CLBK

CLBK
Siapa ya?


__ADS_3

 


Sabtu pagi, anak-anak melanjutkan cerita yang kemarin belum di panggil. Sekarang giliran Dyra bercerita di depan kelas.Dyra bercerita tentang seorang pangeran impiannya,sedangkan Zaky menceritakan tentang seorang pujaan hatinya.Zaky penasaran dengan cerita Dyra, begitu pun sebaliknya.


***Dikantin.


Masih dengan rasa penasaran, Dyra menikmati makanan yang ada di meja yang sudah ia pesan bersama Wita.


"Dy,kira-kira siapa ya gadis pujaan Zaky?" tanya Wita


"Mana aku tau?" jawabnya cuek


"Kalau yang kamu ceritakan tadi Zaky kan?"


tanya Wita


"Seharusnya ia sih?" jawabnya


"Kok gitu?"tanya Wita


" Ah sudahlah biarin,lagian cuma khayalan doang!"katanya


"Ya sudah, masuk dulu yok?" ajak Wita


Mereka pun ke kelas,tiba-tiba Zaky menghampirinya.


"Dy aku mau tanya, siapa sih yang ada dalam ceritamu itu?" tanyanya


"Ah cuma cerita, karangan aja gak penting!"


jawabnya


"Kamu kok gitu sih?" tanyanya


"Apanya kamu juga ngarang kan?"


tanya Dyra


"Aku serius dg ceritaku?" jawabnya


"Trus siapa gadis pujaanmu itu?"

__ADS_1


tanya Dyra penasaran


"Siapa lagi kalau bukan kamu?"


jawabnya lalu pergi meninggalkan Dyra.


"Ah kenapa aku jadi kesel banget ya!" gumam Zaky kesal.


Dyra merasa kaget ternyata dia yang ada dalam cerita tersebut. Hatinya merasa senang setelah mendengar jawaban dari Zaky.


***Pelajaran dimulai dengan tugas bahasa Inggris. Seketika suasana kelas menjadi hening.Dyra menoleh ke arah Zaky, ternyata cowok tampan itu masih merasa kesal rupanya.


 


Pulang sekolah,Dyra menghampiri kekasihnya.Zaky pura-pura tidak peduli dengan kehadirannya.


 


"Zak, kita beli cilok dulu ya aku pengen banget nih!" rayunya


"Wah kesempatan nih!" Batinnya"Boleh, tapi ada syaratnya!"ucap Zaky


"Apaan coba!" tanya Dyra


"Aku cuma berkhayal saja kok!" timpal Dyra


"Tentang aku kan?" tanya Zaky memastikan.


"Ih maksa banget sih! Ya memang kamu kok orangnya dalam khayalanku itu" sahutnya


"Ya sudah ayo jalan!" kata Zaky


Mereka pun pulang sekolah, lalu mampir ke warung dekat sekolah, untuk membeli cilok.


Mereka menikmati cilok, dengan perasaan lega karena sudah mengetahui isi hati masing-masing.


"Oh ya mau kemana lagi nih?" tanyanya


"Gak ada langsung pulang aja!" jawab Dyra


"Pulang? Kok cepet banget?" tanya Zaky

__ADS_1


"Ya sudah capek juga mau istirahat!" kata Dyra


"Baiklah,nanti malem jalan yuk?" ajak Zaky


"Boleh, kalau gak hujan!" jawabnya


"Semoga aja cuaca cerah,secerah hatiku!"


Kata Zaky


"Ya berdoa saja!" sahut Dyra


"Apa aku bawa mobil aja ya, Dy?" tanyanya


"Terserah! yang penting gak ribet." timpal Dyra


"Ok deh apa katanya nanti! Kita pulang sekarang, tapi mau nambah gak ciloknya,apa mau bungkus aja ya?" kata Zaky menawarkan


"Boleh bungkus aja, Zak! Kayaknya aku masih laper deh,mungkin pengaruh dari hati yang sedang berbunga-bunga." katanya tanpa ada rasa sungkan.


"Ok,bungkus Pak! 5 ya !" kata Zaky


"Kok banyak banget?" tanya Dyra bingung


"Masak cuma kamu doang,aku juga mau lho?" sahutnya


"Oh,tapi 2 aja cukup kan?" katanya


"Sekalian buat Bunda, ya salam dari calon menantu!" goda Zaky


"Ah kamu,ada-ada aja!" sahut Dyra


"Sudah selesai Pak, berapa?" tanya Zaky


"Tiga puluh lima ribu semua Mas!" jawab pedagang ciloknya


"Nih Pak,makasih ya!" kata Zaky


"Sama-sama Mas, Mbak,kembali lagi ya?"


sahutnya

__ADS_1


"Ya kapan-kapan?" kata mereka bersamaan.


Zaky mengantarkan Dyra pulang,sebelumnya memberikan 3 bungkus cilok pada Dyra, dan buat dirinya 2 bungkus.


__ADS_2