CLBK

CLBK
Rindu


__ADS_3

Siang itu Zaky mengantarkan Dyra ke rumahnya.


"Dy,aku pulang dulu ya?"


"Ya ,hati-hati ya?" (tersenyum)


***


"Assalamualaikum?"


"Waalaikumsalam, baru pulang Dy?" tanya bundanya


"Iya bun."


Selesai ganti baju, Dyra langsung ke kamar mandi untuk cuci tangan dan kakinya.


"Dy,kamu kok gak makan?"


"Masih kenyang Bun, barusan makan bakso."


"Enak dong, kok bunda gak dibeliin?"


"Ya dah kapan-kapan."


"Kok kapan-kapan? "


"Ya besok dah, sekalian bawain uang lebih."


"Dika belum pulang Bun?"


"Lagi tidur tuh."


"Oh,ya udah Dydy tidur dulu ya?"


"Heem."


Dyra lalu ke kamarnya, dan membuka ponselnya, ternyata hanya teman segengnya saja yang Wa.Dia sih berharap kekasihnya itu menelpon atau cuma sekedar say Halo, tapi sama sekali tidak ada. Padahal baru saja dia bertemu bahkan pulang pun diantarkan, tapi tidak sampai satu jam dia sudah sangat merindukannya.Dyra lalu meletakkan ponselnya di atas laci ,dia pun merebahkan tubuhnya diatas kasur sambil memeluk guling bergambar frozen itu.


***


"Zaky, lagi ngapain kok senyam-senyum dari tadi?"kata uminya


" Ah Umi, kayak gak tau aja kalau dia gitu tuh paling juga sedang jatuh cinta. "kata kakaknya


" Emang iya Ky?"


"Sok tau tuh kak Zahra!"


"Hem,ngeles aja!"

__ADS_1


Mereka sedang duduk santai di teras rumahnya.


"Ngapain dia ya,kenapa aku jadi kangen banget, padahal baru aja ketemu." batin Zaky


Kemudian Zaky pergi ke kamarnya.


"Mau kemana Kyk?" tanya uminya


"Mau tidur Mi,hem...segar..,Alhamdulillah."


Meminum es teh punya kakaknya.


"Eh enak aja, jangan dihabisin!" kata kakaknya kesal


"Nanti kakak buat lagi dah,habis aku gak dibuatin."


"Awas kamu ya."kata Zahra hendak memukul adiknya, tapi Zaky langsung berlari sambil tertawa kesenangan bisa mengerjai kakaknya yang super jutek itu.


Karena terburu-buru Zaky menabrak orang didepannya.


" Maaf Bi."


"Kenapa kamu ini lari-larian, seperti dikejar polisi saja."


"Iya Bi,tuh emang pencuri, minuman Zahra dihabiskan."


"Kalian itu sudah besar masih aja suka berebut."


"Ah Kak Zahra pelit."


"Biarin."


Mereka terus bersahut-sahutan sampai uminya masuk, dan menjewer telinga mereka berdua, baru mereka diam dan kembali ke kamarnya masing-masing.


***


"Assalamualaikum?"


"Waalaikumsalam, siapa ya?" kata ayahnya Dyra


"Om,Dydy ada?"


"Oh,temannya Dydy, siapa ya?"


"Aku Wita Om, masak lupa?"


"Ya Allah.., anaknya Pak Heru,ayo masuk!"


"Makasih, om."

__ADS_1


"Tunggu ya Om panggil Dydy dulu."


Pak Toni memanggil anaknya yang masih tidur. Ia mengetuk pintu berulang-ulang,tak lama kemudian Dyra keluar dengan wajah kusutnya.


"Ada apa Yah?"


"Ada Wita di depan."


"Wita ,ya tunggu sebentar ya Yah."


Dyra menuju ke ruang tamu.


"Kamu Wit,aku baru bangun nih."


"Enak banget, emang jam berapa kamu tidur?"


"Agak siang sih."


"Oh ya ada apa?"


"Ehm aku mau pinjem buku dong,kemarin yang aku gak masuk itu."


"Oh...,ya dah ayo ke kamarku!"


Mereka pun pergi ke kamarnya Dyra.


"Ini bukunya,cari sendiri, aku mau mandi dulu, gerah banget."


"Ya udah sana, makanya kok bau asem,kataku apa,gak taunya kamu belum mandi,hehehe."


"Sialan kamu!" (melemparkan handuk ke wajah Wita)


"Sana mandi!"


"Ambilin handukku dong?"


"Nih!" sambil melemparkan handuknya ke tangan Dyra.


***


"Sudah selesai wit?"


"Ehm iya nih, gak jadi pinjam, sekalian aku salin semua, tinggal dikit."


"Ya udah, ntar lagi kamu ada acara gak?"


"Ehm kenapa?"


"Jalan yuk!"

__ADS_1


"Boleh, aku telpon mama dulu ya?"


Wita pun menelpon mamanya untuk minta ijin jalan sama Dyra.


__ADS_2