
Ceklek...
Deg...
Sebuah suara pintu yang terbuka dari luar mengejutkan Starla yang tengah memilih pakaian untuk dia kenakan malam ini.
Jantung Starla berdetak sedikit lebih kencang dari biasanya saat menyadari jika seseorang tengah berjalan mendekati dirinya.
Starla membeku ditempat,Starla kikuk,dia tidak tahu harus bagaimana saat berhadapan dengan pria yang siang tadi sudah mengucap qobul atas nama dirinya.
Jantung Starla kian memburu saat sepasang tangan kekar dan kokoh milik pria yang kini sudah sah jadi suaminya itu melingkar diperutnya dan mendekap erat tubuh mungil itu.
Belum juga sempat menetralkan degup jantung yang bergedup tak karuan Starla harus kembali dibuat mati gaya oleh suaminya.
Tubuh Starla seketika meremang saat Agam mendaratkan bibir kenyalnya dibahu Starla yang terekspos begitu saja.
Setelah para tamu yang menjadi saksi pernikahannya dengan Agam mulai berangsur berkurang karena satu persatu ijin pulang Starla pun memutuskan untuk membersihkan diri.
Yakin jika Agam akan berlama lama diluar kamar,menemani Bu Aini dan juga Naina yang masih betah disana.
Starla pun dengan cuek dan santainya keluar kamar mandi hanya dengan melilitkan handuk didada yang menutupi bagian bukit kembar dan kebawahnya hanya sebatas setengah paha.
Starla tidak menyangkan jika Agam akan masuk kedalam kamar secepat itu hingga Starla tidak memiliki kesempatan memakai pakaian nya.
"A_Agam,kok sudah masuk?Ibu sama Adek kok ditinggal?"lirih Starla mencoba menahan gejolak didalam tubuhnya akibat setuhan yang Agam berikan.
"Mereka semua sudah pulang dan kini hanya ada kita berdua disini"jawab Agam dengan suara paraunya.
__ADS_1
Tubuh Starla semakin meremang saat Agam terus saja menciumi bahu bahkan kini naik hingga leher bagian belakang Starla.
"Gam"
"Hhhmm,apa sayang?"
"Jangan begini"
"Kenapa,hhmm?"
"A_aku belum pakai baju,dingin"
"Tidak perlu pakai,sebentar lagi juga akan merasa kegerahan dan dibuka semuanya"
"Hah?maksud kamu ap__mmfffttt"
Starla yang awalnya kaget pun kini mulai terbuai oleh permain lidah yang Agam lakukan didalam mulutnya.
******* pun lolos begitu saja saat Agam menurunkan ciuman nya ke arah leher jenjang Starla.
Sejenak Agam pun bangkit dari duduknya yang berada dibelakang Starla.Agam membalik tubuh Starla lalu membaringkan nya secara perlahan.
"Ijinkan aku berkunjung malam ini,aku menginginkanmu La"bisik Agam saat Starla sudah ada dibawah kungkungan nya.
"Ta_tapi pelan pelan,aku masih takut"
"Tenang saja,aku akan melakukan nya secara perlahan"
__ADS_1
Agam pun kembali ******* habis bibir ranum Starla,tangan nya pun tidak hanya diam saja.Dengan gerak cepat tangan Agam bergerak membuka pengait handuk yang ada didada Starla hingga kini nampak sudah tubuh Starla yang polos.
Tangan Agam pun tidak berhenti sampai disitu saja,tangan Agam kini tengah bergriya menjelajahi setiap inci tubuh mulus sang istri.
"Aaahhh,Agam"lirih Starla mulai meracau mengeluarkan ******* nya.
"Iya,panggil namaku sayang.Aku suka mendengarnya"bisik Agam tanpa berhanti mencumbu tubuh mungil Starla.
Hingga malam panjang dan panas pun kembali terjadi.Namun kini tanpa tangis ksedihan dari Starla.
Malam ini ruangan kamar Agam yang biasanya nampak sepi pun mendadak jadi ramai oleh suara ******* dua insan yang tengah dimabuk gairah asmara
Lain Starla dan Agam yang kini tengah menikmati nikmatnya sebuah penyatuan cinta,lain juga dengan Monica yang tengah mencari cari keberadaan putri semata wayangnya itu.
Meski selalu bersikap masa bodo namun tidak menemukan putrinya selama dua hari tentu tidak membuat wanita itu bersikap masa bodo.
Masih terselip rasa peduli pada gadis kecil yang dulu dia lahirkan dan kini sudah beranjak dewasa.Berulang kali menghubungi ponselnya pun selalu tidak tersambung.
Hanya suara operator saja yang selalu dia dengar sebagai jawaban dari panggilan nya.Bahkan satu hal yang tidak pernah Monica lakukan dari dulu namun kini dia lakukan,yaitu menghubungi beberapa nomer telpon teman dari putrinya.
"Kemana anak itu?mengkhawatirkan saja"gumam nya yang kesal karena tidak bisa menemukan dimana putrinya saat ini.
Tidak hanya ponsel Starla yang mendadak mati dan tidak bisa dihubungi,ponsel Agam pun sama saja dan hal itu semakin membuat Monica geram.
.
🌸🌸🌸
__ADS_1