayi mungil itu sempat dihadang oleh Nenek dan aunty nya sebelum dibawa keruangan perawatan bayi.Hanya untuk sekedar menyapa tubuh mungil pendatang baru dikeluarga mereka.


Bu Aini sendiri menatap penuh dengan haru sebuah wajah yang begitu kecil begitu mirip dengan Agam sewaktu bayi dulu.


Bu Aini masih belum bisa percaya jika bayi mungil yang dului dia gendong dan dia susui kini sudah menghasilkan bayi mungil nan lucu juga.


Setelah bertemu sapa sebentar dengan Nenek dan juga aunty nya,bayi mungil itu pun kini dibawa keruangan perawatan bayi setelah diadzani oleh sang ayah.


"Selamat ya Nak,Ibu masih belum percaya jika anak Ibu ini,kini sudah menjadi seorang Ayah"ucap Bu Aini tersenyum haru sembari memeluk erat tubuh putra sulungnya.


"Terima kasih Bu.Terima kasih karena selalu ada untuk aku dan selalu mendukung setiap langkahku"jawab Agam membalas pelukan ibunya tidak kalah erat dengan pelukan sang ibu.


Ibu dan anak itu pun kini menangis bahagia menyambut kehadiran putra sulung sekaligus cucu pertama dikeluarga Wijaya.


*

__ADS_1


*


...🌸🌸🌸...


__ADS_2