
"Sebenarnya apa yang terjadi?lalu dimana kamu selama ini?kenapa sulit untukku untuk bisa menemukan mu?"tanya Agam saat kini keduanya tengah duduk disofa ruang tengah apartemen.
"Aku dibawa pergi dan dikurung dimension Ayah di Prancis.Dan demi keselamatan ku serta bayi kita,Ayah terpaksa harus berpura pura mendukung tindakan Mamah dengan begitu Mamah yakin jika Ayah berada dipihaknya.Padahal Ayah sejak awal akan mengembalikan aku padamu By.Hanya saja Ayah tengah mencari celah agar Mamah tidak mencurigainya.Namun sayang disaat Ayah akan melakukan rencananya aku jatuh sakit dan dinyatakan hamil.Beruntung nya saat itu Mamah tengah ditanah air sehingga butuh waktu untuk Mamah kembali mendatangiku dengan niat ingin melenyapkan bayi kita"
"Astaghfirullahaladzim,bagaimana mungkin dia tega melakukan itu padamu?bukankah dia ibu kandungmu?dan tunggu,Ayah?bukankah Ayah sudah lama meninggal?"
"Tidak Agam.Ayah kandungku masih hidup dan beliau yang membantuku untuk pulang dan disinilah aku saat ini"
"Syukurlah,syukurlah kamu baik baik saja.Dan terima kasih sudah kembali"
Agam kembali menarik Starla masuk kedalam pelukkan nya.Namun kemesraan itu terpaksa harus mereka sudahi saat ponsel milik Agam berbunyi.
"Halo Dek?ada apa?"
^^^["Kakak kemana sih?kok belum sampai dirumah?"]^^^
"Iya,ini juga mau jalan kok.Kakak punya kejutan untuk kamu,Bapak dan Ibu"
^^^["Kejutan?kejutan apa?"]^^^
"Ya kalau bilang sekarang bukan kejutan dong Dek"
^^^["Ya udah terserah deh.Yang pasti cepat datang,kalau nggak aku doain biar nggak ketemu lagi sama Kak Starla.Biar tahu rasa"]^^^
__ADS_1
"Astaghfirullahaladzim,serem amat doanya.Ya sudah Kakak otewe sekarang"
^^^["Ok,awas aja kalau masih belum kesini"]^^^
"Iya,iya.Ya ampun punya adek bawelnya usah kaya Nenek Nenek.Padahal baru mau tunangan sudah sebawel ini apalagi sudah nikah"
^^^["Bodo amat"]^^^
Sambungan telpon pun terputus ditutup dengan kekehan kecil dari Agam.Ini pertama kalinya Agam kembali tersenyum setelah 3 bulan senyum itu raib dari wajah tampan nya.
"Ayo sayang,kita pulang kerumah Bapak dan Ibu.Besok Naina akan bertunangan dengan Randi,dan malam ini kita menginap disana"
"Yang benar By?ya ampun selamat.Tapi aku belum siapin kado untuknya"
"Iya boleh deh,ayo"
Agam pun segera membawa sang istri keluar apartemen untuk membawa serta dirinya kerumah kedua orang tuanya yang selama ini juga menanti kedatangan sang menantu.
*
*
Dan dibelahan bumi lainnya nampak seorang wanita yang kini terkurung disebuah rumah sakit jiwa dinegara itu.
__ADS_1
Setelah kehilangan Starla,Monica benar benar mengamuk hingga menghancurka seluruh isi mension Leon.
Dia begitu marah saat tahu jika Leon mwmbantu Starla untuk kabur dan kembali pada Agam.belum lagi sebuah kenyataan yang harus Monica terima.
Jika Starla ternyata anak dari Leon bukan dari Arman.Monica begitu shock saat tahu jika Arman seorang pria mandul.
Hingga harus meminta bantuan sahabatnya untuk melakukan malam pertama dengan sang istri.
Setelah itu Monica semakin tidak terkendali.Hingga Leon pun terpaksa membiusnya agar tenang.
Dan setelah mendapat pemeriksaan,Monica didiagnosa mendapatkan gangguan kejiwaan dan kini harus dirawat secara intensif disana.
Awalnya Leon meminta agar Monica dirawat dirumah.Namun karena Monica terus mengamuk hingga akhirnya diputuskan untuk dirawat dirumah sakit dengan pengawalan yang cukup ketat dari para anak buah Leon.
Starla sendiri belum menerima kabar terbaru tentang sang Ibu karena Leon menutupinya.Takut jika kabar buruk itu akan mengganggu kehamilan sang putri.
Dan mungkin akan Leon kabarkan setelah Starla melahirkan nanti agar apa yang akan Leon sampaikan tidak menggangu kesehatan Starla dan calon bayinya.
*
*
🌸🌸🌸
__ADS_1