Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Bab.20


__ADS_3

"Lalu apa yang akan kamu lakukan kedepan nya?"tanya Starla


Saat ini keduanya tengah menghabiskan waktu berdua.Duduk dilantai beralaskan karpet bulu yang ada diruang televisi sembari menonton film favorit keduanya.


"Tentu saja tetap menjalankan peranku sebagai suami ibumu meski tidak satu rumah lagi.Setelah semua selesai tentu aku akan segera meresmikan hubungan kita.Tidak dengan pacaran ataupun tunangan seperti pasangan lain nya,namun aku ingin kita langsung menikah"jawab Agam yang kini tengah membaringkan tubuhnya dilantai dengan menggunakan paha Starla sebagai bantalan untuk menopang kepalanya.


"Kamu bersediakan menerima lamaran dari pria miskin ini?"lanjutnya lagi.


"Kamu bicara apa sih?kita sama saja,tidak ada miskin dan kaya.Kita sama,lagi pula yang kaya itu kan Mamah bukannya aku"jawab Starla sembari menundukan kepalanya agar bisa menatap wajah tampan sang kekasih.


"Jawab dulu,mau apa tidak menerima lamaran aku nanti?"


"Ya nanti saja dijawabnya.Lebih baik kamu fokus dulu sama hubungan kamu dengan Mamah.Lagi pula selama kita tahu perasaan satu sama lain bukan kah tidak ada lagi yang perlu kita khawatirkan"


"Akan lebih baik jika kamu selesaikan dulu permasalahan kamu dengan Mamah,lalu kita bahas tentang kita.Lagi pula kenapa nggak cerita sama aku sih?kalau kamu cerita dulu sama aku mungkin kita tidak akan berada dipermasalahan yang pelik ini"


"Ya maaf,saat itu aku bener bener kalut"


"Kedepan nya berjanjilah,akan selalu terbuka tentang apapun itu"


"Baiklah,aku janji orang pertama yang tahu permasalahan aku itu,pasti kamu"

__ADS_1


Kedunya pun saling menatap dan saling mengunci tatapan mereka.Perlahan tangan Agam terulur naik kewajah Starla lalu detik kemudian tangan nya itu sudah menarik tengkuk Starla sehingga bibir mereka bertemu dan saling menyapa.


Agam merubah posisinya menjadi duduk saat Starla membalas ciuman nya.Merasa mendapatkan lampu hijau dari lawannya Agam pun memperdalam lagi ciuman nya hingga keduanya terlena dalam lautan hasrat yang enuntut untuk dituntaskan.


Merasa jika situasi saat ini tidaklah baik untuk keduanya,Agam pun segera mengakhiri ciuman yang mulai memanas itu.


"Ini sudah larut,lebih baik kita istirahat"bisik Agam disela nafas yang memburu selepas pangutan keduanya terlepas.


Starla pun hanya mampu menganggukkan kepalanya sembari mangatur kembali nafasnya yang kini masih ngos ngosan.


Agam pun segera bangkit dari duduknya dan membawa Starla masuk kedalam kamar yang akan Starla gunakan untuk beristirahat malam ini.


"Tidurlah disini,besok kita pulang sama sama"


"Selamat istirahat ya sayang,love you"


"Me too"


Setelah mendaratkan satu kecupan dikening Starla,Agam pun segera keluar dari kamar itu dan beranjak kekamar yang akan dia gunakan.


Keduanya pun kini menempati kamar masing masing untuk beristirahat.Agam membiarkan kekasih hatinya itu untuk beristirahat didalam kamar yang berbeda dengan nya.

__ADS_1


Sementara Agam sendiri masih berusaha sekuat tenaga meredam hasratnya yang sempat terpancing saat berciuman dengan Starla tadi.


Agam tidak mau jika cinta yang dia miliki dapat meruksak kehidupan Starla.Agam paham betul bagaimana berharganya sebuaj kesucian bagi seorang wanita.


Agam juga tidak mau menjadi pria brengsek yang mungkin kelak akan berdampak pada adik perempuan nya.Yang mungkin saja akan menerima karma dari perbuatan buruknya.


Entah jam berapa keduanya sama sama terlelap,yang pasti saat mereka membuka mata matahari sudah lumayan meninggi yang itu artinya mereka bangun kesiangan.


"Ya ampun,sudah siang"pekik Starla saat menyadari jika saat dia membuka mata hari sudah siang.


Starla yang panik pun langsung melesat kekamar mandi untuk sekedar mencuci muka.Karena sangat tidak mungkin jika dia mau mandi


berhubunga kedatangnya keapartemen itu tanpa rencana otomatis tanpa persiapan juga yang alhasil Starla hanya membawa baju yang melekat dibadan saja.


Setelah selesai membersihkan diri Starla pun segera keluar dari kamar dan sudah menemukan Agam telah terbangun terlebih dahulu bahkan Tengah menyiapkan sarapan untuk keduanya


"Pagi Gam,maaf aku bangun kesiangan"


"Pagi juga Sayang,nggak apa-apa.Sini kita sarapan"jawab Agam sembari menuntun Starla untuk duduk di meja makan dan sarapan bersama dengannya.


.

__ADS_1


🌸🌸🌸


__ADS_2