
Liburan sekolah selama satu minggu sudah usai.Anak\-anak kembali ke sekolah
seperti biasa, namun kali ini dalam suasana puasa. Jam sekolah pun tidak terlalu siang, Dyra masih gelisah karena Zaky tidak masuk sekolah. Wita yang mengetahui sahabatnya itu, langsung menanyakan kepada guru kenapa Zaky belum masuk sekolah. Gurunya menjawab kalau Zaky masih sakit karena, habis kecelakaan.Sontak membuat teman sekelas kaget. Untuk itu Andre sang ketua kelas menyarankan agar menjenguk Zaky.
Pulang sekolah anak-anak langsung ke rumahnya Zaky. Dyra langsung minta ijin pada Dika, kalau dia mau menjenguk temannya yang sakit.
Dika pulang sendiri, sampai di rumah dia memberi tahu Bundanya kalau kakaknya masih menjenguk temannya yang sakit, dan pulangnya dianter Wita. Bundanya pun merasa lega karena tahu informasi dari Dika.
Dirumah Zaky:
"Assalamualaikum?" anak-anak mengucapkan salam
"Waalaikumsalam?" jawab Bu Hanifah uminya Zaky
Bu Hanifah membuka pintu, lalu mempersilahkan masuk dan menyuruh anak-anak duduk.
Zaky keluar dari kamarnya, karena mendengar suara anak-anak, mungkin teman-temannya, pikir Zaky.
Bu Hanifah memanggil Zaky, dan ternyata Zaky sudah keluar dari kamarnya.
Mereka pergi ke ruang tamu menemui teman-temannya Zaky.
"Hai kalian apa kabar?" tanya Zaky
Andre dan yang lainnya menjawab
"Kami baik-baik saja."
__ADS_1
Mereka pun menanyakan kenapa Zaky bisa kecelakaan, Zaky menceritakan semuanya,sambil mendengarkan Zaky mereka ngobrol dan bercanda .
Karena bulan puasa, tidak ada suguhan apapun.Uminya menawarkan buka bersama, tapi anak-anak tidak ada yang mau, karena tidak mau merepotkan,lagi pula mereka pamit sebentar, pada orang tuanya.
Mereka hanya sholat dhuhur dan ashar di rumah Zaky. Setelah itu Mereka pamit pulang.Dyra bersalaman dg Zaky, mereka saling bertatapan sepertinya ingin melepaskan rasa rindunya selama ini. Tapi Zaky dan Dyra sadar disini banyak orang.
Tiba-tiba tongkat yang dipegang Zaky terjatuh ,lalu Dyra membantu mengambilkannya tatapan mereka pun beradu,tapi tidak ada suara dari mulut mereka masing-masing.
Segera Dyra langsung memapah Zaky, Zaky merasa senang, lalu mereka berjalan dibelakang teman-temannya. Setelah satu persatu teman-temannya pulang, Wita mengajak Dyra pulang, lalu bersalaman dg uminya. Wita membonceng Dyra, Dyra tersenyum melihat ke arah Zaky, Zaky membalas senyumannya.
Zaky masih berdiri mematung di depan pintu.
"Ky ayo masuk!" ajak uminya
"Iya Umi!" sahut Zaky
Zaky:" Terimakasih manis sudah mau ke rumahku!"
Dyra baru nyampek di rumah, dan Wita langsung pulang.
"Assalamualaikum Bun," Dyra langsung membuka pintu,
"Waalaikumsalam, baru pulang nak?" sahut bundanya.
"Buat menu apa hari ini Bun?" tanya Dyra
"Sini bantuin Bunda, keburu adzan maghrib, oy Wita kok gak di ajak buka disini!" kata Bundanya.
__ADS_1
"Oh Wita gak mau Bun, karena sudah di ajak mamanya buka bersama teman arisan katanya." jawab Dyra
"Kapan-kapan ajak buka dirumah ya?"
kata bundanya
"Pasti Bunda!" jawab Dyra
Mereka menyiapkan makanan buat buka puasa, ada es teh,sayur bening,dan lauk-pauknya.
Adzan maghrib pun berkumandang, mereka segera berbuka,karena ayahnya kerja malam, jadi, hanya bertiga saja.
Dyra segera sholat maghrib, lalu ke kamarnya, setelah melihat Hpnya, ternyata dia sangat senang mendapat pesan dari Zaky.Dyra membalas pesannya.
Zaky: "Terimakasih manis sudah mau ke rumahku,"
Dyra:"Oh ya kenapa kamu kok gak ngabarin aku? maaf baru bales karena habis bantuin Bunda"
Zaky:"Iya gak papa ,ya aku gak mau kamu khawatir,"
Dyra: "Padahal aku sudah WA ,tapi gak ada balesan,aku jadi sedih dan putus asa."
Zaky: "Mungkin saat ini aku masih belum bisa masuk sekolah, jaga diri kamu baik-baik."
Dyra: "Ya kamu juga, semoga cepat sembuh."
Zaky: "Terimakasih manis,"
__ADS_1
Dyra: "Sama-sama cakep."