
"Assalamualaikum,kak" sapa Dika."Waalaikumsalam Dik"jawab Andyra.
"Kak ada makanan,aku laper nih" kata Dika.
Andyra menyuruh Dika k dapur,karena dia sudah masak makanan kesukaannya.
"Ok kak,makasih,kakak sudah makan apa belum?" tanya Dika." Nanti dulu Dik,kakak masih gak laper".gumam Dyra.
Dika menuju dapur,untuk makan,dan Dyra masih serius belajar.Andyra memikirkan keadaan ayah jg bundanya knpa sampai skrg masih belum menghubunginya.Dika menghampiri kakaknya yang sedang melamun,tapi dia tahu apa yang sedang kakaknya pikirkan .Dia mengatakan tidak usah khawatir,karena nanti ayah dan ibunya pasti telpon,mungkin sekarang mereka masih capek.Dika juga menyuruh kakaknya agar segera istirahat, karena besok harus sekolah.
Andyra pun berpesan agar adeknya itu belajar terlebih dahulu,agar tidak ketinggalan pelajaran. Mereka pun ke kamar masing-masing, sementara Dyra sholat isya dulu.
Pagi-pagi sekali Dyra bangun,selesai berwudhu,sholat shubuh ,lalu dia ke dapur.
Tiba-tiba dia di kejutkan dg suara pintu terbuka,ternyata itu adalah Dika,baru pulang dari masjid. Anak itu memang rajin,karena sudah terbiasa sejak kecil,bersama ayah sholat di masjid.Dyra berpesan pada Dika agar memanggilnya saat ada tukang sayur lewat.Di dapur Dyra memasak nasi,dan Dika bermain bola."Kak,ini pak sayurnya sudah dateng."panggil Dika,(sambil bermain bola)"
__ADS_1
"Ya,tunggu sebentar,kakak ambil uang dulu," sahut Dyra(tergesa-gesa).Selagi Dyra belanja, Dika mandi,siap-siap untuk sekolah.
Dyra melanjutkan masaknya,tepat jam6,
semuanya sudah beres,"Tinggal makan"gumam Dyra.Dyra juga mandi siap-siap ke sekolah.Setelah sarapan bersama mereka, berangkat ke sekolah,tidak lupa mengunci pintu dan pagar.
Akhirnya, mereka sampai juga di sekolah, dan menuju kelas masing-masing. "Hai Dyra,baru nyampek nih," sapa Wita. "Hai juga Wita," jawab Dyra (sambil menaruh tasnya).
Mereka asyik ngobrol,teman-teman yang lain berdatangan .Tiba-tiba bel berbunyi,anak-anak berlarian, ke kelas masing-masing. Anak-anak masih asyik ngobrol,karena guru belum datang, entah kenapa."Pagiiii,anak-anak? "sapa wali kelas." Pagiiii Pak?"sahut mereka kompak ."Ada apa ya Pak? "tanya ketua kelas" Oh,ini sebentar lagi ada murid baru,pindahan dari sekolah lain!"pak Didik menjelaskan.Setelah itu, ada anak laki- laki masuk bersama guru Bahasa Inggris,karena memang sekarang jadwalnya Bahasa Inggris.Pagi itu,setelah mengenalkan anak baru, pelajaran pun berlangsung seperti biasanya,karena ada peraturan tiap pelajaran Bahasa Inggris, mereka harus berbicara bahasa Inggris,jadi anak-anak jarang yang berbicara.Jam istirahat sudah tiba, anak-anak keluar dari kelasnya masing-masing,
Andyra dan Wita menuju kantin,ternyata disana sudah ramai membicarakan murid baru. "Wita, Zaky tuh ganteng juga yah." bisik Andyra. "Kenapa, emang kamu tertarik ya Dy?" sahut Wita sambil mencibirkan bibirnya.
"Biasa aja kali,gak mungkinlah!" sahut Andyra (terlihat khawatir).Tak terasa waktu istirahat berlalu,mereka kembali ke kelas masing-masing. Di sela-sela pelajaran berlangsung ,Dyra menoleh ke arah tempat Zaky duduk.Tiba-tiba Andre menyapa Zaky karena Zaky terlihat kebingungan.Ternyata Zaky mau ke toilet,jadi Andre menemani Zaky, karena memang dia belum tahu sama sekali lingkungan sekolah baru itu.
Dyra terlihat canggung sekali,bahkan salah tingkah,ketika Zaky melewatinya.
__ADS_1
Wita yang tahu hal itu, jadi senyum-senyum sendiri, gak nyangka ternyata sahabatnya itu sedang jatuh cinta. Mengetahui hal itu,Wita berniat mendekatkan mereka berdua.
Zaky sudah duduk kembali,dia pun tak sengaja melihat ke arah Dyra,dan waktu itu Dyra juga melihat Zaky,jadi mereka saling bertatapan.Saat bersamaan,guru matematika menyuruh anak-anak segera mengumpulkan
tugasnya,sontak mereka kaget,Dyra pun kembali melanjutkan tugasnya. Sementara Zaky masih penasaran dg Dyra, karena hanya dia yang belum ia ketahui namanya.
Jam sekolah pun usai,anak-anak pulang dengan perasaan gembira.Wita berjalan dg Dyra bergandengan tangan,ternyata di depan sudah ada Dika yg dari tadi menunggu,
kakaknya. Sampai di pintu gerbang mereka
berpisah."Sampai jumpa Dy?"kata Wita.
"Ya hati-hati di jalan Wita?" ucap Dyra.
Tiba-tiba ada yang merangkul dari belakang.
__ADS_1
"Ah kamu ini apa-apaan sih?" kata Dyra kaget.