
Sudah tiga hari berlalu, tidak ada kabar dari Zaky, Dyra juga tak mempermasalahkan hal itu. Wita juga memberi semangat pada Dyra, urusan cinta nanti saja, sekarang kita fokus dg sekolah, dan keluarga karena masih banyak yang menyayangi kita dg tulus.
Dyra mulai kembali ceria, setelah dua hari ini Wita tinggal di rumahnya. Hari ini Wita akan pulang, dia dijemput keluarganya .
Pagi ini Pak Heru papanya Wita dan Bu Hesti sudah ada di rumah Dyra, Pak Toni dan Bu Risa menyambutnya.Mereka mengucapkan rasa terimakasinya pada Pak Toni dan Bu Risa, sambil memberikan oleh-oleh yang dibelinya dari luar kota. Pak Toni mengatakan tidak perlu seperti itu, karena Wita sudah mereka anggap seperti anak mereka sendiri.
Mereka langsung berpamitan, karena masih capek, jadi tidak mau duduk dulu,mungkin lain kali bisa kesini lagi katanya.
Setelah berpamitan, mereka saling berpelukan, Wita mengambil tas dan barang lainnya, mereka naik mobil.
Sedangkan motor Wita dibawa Pak Joko suaminya Bi Inah.
Percakapan di mobil:
"Sayang kamu gak merepotkan tante Risa kan?" tanya mamanya.
"Nggak kok Mah,tante Risa malah senang Wita tinggal disana karena ada temannya Dyra." kata Wita
"Oh ya apa sekolah sudah libur?" tanya papanya.
"Iya Pa,cuma satu minggu awal puasa." jawab Wita.
Akhirnya mereka sampai di rumahnya.
__ADS_1
Ditempat lain,Dyra membuka oleh-oleh dari Pak Heru ,yaitu kue brownies dan beberapa buah segar.Mereka makan kue sambil nonton tv.
Dyra langsung masuk ke kamarnya, lalu diikuti Bundanya. "Bun,ada apa?" tanya Dyra
Bundanya lalu duduk di samping Dyra, tiba-tiba Dyra tidur di pangkuan Bundanya.
Bundanya menasehati Dyra,
"Sayang jangan memendam perasaanmu,jika saatnya sudah tiba, kamu akan menemukan cinta itu."
Dyra bingung dg kata-kata bundanya, lalu bundanya menjelaskan kalau ia tau dari Wita, jadi tidak perlu menyembunyikan sesuatu dari bundanya.Dyra tertidur setelah mendengarkan nasehat dari bundanya.
Sore hari , setelah sholat ashar Dyra ikut belanja bersama bundanya ke pasar induk.Mereka belanja kebutuhan dapur. Sesampai di rumahnya Dyra langsung ke dapur membantu bundanya memasak buat persiapan makan malam.
"Oh Bun, nanti sahur,ayah mau dimasakin sayur lodeh ya!" pinta Pak Toni
"Ok,yang lain, mau dimasakin apa?" tanya bundanya.
"Aku ayam crispy Bun!" sahut Dika
"Dy,telur balado aja Bun!" kata Dyra
"Baik, nanti setelah tarawih bantuin Bunda masak ya!" kata Bu Risa
__ADS_1
Semua sudah selesai makan, sekarang mereka duduk santai di depan tv,sambil menunggu adzan isya.
Setelah sholat tarawih Dyra dan bundanya memasak buat makan sahur.
Malam semakin larut, mereka tidur semua.
Sahur,sahur,sahur,... suara anak-anak membangunkan sahur.
Bundanya bangun, lalu menghangatkan masakan juga menyiapkan piring, juga minuman. Setelah itu Dyra bangun setelah mendengar suara alarm di kamarnya.
Bundanya lalu menyuruh Dyra untuk membangunkan Dika, sedangkan bundanya membangunkan ayahnya.
Mereka makan sahur bersama, setelah itu menunggu adzan shubuh. Setelah sholat shubuh, ada yang kembali tidur, ada yang jalan-jalan,ada yang membaca Alquran sebentar.
Pagi hari Dyra langsung mencuci baju,bundanya bersih-bersih rumahnya.
Sementara ayahnya, mencuci sepeda motor.
Dika masih belum pulang jalan-jalan dg teman-temannya.
Setelah selesai dg aktifitas masing-masing, Dyra dan bundanya memasak buat persiapan buka puasa.
Di rumah Zaky:
__ADS_1
Zaky baru pulang dari rumah sakit, setelah beberapa hari dirawat,karena kecelakaan saat pulang dari mengantarkan uminya ke butik.