
Leon menatap sendu punggung Monica yang perlahan menjauh dan menghilang dibalik pintu kamar yang baru saja mereka gunakan untuk berbagi peluh dan berbagi kenikmatan.
"Sampai kapan kita akan begini Mon?aku tidak hanya butuh tubuhmu,tapi aku juga butuh hatimu.Aku memcintaimu Monica"gumam Leon dalam hati.
Leon pun kembali memutup matanya dengan tangan kirinya.Dan kembali tertidur dengan tubuh yang masih polos hanya terhalang oleh selimut tebal miliknya.
Sementara Agam dan Starla kini tengah menikmari waktu kebersaam mereka berdua didalam apartemen dan tidak pergi kemana mana.
Bahkan untuk mengisi perut keduanya pun mereka lakuka dengan menggunakan jasa delivery order.
Status pengantin baru yang baru saja menempel dihubungan keduanya membuat Agam dengan leluasa memcumbu tubuh sang istri dimana pun dia mau.
Seperti saat ini,keduanya tengah melakuka ciuman panas diruangan makan.Dimana Starla Agam dudukkan di atas meja makan untuk menyeimbangkan tinggi tubuh dengan nya.
Ciuman itu begitu dalam dan menuntut namun saat Agam baru akan melepaskan kemejanya yang dikenakan oleh Starla suara bel pintu apartemen itu berbunyi.
Dan mau tidak mau Agam pun melepas pangutannya pada Starla dan mengurai pelukan nya pada tubuh mungil itu.
"Lihatlah siapa yang datang,aku akan membereskan ini semua"ucap Starla disela nafas yang masih ngos ngosan akibat ciuman panas yang dilakukan nya dengan Agam.
"Baiklah,kita bisa lanjutkan ini nanti,Ok?"ucap Agam mengusap lembut bibir basah Starla.
"Sudah sana bukakan pintunya"
"Baiklah"
Agam pun beranjak dan pergi menuju ke arah pintu setelah mencuri satu kecupan dibibir Starla yang membuat gadis itu sedikit kesal.
__ADS_1
"Dasar mesum"gumamnya menyunggingkan bibirnya.
*
*
"Kenapa lama sekali sih?pegel ni kaki"gerutu Naina saat melihat Kakaknya membuka kan pintu.
"Ya maaf,memang ada apa kemari?"
"Ini,Ibu suruh aku nganterin ini buat Kak Starla"
"Nggak ijinin kita masuk nih?kita butuh minum Gam"sela seorang pria yang berdiri dibelakang sang adik yang tak lain adalah Radit.
Pria matang yang jatuh cinta dengan daun musa yang tidak lain adalah adik sahabatnya sendiri Agam.
Namun sayang saat ini Radit harus rela menerima status sebagai teman saja karena Naina sudah memiliki kekasih yang sudah berjalan selama 1 tahun lamanya.
Meski kecewa namun Radit tidak mempermasalahkan nya selama bisa dekat dengan Naina meski sebagai teman saja Radit sudah cukup senang.
"Siapa yang datang By?"tanya Starla saat tidak melihat suaminya kembali lagi kedalam dan menyusulnya untuk melihat siapa yang datang bertamu.
"Kak Lala,aku nggak boleh masuk sama Kak Agam"keluh Naina saat melihat Kakak iparnya datang menghampiri.
"By,biarkan mereka masuk"
Agam pun akhirnya menggeser tubuhnya untuk membiarkan adik dan juga teman nya masuk kedalam meski pun dia tidak mau diganggu sama sekali.
__ADS_1
Namun apalah daya kala ibu negara sudah menurunkan titahnya.Mau tidak mau,suka tidak suka maka harus menurut.
Kalau tidak maka bersiaplah untuk tidur disofa atau yang lebih parah tidur diluar kamar.Hanya dengan membayangkan nya saja sudah membuat Agam bergidik ngeri.
Maka jalan terbaik dan teraman adalah,menuruti semua kehendak sang ratu tercinta.
"Kamu bawa apa Dek?"
"Ini,makanan buat Kak Lala sama Kak Agam dari Ibu"
"Wah terima kasih sekali loh,jadi nggak enak sudah ngerepotin"
"Tidaklah Kak,ini semua Ibu buat khusus buat menantu kesayangan.Oh iya Kak,Ibu juga titip pesan,kalau besok tidak sibuk diminta kerumah Bapak mau ketemu sama Kakak"
"Iya nanti Kakak bilang sama Mas Agam ya,mudah mudah besok kita bisa kesana"
Starla dan Naina pun sibuk memindahkan makanan yang tadi dibawa Naina untuk kedua penghuni apartemen itu.
Dengan di isi obrolan ringan seputar keluarga dan juga kuliah.Berhubung Naina juga sudah mulai kuliah di salah satu kampus di ibu kota.
Setelah nya ke empat orang itu pun nampak menghabiskan waktu bersama sebelum akhirnya Naina undur diri karena hari sudah lumayan larut malam.
Dengan diantar oleh Radit,Naina tiba dirumah tepat jam 9 malam.Setelah mengucapkan terima kasih dan maaf Naina pun masuk kedalam rumah sembari terus mengingat percakapan nya tadi dengan Radit yang jujur membuat Naina terusik.
.
🌸🌸🌸
__ADS_1