Cinta Terlarang: Starla

Cinta Terlarang: Starla
Bab.45


__ADS_3

"Assalamu'alaikum"ucap Agam dan Starla secara bersamaan saat masuk kedalam rumah sang mertua atau orang tua Agam.


Dan tiga orang yang ada didalam nya sontak mengalihkan pandangan mereka pada sumber suara sembari menjawab salam.


"Waalaikum'sa___lam"


"Ya ampun Kak Lala?"seru Naina saat melihat wanita yang berjalan dibelakang Agam.


Bu Aini dan Pak Anto pun ikut dibuat kaget dengan kedatangn Starla malam itu.


"Iya Dek,apa Kabar?Bapak,Ibu apa kabar?"tanya Starla sembari berjalan menghampiri kedua orang tua Agam lalu menyalami dengan takzim.


"Sayang,ini beneran kamu Nak?"tanya Bu Aini yang terharu akhirnya bisa bertemu kembali dengan sang menantu yang di perkirakan kini tengah mengandung calon cucunya.


"Iya Bu,ini Lala.Lala Sudah pulang"


Bu Aini pun segera berhambur memeluk erat tubuh Starla yang kini sudah mulai berisi dengan perut yang sedikit membuncit.


Starla pun membalas pelukan dari ibu mertuanya itu dengan haru.Hingga tanpa terasa cairan bening keluar dari sudut mata indahnya.


"Alhamdulillah,terima kasih Nak.Terima kasih sudah kembali dengan kami"ujar Bu Aini yang kini sudah sama sama menangis haru karena orang yang selama berbulan bulan ini mereka tunggu akhirnya kembali pulang dan berkumpul kembali.


"Iya Ibu,maaf baru bisa pulang sekarang"jawab Lala saat pelukan mereka terurai.


"Kakak,Naina kange sama Kakak"ujar Naina yang selanjutnya memeluk tubuh Starla.


"Iya Dek,Kakak juga kangen"

__ADS_1


"Ini calon keponakan aku sudah berapa bulan Kak?"tanya Naina yang cukup merasakan perubahan tubuh Naina dan juga sebuah tonjolan kecil dibagian perut kakak iparnya.


"Sudah memasuki bulan ke 4 Dek,doakan semoga sehat sampai hari lahiran nanti ya"


"Iya Kak,itu pasti"


"Ya sudah Gam,bawa istrimu istirahat dulu.Nanti kalau sudah siap kita makan malam bersama"ujar Pak Tanto membuka suaranya.


Pria paruh baya yang kini menggunakan kursi roda sebagai alat untuk beliau berjalan itu nampak menatap haru pada sosok wanita cantik yang dulu dikenalnya sebagai teman dari putra mereka.


Namun kini sudah berubah menjadi menantu yang nampaknya begitu mencinta dan menyayangi putra sulung mereka.


"Baik Pak,kami pamit kekamar dulu ya"


Agam pun segera membawa Starla menuju kekamarnya yang dulu sebelum menikah menjadi bagian favorit pria itu saat dirumah.


Tapi tidak untuk tidur disana lagi.Apalagi setelah memiliki apartemen sederhana nya.Agam jadi jarang menginap.Meski pun malam Agam tetap akan pulang ke apartemen nya.


*


*


"Ayo masuk,kita istirahat dulu disini.Ibu sama Naina sedang menyiapkan makan malam untu kita semua"ujar Agam membawa masuk sang istri kedalam kamarnya untuk pertama kalinya.


Sejenak Starla dibuat kaget dengan banyaknya wajah dirinya dan jugq Agam menghiasi setiap penjuru kamar itu.


Dari mulai sejak keduanya masih sekolah berseragam putih abu hingga lulus sarjana semua ada ditempel didinding kamar itu.

__ADS_1


"Sini duduklah"ujar Agam lagi menepuk sisi ranjang hanya hanya cukup ditempati oleh dua orang itu.


Dikamar itu tidak ada sofa seperti dikamar Starla yang ada dirumah Monica yang mesar dan mewah.


Hanya ada satu ranjang berukuran sedang,meja belajar dan kursi kayu untuk pelengkapnya.


"Ada apa?kenapa hanya diam?lelah ya?mau tidur dulu?"tanya Agam saat melihat Starla hanya diam menatap setiap penjuru kamar suaminya.


"Kamu pasanga foto foto aku dikamar By?"


"Iya,kenapa?"


"Apa Ibu dan Bapak tahu jika kamu pajang foto wanita dikamar?"


"Tahulah,mereka juga tahu sejak awal aku suka sama kamu"


"Hah"apa?"


*


*


...🌸🌸🌸...


Note.Mohon maaf ya untuk dua hari kemrin nggak up disini.Behubung akunya lagi sibuj didunia nyata dan cuma sejenak bisa singgah.


Semoga kalian tidak marah ya...love u semua dam selamat melanjutkan bacanya.πŸ€—πŸ€—πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


__ADS_2