Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Part.08


__ADS_3

"Kontrak Perkawinan?maksudnya apa ya?"tanya Agam yang belum memahami isi dari sebuah kertas yang kini tengah ada ditangan nya.


"Iya itu sebuah kontrak perkawinan.Selama satu tahun ini kamu harus bersedia menikah denganku dan berperan sebagai suami dan juga ayah untuk Starla?jika kamu setuju maka saat ini juga aku akan langsung memberikan uang yang kamu butuhkan"


Jledeerrrr...


Jantung Agam bagai dihantam jutaan batu besar yang seketika membuatnya sesak dan susah bernafas.


Menikah?ayah sambung Starla?bagaimana dia bisa menjadi seorang ayah disaat hatinya telah terpaut pada gadis itu dan hari harinya terasa indah kala bersama dengan nya.


Tapi untuk saat ini Agam juga jauh lebih membutuhkan uang yang ditawarkan oleh Monica untuk menyelamatkan ayahnya.


Bingung dan dilema dirasa Agam saat ini,bahkan sudah hampir satu jam Agam hanya melihat tanpa berniat menanda tangani kertas itu karena begitu tidak siap kelihangan cintanya.


Hingga sebuah dering telpon membangunkan nya dari lamunan.


"Halo Assalamualaikum?"


["Waalaikum'salam,dimana Kak?ini Bapak harus segera operasi"]


"Iya ini lagi dijalan mau kesana"


["Baiklah,hati hati dijalan ya?"]

__ADS_1


"Iya Dek"


Dengan langkah gontai Agam kembali menuju keruangan dimana seorang wanita paruh baya tengah menanti keputusan nya dengan hati yang berbunga.(😒 ihh jijik)


Tok tok tok...


"Masuk"


"Hanya satu tahun kan?tidak akan lebih dari itu meski satu hari pun?"tanya Agam to the point saat sudah masuk kedalam ruangan Monica.


"Tentu,saya ini seorang pembisnis dan kamu bisa pegang omongan saya"


"Toh selama satu tahun ini aku akan buat kamu bertekuk lutut dan kamu sendiri yang meminta dan merengek untuk tidak mengakhiri ini"gumam Monica dalam hati dengan kepercayaan diri yang super tinggi.


Namun bodohnya Monica yang sudah terlanjur senang dan bahagia bisa mendapatkan pria idaman nya langsung menyimpan kontrak itu tanpa membaca ulang poin apa saja yang di tambahkan oleh Agam didalam kontrak itu.


setibanya di rumah sakit Adam langsung mengurus administrasi agar Pak Tanto bisa segera dioperasi.


Maski masih bingung dan bertanya tanya dari mana putra sulung nya mendapatkan uang untuk membayar operasi sang suami?namun Bu Aini yang tak lain ibu dari Agam pun cukup merasa lega karena akhirnya suaminya bisa segera di operasi.


Selain karena donornya sudah ada dan tinggal menunggu biaya nya saja,kini keluarga sederhana itu bisa bernafas lega setelah administrasi operasi itu telah terselesaikan.


Ketiganya pun masih nampak menunggu dengan wajah yang cemas.Perasaan takut terus menyelimuti semuanya saat memandangi sebuah pintu yang tertutup rapat dimana sang ayah tengah berjuang untuk hidupnya.

__ADS_1


"Agam"


Seruan dari suara yang sudah dua hari ini Agam rindukan tiba tiba masuk kedalam indra pendengar pria tampan yang kini nampak kacau itu.


Dengan mempercepat langkahnya Starla langsung menghampiri Agam yang kini tengah menatapnya sendu.


Entah sudah sesedih apa dan entah sudah sekacau apa kejadian yang telah dia alami saat ini namun ini untuk pertama kalinya Starla melihat pria itu nampak kacau dan rapuh.


Greeppp...


Sebuah pelukan erat diterima oleh Starla setelah dia tiba didepan Agam yang tak beranjak dari tempatnya berdiri.


Meski awalnya sedikit kaget namun detik berikutnya Starla pun bisa mengerti dan membiarkan pria itu menumpahkan kegundahan dan kecemasan nya didalam pelukan Starla.


"Sabar ya,aku tahu kamu kuat dan aku yakin semua akan baik baik saja"ucap Starla memberi usapan lembut dipunggung pria yang begitu dia sayangi.


Mendapat dukungan dari sang pujaan hatinya membuat Agam semakin mempererat pelukan nya pada tubuh mungil Starla.


Hingga beberapa saat keduanya nampak larut dalam pelukan hangat itu hingga melupakan kalau disana masih ada Naina dan juga Bu Aini.


Bu Aini pun dapat mengerti dengan apa yang dirasakan oleh Agam saat ini,meski kurang nyaman saat melihat aksi nekad sang putra sulung yang memeluk seorang gadis didepan umum


Namun Bu Aini juga tidak bisa melarang karena mungkin untuk saat ini pelukan itu yang bisa membuat hati Agam tenang.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2