Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Bab.29


__ADS_3

PLAAAKKK...


Sebuah tamparan keras dari tangan Monica mendarat sempurna diwajah cantik Starla.Saking kerasnya hingga meninggalkan bekas warna merah bergampar telapak tangan dipipi mulusnya dan juga darah segar yang keluar dari ujung bibir gadis kecil yang kini sudah jadi seorang istri itu.


Saat mengetahui jika anak dan suaminya pulang Monica langsung menghadang dan berdiri didepan pintu kamar saat Starla ingin masuk kedalam kamarnya bersama dengan Agam.


Tanpa bertanya dan mendengar penjelasan Monica langsung menyerang Starla dengan menampar gadis itu dengan cukup keras.


Dan itu mengejutkan keduanya,namun dengan sigap Agam langsung menarik menarik Starla dan menyembunyikan nya dibalik tubuh kekarnya.


"Apa yang kamu lakukan?"tanya Agam yang mulai tersulut emosi oleh tindakan Monica.


"Aku melakukan apa yang seharusnya aku lakukan pada perusak rumah tangga orang.Tidak peduli itu anakku sendiri"jawab MOnica tidak kalah menggebu dengan Agam.


"Rumah tangga?rumah tangga yang mana?ingat jika pernikahan kita hanya sebatas kontrak dan jangan menganggap aku juga mengharapkan pernikahan ini.Jika aku tidak membutuhkan uang itu maka aku tidak akan melakukan pernikahan ini"


"Tapi kita sudah menikah Agam,tidak bisakah kamu hargai aku sebagai istrimu meski hanya sesaat?"

__ADS_1


"BIsa,tentu sangat bisa aku lakukan.Sejak awal pernikahan kita pun aku sudah menghargai mu sebagai istri hingga aku harus mengorbankan rasa cintaku pada Starla.Namun setelah kejadian malam itu aku sudah tidak bisa menghargai wanita licik dan kotor seperti dirimu.Karena ulahmu kamu sudah menghancurkan masa depan dan kebahagiaan putrimu sendiri.Aku sudah menyerahkan pembatalan kontrak kita pada pengacara dan semua akan berakhir sebenar lagi"


Setelah mengatakan apa yang ingijm dikatanya Agam pun langsung membawa Starla kembali menuruni anak tangga untuk membawa istri keduanya pulang kembali ke apartemen nya.


"Aku akan menuntutmu Agam,akan aku pastikan kamu tidak bisa lepas dari hukuman"seru Monica yang langsung menghentikan langkah Agam.


Agam berbalik dan menyunggingkan senyum licik dan juga tatapan tajam kearah Monica.


"Silahkan,lakukan apa yang kamu mau.Kita lihat hukuman siapa yang akan lebih berat,aku yang hanya memutuskan kontrak sebelum waktunya atau kamu si dalang dari kejadian tabrak lari yang membuat nyawa seseorang hampir melayang?"


Deg...


Mendengar itu Starla langsung menoleh ke arah suaminya dan menatap penuh dengan tanda tanya.Starla masih belum bisa mencerna ucapan Agam,karena selama ini pria itu tidak pernah membahas apapun tentang kejadian yang menimpa kedua orang tuanya beberapa bulan yang lalu.


Sementara Monica sendiri diam terpaku,bibirnya seakan kelu saat Agam akhirnya tahu jika dirinya lah dalang dibalik kecelakaan itu.


Entah bagaimana pria sederhana itu menemukan informasi ini.Padahal Monica sudah menyewa jasa sebuah kelompok yang begitu profesional dan begitu apik dalam melakukan tugasnya hingga tidak meninggalkan jejak dan tidak mudah diketahui oleh detektif sekalipun.

__ADS_1


Dan tentunya hal itu dibayar dengan harga yang cukup pantastis.Namun bagi Monica uang segitu bukan lah apa apa yang penting dia bisa mendapatkan pria yang dicintainya.


"A_apa maksud kamu By?a_apa Mamah orang dibalik kecelakaan yang menimpa Ibu dan Bapak?"tanya Starla dengan suara yang sudah bergetar menahan tangis.


Entah apa yang harus Starla lakukan jika itu benar adanya.Mau ditaruh dimana mukanya saat menghadap kedua mertuanya nanti jika benar dalang dibalik kecelakaann itu adalah Mamah nya sendiri.


"Nanti aku jelasin ya sayang,sekarang lebih baik kita pulang.Aku akan meminta bantuan Bibi untuk mengemasi barangmu dan akan mengambilnya besok ya,sekarang lebih baik kita pulang"


"Ba_baiklah,ayo kita pulang"ucap Starla yang sudah mau menangis mendapati fakta baru tentang sang ibu.


Agam pun kembali melanjutkan langkahnya membawa Starla menuruni anak tangga untuk keluar dari rumah itu namun lagi lagi langkahnya terhenti oleh seruan dari Monica.


"Siapa yang mengijinkan kamu membawa putriku?dia tidak akan keluar dari rumah ini tanpa ijin dariku.Aku lebih berhak atas diri putriku"teriak Monica dari lantai atas.


"Maaf tapi aku jauh lebih berhak.Karena sekarang,dia adalah istriku"


Deg....

__ADS_1


.


🌸🌸🌸


__ADS_2