
Monica menatap penuh amarah dua punggung yang baru saja menghilang dibalik pintu rumah nya.
"Bagaimana bisa?bagaimana bisa dia kecolongan hingga Agam akhirnya bisa menikahi Starla.Bahkan keduanya telah berhubungan layaknya suami istri jauh berbeda dengan nya.Jangannkan berhubunganlayaknya suami istri,ingin memeluk pria itu pun tidak pernah bisa"batin Monica.
Tak dapat lagi menahan amarahnya Monica pun langsung meleparkan semua barang yang ada didekatnya.
Hingga menimbulkan kegaduhan lantai atas,art yang tadi sempat menjadi saksi perdebatan 3 orang yang kini terikat ikatan yang cukup rumit itu hanya bisa geleng geleng kepala.
Dia tidak mengerti mengapa para orang kaya itu selalu mempersulit keadaan mereka.Bukan kah sangat jelas jika Starla dan Agam memiliki hubungan spesial jauh melebihi teman.
Lah lantas untuk apa Monica tiba tiba masuk sebagai orang ketiga yang tidak pernah diharapkan dan alkhirnya mendapatkan kesakitan dan kekecewaan?pikir art.
Tidak mau ambil pusing,art itu pun kembali masuk kedalam untuk melanjutkan perkerjaan nya didapur.Terlalu lelah rasanya jika harus ikut memikirkan permasalahan yang Monica ciptakan sendiri.
*
*
__ADS_1
*
Sepanjang perjalanan pulang,Starla tidak bisa berhemnti menangis.Rasa bersalah yang awalnya ada untuk sang Mamah kini berganti menjadi rasa malu terhadap keluarga Agam.
Starla begitu shock saat mengetahui jika Mamahnya lah yang mengakibatkan kedua orang tua Agam celaka.
Dan kecelakaan itu hampir saja membunuh Pak Tanto,ayah mertuanya yang memang sudah memiliki penyakit yang cukup berat.
"Sudah dong sayang,jangan menangis terus"bujuk Agam untuk yang kesekian kalinya.
Tangan kirinya tidak henti hentinya membelai sayang pucuk kepala Starla.Dan sesekali membantu mengusap air mata sang istri.
"Aku hanya tidak mau membuat kamu tertekan hanya karena kesalahan orang lain.Aku hanya mencoba melaksanakan kewajibanku memenuhi dan menjalankan sesuai kontrak yang ada.Aku tidak tahu jika jalan takdir akan membawa kita pada titik ini.Sebenarnya aku sudah mengetahui dan menyimpan bukti keterlibatan Mamah kamu dalam kecelakaan itu dua bulan setelah menanda tangani kontrak,tapi aku masih bertahan menyimpan semuanya karena aku harus bertanggung jawab atas apa yang sudah aku pilih,aku juga tidak bisa memungkiri jika uang yang diberikan Mamahmu begitu membantuku saat itu.Meski awalnya Marah dan kecewa tapi aku tahu aku tetap harus mempertanggung jawabkan tindakanku.Setidaknya aku harus menjalankan peranku sesai kontrak.Radit juga sudah berulang kali menyarankan untuk langsung membawa maslaah ini kerjalur hukum tapi aku tidak mau dan tidak bisa,aku tidak bisa membuat mu tertekan dan sedih karena ulah Mamah kamu,yang jujur aku sendiri tidak tahu untuk apa dia melakukan itu padaku"
"Maafkan Mamah ya By,aku sungguh tidak punya muka jika nanti berhadapan dengan Bapak dan Ibu"
"Bapak dan Ibu tidak tahu akan hal ini.Hanya aku dan Radit yang tahu"
__ADS_1
"Sungguh aku benar benar malu pada mereka By"
"Sudahlah,sekarang lebih baik kita pikirkan masa depan kita.Untuk masalah ini sudah aku serahkan pada pengacara kelurga Radit.Beliau yang akan membantu kita menyelesaikan semua ini"
Keduanya pun kembali sama sama terdiam menikmati sisa perjalanan dalam diam.Hingga 30 menit berlalu dan mereka pun tiba di apartemen yang sekarang mereka tempati berdua.
***
Sementara disebuah taman nampak satu pasang sejoli tengah duduk berdua dengan jarak aman,menatap lurus kedepan dimana ada anak anak tengah bermain bersama teman lain nya.
"Besok aku berangkat Dek,apa sudah memikirkan jawaban yang aku berikan tempo hari?"tanya Radit membuka suaranya terlebih dahulu.
"Aku tidak bisa menjanjikan apa apa Kak,aku hanya bisa mendoakan semoga Kakak sehat selalu dan diberi kemudahan dalam menguruas segala urusan disana"
"Apa tidak ada kesempatan untuk aku berlabuih dihatimu Dek?"
"KIta tidak tahu jalan takdir akan seperti apa kedepan nya Kak,sekarang yang bisa kitalakukan adalah menjalani apa yang ada didepan mata.Fokuslah dulu dengan apa yang ingin kamu raih Kak,jika tuhan berkehendak maka Insya Allah pasti kita akan berada disatu titik dan dijalur yang sama.Aku tidak bisa menolak karena aku takut takdir bisa saja menyatukan kita namun untuk saat ini aku juga tidak bisa menerima karena ada satu hati yang harus aku jaga perasaan nya,aku harap Kakak mengerti.Aku juga tidak akan meminta Kakak menunggu,jika kelak ada wanita yang bisa merubah hati dan perasaan Kakak,maka berbahagialah dengannya".
__ADS_1
*
🌸🌸🌸