
Seharian Reki hanya mengurung dirinya di dalam kamar. Untuk hari ini dia memutuskan untuk tidak kemana-mana. Dia mulai mengotak-atik ponselnya. Di lihatnya beberapa foto ketika bersama dengan Lisia.
Tok... tokk.. tookk
Reki beranjak dari tempat tidur dan langsung membukakan pintu. Tampak Riana berdiri sambil tersenyum menyambut anak kesayangannya.
"Apa mama boleh masuk? "Tanya Riana
Reki semakin melebarkan pintu dan mempersilahkan mamanya untuk masuk. Riana duduk di atas ranjang miliknya.
"Apa ada yang mengganggumu? "
Reki bingung mendengar pertanyaan mamanya.
"Maksud mama? " Tanyanya kembali.
"Kenapa hari ini tidak ke sekolah? biasanya kau selalu semangat untuk berangkat ke sekolah"Riana berusaha menjelaskan
Sekarang Reki baru mengerti apa maksud dari ibunya. Tentu saja ibunya akan heran mengingat hari ini dia tidak berangkat ke sekolah seperti biasanya.
Tapi untuk masalahnya yang satu ini dia tidak ingin melibatkan kedua orang tuanya. Karna bisa saja ayahnya akan melakukan yang lebih.
"Tidak apa-apa mah, Reki hanya merasa kurang enak badan" Jelasnya
"Apa kau sakit sayang? mana yang sakit? "Riana menempelkan tangannya di dahi Reki
"Tapi suhu badanmu tidak panas, mama merasa semua baik-baik saja" Riana menatap curiga
Reki hanya terdiam,tidak berani untuk menatap sang ibu. Dia memang tidak pernah berbohong kepada kedua orang tuanya. Wajar saja saat ini dia merasakan kegugupan karna ini masih yang pertama baginya.
"Bukan badanku yang sakit ma.... "
Seperti mengetahui maksud dari anaknya, Riana hanya tersenyum. Ternyata anaknya sekarang sudah besar. Dan mulai merahasiakan sesuatu darinya.
"Baiklah sayang, apapun masalahmu segeralah selesaikan. jangan berlarut-larut. Kau adalah seorang pria jadi cepat selesaikan. Papa dan mamamu ini dulu juga pernah mengalaminya"Riana mengacak rambut Reki dan meninggalkannya di dalam kamar.
Reki masih bengong melihat kepergian ibunya. Seperti tidak mengerti apa maksud dari sang ibu. Tapi biarlah, Dia juga tidak mau terlalu memikirkannya. Yang penting sekarang ibunya sudah keluar dari kamarnya.
*
__ADS_1
"Apa katamu!!?? ,Cepattt cari tahu siapa gadis itu. Beraninya dia bermain-main dengan anakku, dan mencoreng nama baik keluargaku"
Sonny Arya Pratama direktur utama dari perusahaan Pratama Grup tampak mengepalkan tangannya mendengar informasi dari mata-matanya.
"Cari tahu siapa wanita itu dan bawa dia segera kehadapanku" Perintahnya kepada anak buahnya
Dengan hanya menggerakkan jarinya, kedua pria berpakaian serba hitam itu segera keluar dari ruangannya.
Berbagai macam pertanyaan terlintas di pikirannya. Siapa wanita yang mengganggu putra kesayangannya? apa tujuannya? Dan berani-beraninya dia mencoreng nama baik keluarga besarnya.
"Aku tidak akan mengampuninya" Guman Sonny
Drrttt... drrtttt
Sonny mengangkat benda pipih di atas meja kerjanya.
"Baiklah aku akan segera kesana" Sonny berdiri dan memasukkan ponsel ke dalam sakunya. Dia berjalan keluar dan meninggalkan perusahaannya di ikuti asisten pribadinya.
*
Ternyata tidak butuh waktu yang lama, kedua mata-matanya telah menemukan wanita yang telah berani bermain-main dengan keluarganya. Setelah mendapat info dari kedua anak buahnya, Sonny langsung mendatangi tempat yang di berikan kedua anak buahnya.
Seorang gadis cantik sedang duduk di atas bangku dengan keadaan kaki tangan yang terikat dan mulut yang di lakban.
"Buka lakbannya!!! aku perlu mendengar apa penjelasan wanita ini" Ucapnya tegas
Ternyata di luar dugaannya, wanita yang bermain-main dengan keluarganya hanyalah seorang gadis belia yang dia taksir masih umur belasan tahun,Seumuran dengan Reki anaknya, sangat-sangat di luar perkiraannya.
"Siapa kalian... apa mau kalian semua??? kalian tidak tau siapa aku hah!!! " Gadis itu berbicara dengan angkuhnya
Sonny duduk di bangku yang disediakan anak buahnya tepat di depan gadis tahannya saat ini.
"Katakan kau siapa? Dan siapa orang tuamu? "Suaranya mulai merendah
"Aku adalah Salsa Emery, putri bungsu dari pemilik EM Grup, dan ku pastikan setelah ini kalian semua akan menyesal sudah menculik aku"Dengan bangganya Salsa mengenalkan dirinya.
"Jadi ayahmu adalah pemilik dari EM Grup?"
"Iya... kenapa? Apa sekarang kau ketakutan??? Hahhaha.. "Salsa tertawa sinis menatap Sonny
__ADS_1
HAHAHHA... HAHHAHHA... HAHAHHAHA
Semua orang yang berada di ruangan itu tertawa dengan kerasnya membuat Salsa bergidik ngeri dan bulu kuduknya merinding.
Salsa menatap heran semua orang yang memakai pakaian serba hitam tersebut. Kenapa mereka semua tertawa? Siapa sebernarnya mereka? Apa tujuan mereka menculiknya? Apa dia akan di jadikan sebuah jaminan dan meminta tebusan dengan jumlah yang besar kepada orang tuanya? Atau mereka adalah saingan bisnis ayahnya? Berbagai macam pertanyaan muncul di pikirannya.
"Apa tujuanmu melakukan fitnahan itu terhadap Reki? Apa itu suruhan ayahmu agar semua orang berfikir buruk tentang anak saya? "Sonny memegang dagunya Salsa
Dengan semua kepintaran anak buahnya, sekarang rekaman CCTV itu telah berada di tangannya.
Sonny melemparkan rekaman itu kepangkuannya Salsa. Salsa tampak terkejut melihat CD tersebut. Bagaimana mungkin CD itu ada pada mereka sedangkan dia sudah menyimpannya di tempat yang sangat baik?
Salsa hanya diam,dia menundukkan kepalanya tanpa berani melihat Sonny
"Segera tarik saham kita dari EM Grup. Dan pastikan tidak akan ada yang bekerja sama dengan perusahaannya mereka"Sonny memerintahkan asistennya
"Baik pak" Lionel menganggukkan kepalanya kepada Sonny
"Dan untuk gadis ini, pastikan dia mengakui semua perbuatannya, dan segera tarik kembali anakku kesekolah" Sonny berjalan meninggalkan anak buahnya dan Salsa.
Sonny menganggap bahwa menarik saham dari EM GRUP sudah cukup buatnya tanpa harus menyiksa dan menyakiti gadis tersebut.
*
Salsa sekarang mengetahui siapa orang-orang yang mengenakan pakaian serba hitam tersebut. Dan laki-laki paruh baya yang memerintahkan mereka semua adalah ayahnya Reki. Dia tidak menyangka semuanya akan seperti ini. Dia memang mengetahui Reki adalah pewaris tunggal PRATAMA GRUP, tapi dia tidak akan pernah menyangka kalau kekuasaan orang tua Reki sampai sejauh itu.
Dan sekarang bagaimana dengan nasib ayahnya? Bagaimana nasib perusahaan keluarganya? Apa mereka akan jatuh miskin? Tapi tidak mungkin, perusahaan ayahnya sangat besar, dan tidak mungkin hanya karna ayahnya Reki menarik sahamnya, perusahaan itu akan bangkrut.
Setelah dengan semua ancaman yang menakutkan dari semua pria berbaju serba hitam itu, akhirnya Salsa mendatangi Leo selaku kepala sekolah dari High School, menceritakan semua kejadian yang dia rekayasa. Dan dia telah menipu semua orang.
Karna tidak mau kejadian itu sampai ke mata publik dan mencoreng nama baik sekolah, akhirnya dengan tegas Leo mengeluarkan Salsa dari sekolah, Salsa bersiap dengan semua konsekuensi yang ada. Dia berfikir akan mudah untuk mendapatkan sekolah yang baru dan pastinya dengan bantuan orang tuanya.
Dengan semua kekuasaan yang dimiliki Sonny, akhirnya pihak sekolah menutup rapat dan tidak ada yang boleh menceritakan kejadian tersebut.
Setelah keluar dari sekolah bagaimanakah nasib kelanjutan dari gadis yang bernama Salsa Emery? Apakah dia akan mudah mendapatkan sekolah yang baru? Dan bagaimana nasib ayahnya dan perusahaannya?
Bersambung...
tunggu next episode selanjutnya yah readers setiaku...
__ADS_1
jangan lupa like dan Votenya...