CLBK

CLBK
Saingan Cinta


__ADS_3

Malam hari Dyra belajar, ia mengerjakan tugas kerja kelompok Bahasa Indonesia yaitu membuat makalah.Tugas itu sudah hampir selesai tinggal ngeprint saja. Besok sepulang sekolah Dyra berencana mampir langsung ke tempat percetakan.


"Ah, beres deh sekarang tidur."katanya sambil membereskan buku-bukunya.


Kemudian Dyra membersihkan tempat tidurnya dengan sapu kecil. Setelah itu ia pun tidur.


***


Pagi hari selesai sarapan Dyra berangkat ke sekolah bersama Dika. Lima belas menit kemudian mereka sampai di gerbang sekolah.


"Kak, bawaan tasku dulu! "katanya sambil melepaskan tanya dan memberikan pada kakaknya.


"Ok, cepetan !"sahut Dyra


Dika membalas dengan anggukan kepala.


Sambil menunggu adiknya Dyra menoleh ke arah pintu gerbang, mencari seseorang.


"Mana tasku Kak! "kata Dika


"Ini,kamu duluan sana kakak nunggu Wita. "


"Nunggu Kak Wita, apa yang lainnya? "goda Dika.


"Apaan sih, sana ah!"(mendorong adiknya)


"Kakak, kakak, kalau lagi jatuh cinta, tingkahnya aneh-aneh saja. "gumam Dika lalu meninggalkan kakaknya sambil senyum sendiri.


Sampai di depan kelasnya, Dika ditegur Aldo, teman sekelasnya.


"Hai, ngapain loe nyengar-nyengir, Dik? "


"Enggak, kakakku kayaknya senang banget hari ini. "


"Kak Dyra maksud loe? "


"Emang siapa lagi kakak gue?"


"Wah, aku tuh sebenarnya suka sama Kak Dyra dari dulu. "


"Jangan ngaco loe, awas aja loe berani gangguin kakak gue! "


"Emang kenapa, apa salahnya?"


"Ya, tapi kan dia itu senior loe. "


"Gak jadi masalah, palingan selisih umur kita cuma dua tahunan. "


"Tapi kakak gue sudah punya pacar. "

__ADS_1


"Serius loe? "


"Ah sudahlah ayo masuk! "


***


Sementara Aldo masih terus memikirkan Dyra, dan ingin tau siapa sebenarnya saingan cintanya itu. Dika melihat tingkah temannya itu menjadi kesal sendiri, tidak habis pikir padahal sudah dikasih tau,masih saja mengharap. Harus gimana lagi Dika belum pernah merasakan jatuh cinta .Dia cuek-cuek saja kalau masalah urusan cinta-cintaan. Pernah suatu ketika saat dia masih duduk di bangku SMP. Ada anak gadis cantik dari kelas lain jatuh cinta padanya. Dia selalu ngasih perhatian pada Dika yang super cuek. Sampai pada saat ulang tahunnya cewek itu menyatakan cintanya pada Dika di depan semua temannya. Dika yang bingung tidak tahu harus berbuat apa. Aldo yang menjadi penyemangatnya, agar tidak mengecewakan orang lain, apalagi yang namanya wanita.


Saat itu Dika hanya menjawab, "Nanti kamu aku antar pulang, baru kamu tau jawabannya."


"Ok,makasih ya Dik, aku tunggu! "jawabnya lalu mencium pipi Dika, kemudian dia berlari karena malu.


Dika yang bengong karena mendapatkan ciuman mendadak. "Dasar cewek! "katanya


"Udahlah Dik,terima aja."kata Aldo memberikan saran


"Tau ah, malas gue ngurusin cewek, kalau loe mau silakan! "


"Eh Dik, dia tuh sukanya sama loe? "


"Ya ini gue harus ngapain, gue gak mau pacaran. "


"Ya udahlah Dik, jalani aja! "


Karena tidak mau membuat kecewa gadis itu


Sampai pada suatu saat, kenaikan kelas, dia berpamitan pada Dika kalau dia mau pindah sekolah, karena ikut keluarganya.


"Dika aku mencintaimu, jangan lupakan aku ya. "


"Aku gak mungkin lupa, maafkan aku sampai saat ini aku masih belum bisa membalas cintamu. "


"Ok, aku gak masalah, terima kasih kamu sudah mau menjadi teman baikku. "


***


Sepulang sekolah Dyra langsung pergi ke percetakan dekat jalan raya, ia jalan kaki, karena Wita bersama Mely pergi membeli bahan buat kerajinan tangan .


"Kak, aku pulang dulu ya, apa mau ditunggu? "


"Gak usah, nanti kakak pulang sendiri. "


"Oh ya kok gak minta anter sama cowok kakak sih? "


"Hari ini semua pada sibuk punya tugas masing-masing, begitu juga dengan Wita, maklum hampir ujian, semua tugas harus dikumpulkan sebelum ujian. "


"Oh ya sudah aku tinggal. "


"Ya bilang sama bunda. "

__ADS_1


"Siap. "


Setelah Dika pergi meninggalkan Dyra, tiba-tiba Aldo muncul.


"Kak, lagi ngapain? "


"Oh ini, ngeprint tugas. "


"Masih lama Kak? "


"Enggak, cuma nunggu gambar sampulnya, liat cocok gaknya. "


"Ini Dek, mau pilih yang mana ? "kata pelayan toko.


"Hem, yang mana ya, bingung, tunggu sebentar! "


Sementara Aldo yang dari tadi melihat ikut berkomentar.


"Yang ini bagus Kak sesuai dengan judulnya. "


"Iya boleh, ya yang itu saja Mbak! "tunjuk Dyra


"Oh ok, nanti selesai sekitar jam tujuh Dek. "


"Baik Mbak, nanti aku kesini, berapa semuanya? "


"Dua puluh ribu. "


"Makasih ya Mbak permisi. "


"Sama. "


***


"Kak, bareng aku yok! "ajak Aldo yang dari tadi sudah mencari kesempatan untuk bisa jalan dengan pujaan hatinya.


"Gak usah, makasih, kamu Aldo kan? "


"Iya, aku mau ke warung beli cilok loh Kak?"katanya lagi mencoba menarik perhatian Dyra. Karena Aldo tau kesukaannya.


"Wah kebetulan nih, aku juga mau kesana. "


"Ayo , tunggu apa lagi cepat naik! "


"Kamu nih, maksa banget. "


"Ya dari pada jalan kaki, mending naik motor gue. "


"Ayo kalau gitu . "

__ADS_1


__ADS_2