
"Kamu sudah siap By?"tanya Starla saat melihat sang suami keluar dari kamar sudah dengan pakaian kerjanya.
"Iya sayang,aku berangkat ya"
"Sarapan dulu"
"Nanti saja dikantor.Hari ini ada pertemuan penting dan ini adalah tugas pertama ku jadi perwakilan Radit"
"Baiklah,hati hati dan jangan lupa sarapan"
"Iya sayang,Mas pergi ya.Cup"
"Hah,eh iya Mas,hati hati"
"Love you"
"Me too"
Ini adalah hari pertama Agam mulai berkerja diperusahaan milik Radit yang ada ditanah air.
Meski Radit sendiri kini sudah kembali ke Singapura untuk mengurus perusahaan pusat yang memang terdapat dinegara itu.
Dan Radit menitipkan kantor cabang pada sahabatnya itu.Kini Agam pun sudah siap kembalio kedunia kerja,mencari nafkah untuk istri tercintanya.
Setelah berpamitan dengan istri tercinta,Agam pun segera berpamitan untuk pergi kekantor.Setelah memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan cabang milik Radit,Agam langsung ditunjuk sebagai direktue kantor cabang.
__ADS_1
Meski awalnya Agam menolak namun akhirnya menerima juga setelah Radit memakai macam cara untuk membujuk sahabatnya itu untuk mau menjadi pemegang kendali diperusahaan cabang miliknya.
Setelah menempuh 30 menit perjalanan,Agam pun tiba dikantornya dan langsung disibukan dengan setumpuk pekerjaan disana.
Starla sendiri hanya menyibukkan diri didalam apartemen.Meski tidak melakukan apapun namun Starla cukup menikmati kegiatannya didalam rumah setelah menyandang status baru sebagai nyonya Agam Wijaya.
Ting tong...
Bunyi bel apartemen mengalihkan perhatian Starla dari layar laptop yang ada didepan nya.Dengan langkah gontai Starla berjalan menuju ke arah pintu dan alangkah terkejutnya Starla saat kedatang tamu yang tak terduga.
*
*
*
Agam menyatukan kedua alisnya saat tidak bisa menghubungi sang istri.Beberapa kali dia mencoba menghubungi namun gagal.
Sambungan terlpon itu tersambung namun tidak ada jawaban dari sana.Agam pun akhirnya menutuskan menghentikan panggilan telpon itu dan kembali melanjutkan pekerjaan nya.
Larut dalam kesibukan membuat Agam melupakan niatnya untuk menghubungi sang istri.Hingga menjelang magrib Agam baru menyelesaikan pekerjaan nya lalu bergegas pulang.
Ceklek...
"Assalamu'alaikum,sayang Mas pulang"
__ADS_1
Agam lagi lagi mengernyitkan dahinya saat melihat keadaan apartemen itu yang mendadak sepi bagai tak berpenghuni.
Agam berjalan menelusuri setiap sudut unit apartemen nya namun tidak mendapati Starla disana.
Menyadari jika sang istri tidak ada disana membuat Agam panik dan langsung menghubungi ponsel milik sang istri.
Namun Agam kembali dibuat kaget saat,ponsel yang dia hubungi berbunyi tidak jauh dari dirinya berdiri saat ini.
Agam juga dibuat kaget dengan layar laptop yang masih nampak menyala.Seperti habis dipakai namun lupa untuk dimatikan.
Yakin jika sudah terjadi sesuatu di unit apartemen nya,Agam pun langsung keluar dari apartemen nya menuju ke pos satpam.
Berharap bisa mendapatkan informasi dari sana ,kira kira kemana sang istri pergi dan bersama siapa hingga membuatnya lupa membawa ponselnya.
"Maaf Den tapi saya tidak melihat Non Starla keluar.Tapi tidak tahu juga jika mungkin keluarnya menggunakan mobil"
"Oh gitu ya Pak,ya sudah terima kasih ya Pak.Saya pamit dulu nanti jika melihat istri saya mohon titip pesan ya,untuk segera mengabari saya"
"Baik Den ,siap.Nanti saya sampaika sama Non Lala kalau melihatnya"
"Iya Pak,terima kasih"
"Sama sama Den"
Agam pun kembali masuk untuk mengambil motor miliknya dan bergegas keluar lagi untuk mencari dimana keberadaan Starla saat ini.
__ADS_1
*
🌸🌸🌸