Cinta Zena

Cinta Zena
Samuel dan Sinta bertemu


__ADS_3

Di hotel barunya, dan dikota yang sama dengan Zena akhirnya Zaka kembali bertemu cintanya meski semua tidak seperti yang dia harapkan. Meninggalkan hotel lama dan sahabatnya Sinta.


Ditinggalkan Zaka demi mencari Zena, Sinta sudah bisa move on dari Zaka dan dia tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Disaat seperti inilah, Sinta teringat pada Samuel. Lelaki yang dulu sangat mencintainya dan telah dia sia-siakan. Rasa bersalahnya membuatnya ingin bertemu kembali dengan Samuel. Namun dimanakah Samuel sekarang?


Samuel bekerja sebagai karyawan disebuah perusahaan otomotif. Samuel juga sudah move on dari Sinta. Jadi dia sekarang berubah menjadi Playboy cap kampret. Dia sudah tidak menghargai lagi perasaan cinta seorang wanita.


Kegagalan dan patah hati membuatnya tidak mau lagi menjadi lelaki yang selalu tunduk pada cinta. Cinta baginya sekarang hanyalah sebuah permainan saja. Sejak dia memutuskan melepaskan Sinta, Samuel sudah lebih dari 10 kali Gonta ganti pacar.


Samuel menikmati kesedihan mantan-mantannya dan mengingat seperti itulah dia dulu tak dianggap oleh Sinta. Tapi meski Samuel sudah melampiaskan kekesalannya pada wanita-wanita lain tetep aja dia tidak merasa puas.


Perusahaan Samuel membuat acara gathering dan harus menginap satu malam. Samuel tidak menyangka kalau mereka akan menginap di hotel tempat Sinta bekerja. Hatinya berdebar-debar lagi. Semoga itu bukan karena masih ada cinta dihatinya.


Sesampai di hotel tempat Sinta kerja, Samuel memperhatikan sekelilingnya untuk sekedar mencari keberadaan Sinta. Entah kenapa ada rasa ingin bertemu dengan Sinta yang tidak bisa dia tahan.


Samuel menghela nafas berat ketika sampai dia menuju kamarnya dia tidak bertemu dengan Sinta. Atau mungkin karena hari sudah menjelang sore dan Sinta mungkin saja sudah pulang kerja. Samuel tidak tinggal sendirian, tapi dia satu kamar dengan Dedy teman kerjanya.


Rencananya malam ini semua harus beristirahat dan besok acaranya baru akan dimulai. Untuk mengisi waktu luang, Samuel mengajak Dedy untuk keluar mencari udara segar. Mereka menuju ke loby hotel untuk melihat-lihat suasana hotel ketika sore.


Namun siapa yang tahu tujuan Samuel yang sebenarnya. Dia hanya ingin melihat Sinta, apakah Sinta sudah pulang atau belum. Saat Samuel sudah penuh harap untuk bertemu dengan Sinta, saat itulah Sinta yang hendak pulang kerja berjalan santai di loby.


Hati Samuel mulai dag dig dug. Samuel dengan cepat pura-pura berjalan dengan arah berlawanan dengan Sinta. Dan mereka hampir bertabrakan yang membuat Sinta kaget.


"Oh...Maaf," kata Sinta yang terlihat sudah tidak arogan seperti dulu.

__ADS_1


"Hei, Sinta?!" kata Samuel pura-pura kaget.


Sinta sangat terkejut melihat Samuel ada dihadapannya. Sekian lama mencari akhirnya malah bertemu dengannya di tempat yang tidak pernah dia duga sebelumnya.


"Samuel, kenapa kamu bisa ada disini?!" tanya Sinta penasaran.


"Aku sedang ada kegiatan di sini. Boleh mengundangmu makan malam?" tanya Samuel sambil tersenyum.


"Boleh, tapi aku harus pulang dulu. Kita bertemu di sini jam tujuh malam. Oke?" jawab Sinta yang menjadi sangat senang karena Samuel masih perhatian padanya.


"Oke, aku juga harus mandi dulu karena baru saja sampai."


"Pergi dulu ya, selamat sore Samuel."


"Sore."


Plakkk.


Dedy memukul pundak Samuel dan membuatnya terkejut.


"Siapa lagi dia, dasar Playboy. Dimanapun pasti ada gebetan. Tapi kali ini sangat cantik dan berkharisma," kata Dedy sambil mengagumi kecantikan Sinta yang membuat Samuel kesal.


"Sudah, jangan dilihat lagi. Tutup matamu!" kata Samuel sambil menutup kedua mata Desy dengan tangannya.

__ADS_1


"Apa-apaan kau ini. Kamu terlihat cemburu, tidak seperti Samuel yang aku kenal. Kemana sifat kamu sang Playboy cuek itu," kata Dedy sambil menangkis tangan Samuel di wajahnya.


Mereka seperti anak-anak yang sedang bermain lari-larian dan saling mengejek hingga mereka lelah.


"Sudah cukup, aku harus segera mandi. Malam ini aku ada janji dengan seseorang, jadi kamu tidur duluan juga nggak papa," kata Samuel dengan nafas tersengal-sengal.


"Janji, janji dengan si cantik itu tadi ya? Wah hebat, aku jadi penasaran. Kamu punya ilmu pelet apa bisa mengajak gadis cantik itu berkencan?" ledek Dedy.


"Kamu diam aja. Ayo cepetan kembali ke kamar. Buruan?!" ajak Samuel sambil menarik tangan Dedy.


Dedy berjalan sambil tersenyum melihat tingkah laku Samuel yang selama ini dikenalnya sebagai playboy.


Bersambung...


Sambil menunggu up selanjutnya, author rekomendasikan novel bagus dan apik karya dari temanku Emy dengan judul It's Me happy reading



Judul : Kembali Cantik Si Gadis Cacat


Napen : Emy


Alice pernah mengalami kecelakaan, hingga membuat sebagian wajahnya terluka.

__ADS_1


Semenjak saat itu, dia harus menerima cacian dan hinaan dari semya orang. Bahkan sang kekasih pun akhirnya memutuskan hubungan secara sepihak karena wajah buruknya.


Namun diam-diam ada pria yang selalu membantu Alice. Bagaimanakah percintaan Alice selanjutnya? Apakah pria itu akan menampakkan diri dan membantu Alice mengubah takdirnya?


__ADS_2