
"Memangnya apa yang terjadi dengan Mamah Ayah?"tanya Starla yang kini telah memasang wajah tegang nya.
Mendengar pertanyaan dari sang anak,Leon pun mendekat dan duduk disamping Starla.Leon meraih tangan putrinya dan menggenggam erat tangan kecil itu sebelum menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan teman sekaligus ibu dari anaknya itu.
"Sayang dengarkan Ayah baik baik ya?kondisi Mamahmu sangat tidak baik Nak.Setelah kamu berhasil lolos darinya,keadaan metalnya terganggu dan dengan terpaksa harus Ayah masukkan kerumah sakit jiwa untuk mendapatkan pengobatan dari ahlinya"jelas Leon yang membuah Starla semakin menunjukan wajah yang begitu shock saat mendapati kabar tentang sang Mamah.
"Ke_kenapa Ayah tidak pernah memberi tahukan aku tentang semua ini Yah?"lirih Starla yang kini mulai menangis.
"Maaf Nak,Ayah lakukan ini untuk menjaga agar kamu dan bayimu dalam keadaan baik baik saja hingga kamu melahirkan nanti"
"Lalu bagaimana kondisi Mamah saat ini Ayah?"
"Masih belum ada perubahan,entah apa yang membuat mentalnya jatuh seperti itu?tapi yang pasti setelah sekian bulan masuk rumah sakit pun masih belum ada perubahan yang berarti"lanjut Leon.
"Lalu apa yang harus kita lakukan Ayah?"
__ADS_1
"Ikhlaskanlah dan berdoa semoga Mamahmu segera diberi kesehatan oleh Allah.Dan pasrahkan semua pada sang maha pencipta,apapun nanti jawaban nya.Semoga itu yang terbaik untuk Mamahmu sayang"
Mendengar kata 'ikhlaskan' dari mulut sang Ayah,Starla pun semakin tidak bisa manahan tangisnya.
Starla menangis tersedu didalam pelukan Leon.Bukan hanya Starla yang kini menangis setelah mendengar kabar tentang Monica.
Namun Agam dan juga Leon sendiri sama sama meneteskan air mata.Terlepas dari kejadian buruk diantara mereka,namun kondisi Monica yang saat ini begitu memprihatinkan membuat semua hati ikut merasa iba.
Meski Agam sempat membenci wanita yang dulu pernah menjadi istri pertamanya itu,namu tidak dipungkiri jika rasa ibu akan prihal nasibnya saat ini tidak bisa Agam abaikan.
Sebagai manusia yang pernah disakiti tentu Agam merasa sakit hati bahkan membencinya.Namun sebagai sesama manusia tentu Agam juga merasa iba akan nasib wanita yang sudah melahirkan wanita yang begitu dia cintai dan berharga untuknya.
Meski Monica kini berada disebuah rumah sakit,namun Leon tidak pernah meninggalkan nya dan terus menemaninya,memberi dukungan agar wanita yang masih dia cintai itu segera sembuh dari penyakitnya saat ini.
Sepeninggalan Leon kini hanya tertinggal Agam,Starla dan juga bayi mereka yang kini sudah terlelap kembali setelah tadi sempat terbangun saat Leon datang.
__ADS_1
Seperti menyetahui jika yang datang adalah sang Kakek,membuat bayi mungil itu terbangun dan terus menagis sebelum digendong oleh sang Kakek hingga akhirnya tertidur didalam gendongan Leon.
"Tidurlah,jangan biarkan kondisimu drop agar besok kita bisa membawa bayi kita untuk pulang kerumah"ujar Agam yang melihat jika sang istri masih terjaga.
"Tapi aku masih kepikiran Mamah By,aku takut Mamah meninggalkan aku By"lirih Strala.
"Jangan berpikiran terlalu jauh,lebih baik sekarang kita sama sama berdoa untuk kesembuhan nya.Dan beliau bisa kembali berkumpul dengan kita"bujuk Agam agar Starla mau beristirahat.
"Kamu benar By.Baiklah,kalau begitu aku akan tidur"
Akhirnya Starla pun mulai memejamkan matanya dan tertidur lelap dibawah pengawasan Agam.Dan besoknya setelah menyelesaikan pemeriksaan Starla dan juga Agam bisa membawa bayi mungil mereka untuk pulang kerumah kedua orang tuanya Agam terleboih dahulu.
Karena sang Kakek belum sempat kerumah sakit untuk menjenguk cucu pertamanya jadi saat ini Agam akan membawa bayi mungilnya itu berkunjung kerumah sang Kakek.
*
__ADS_1
*
...🌸🌸🌸...