
PoV Dyra
Aku menghampirinya agar dia mau memaafkanku,bahkan aku memintanya untuk mengantarkan aku pulang,tapi nyatanya itu tidak membuatnya luluh.Meskipun dia tersenyum tetap saja dia bersikap dingin padaku.Aku bahkan semakin kesal karena dia mendiamkan aku,bahkan aku semakin kesal ketika aku memintanya turun, ternyata dia malah ngebut, aku juga tidak mengerti apa sebenarnya maunya.
Sampai di depan rumah, aku segera turun dari motornya lau meninggalkan dia begitu saja .Aku langsung ke kamarku dan merebahkan tubuhku diatas kasur.
Tiba-tiba saja air mataku mengalir,dan membasahi pipiku.Entah berapa lama aku menangis,hingga aku pun tertidur. Saat aku bangun ternyata aku belum mengganti seragamku.Aku lalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri, tapi masih memakai seragam ,hingga membuat bunda bertanya kenapa aku masih memakai seragam, aku menjawab sekenanya kalau aku terlalu capek."Hanya karena masalah sepele,dia bersikap seperti itu. "gerutuku
Selesai mandi dan berganti pakaian ,aku menuju ke dapur untuk makan, karena perutku terasa sangat lapar.
***PoV Zaky
Aku senang dia memintaku untuk mengantarnya pulang ,tapi aku masih tidak bisa menahan emosiku.Aku diam saja selama mengantarkan dia pulang .Dia pun bertanya kenapa aku diam saja. Mungkin karena dia merasa kesal padaku, dia meminta turun dari motorku.Akupun semakin kesal dibuatnya,sesampai didepan rumahnya dia langsung turun dan lari begitu saja.
Aku merasa bersalah padanya ,akupun ingin mengejarnya,tapi sepertinya dia sangat marah sekali. Aku pun pulang, sampai di rumah, aku memarkirkan motorku, kemudian segera mandi, karena merasa gerah.
Aku pun berniat menelponnya,tapi tiba-tiba saja Umi memanggilku ,untuk mengantarkan ke butiknya.
" Kamu kenapa Ky, kok dari tadi cemberut? "
"Ehm, biasa Mi,aku kesal sama Dydy."
Akupun bercerita pada Umi kejadian di sekolah waktu bersama Dyra.Umi menganggap aku seperti anak kecil saja.
Karena memang seharusnya aku bisa bersikap lebih dewasa,katanya.
"Ah Umi kenapa jadi memojokkanku?"
"Sudahlah, kalau Kamu masih sayang padanya,maafkanlah dia sayang, karena wanita lebih sensitif perasaannya."
"Baiklah,tapi aku masih belum bisa Mi,aku gak mau dianggap gak bertanggung jawab."
__ADS_1
"Kamu terlalu berlebihan sayang, apa yang dia katakan benar Kamu juga belum berpenghasilan sendiri, lagian kalian juga masih pacaran!"
"Oh gitu ya Mi!"
"Makanya jangan membiarkan masalah sepele menjadi sepuluh,tambah rumit jadinya."
"Ya udah Mi,Zaky pulang dulu ya, nanti mau dijemput jam berapa?"
"Gak usah ,biar Umi telpon Abi saja!"
"Assalamualaikum?"
"Waalaikumsalam?"
***
Pagi hari ini Dyra sampai di sekolah,ia mendapat jadwal piket kelas.
"Eh tumben kalian berangkat jam segini?" tanya Dyra pada Bimo, Alex, dan yang lainnya.
"Oh.."
Selesai piket,Dyra menulis absensi,karena memang dia sebagai sekretaris kelas bertugas mengisi absensi kalau tidak ada wali kelas.Anak-anak bersiap ke lapangan, untuk mengikuti pertandingan futsal, dan memberikan dukungan kepada temannya.
Dyra berkumpul bersama Wita &the geng.
Sementara Zaky bersama anak-anak cowok yang lain.Dyra melihat ke arah Zaky, sebenarnya ia masih kesal dengan kejadian kemarin,tapi rasa rindunya mengalahkan egonya.Zaky pun demikian ia tak henti-hentinya memikirkan kekasihnya itu.
Suasana sekolah hari ini begitu ramai dengan suara tepuk tangan,dan teriakan penonton.Bukan hanya dari pendukung futsal, tapi juga anak-anak yang menonton volly. Pada saat babak kedua ,tim dari kelasnya Dyra berkurang,karena si Bimo tergelincir dan membuatnya tidak bisa bermain lagi. Akhirnya Zaky pun dipanggil untuk menggantikannya.Awalnya Zaky menolak, walaupun guru olahraga menyuruh
nya,tapi semua temannya memohon dan memberikan semangat, bahkan Dyra ikut mendukungnya.Ia terpaksa mau menggantikan Bimo.Selesai bertukar pakaian dengan Bimo Zaky menuju ke lapangan.
__ADS_1
Semua memperhatikan cowok ganteng itu, terutama dari anak kelas lain. Kebetulan disitu ada Nisa,yang sebenarnya dia menonton volly, akhirnya memutuskan untuk menonton futsal,untuk memberikan semangat pada pujaan hatinya itu.
Dyra merasa cemburu waktu Nisa menyebut nama Zaky.Mely menyenggol temannya itu memberi kode,kalau ada saingannya.
"Ah biarin, siapa tau nanti kelas kita menang."
jawab Dyra
Pertandingan selesai ternyata kelas Dyra menang,dan masuk semifinal.
Tiba-tiba Nisa mendekati Zaky, dan menyodorkan sebotol air mineral padanya.
Karena merasa haus,Zaky mengambilnya,dan mengucapkan terimakasih.Dyra yang melihatnya langsung mengajak Wita ke kelas.
"Kamu cemburu ya?"tanya Wita
"Sedikit,, tapi sudah ah!"jawab Dyra
***
Pulang sekolah tiba-tiba Zaky memanggil Dyra, yang sedang asyik mengobrol bersama temannya. Dyra menghampirinya dan menanyakan untuk apa dia mencarinya. Zaky pun mengajaknya pulang bersama. Tapi Dyra menolaknya secara halus,karena ia mau ke rumahnya Mely bersama Wita dan yang lainnya. Dyra pun mengajak Zaky kalau mau ikut juga gak apa-apa katanya.
Zaky tidak bisa ikut bersama Dyra,lalu Zaky kembali ke kelas untuk mengambil tasnya.
Karena penasaran pada Dyra, Zaky beralasan mengantarkan Bimo ke rumahnya.
Ternyata memang benar Dyra pergi ke rumahnya Mely bersama teman-temannya.
" Kamu kenapa lagi Bro? "tanya Bimo
" Gak apa-apa, ayo aku antar Kamu pulang! "
__ADS_1
"Wah kebetulan sekali Bro, tadinya aku mau naik becak,auwgh,rasanya sakit banget."
Kemudian Zaky memapah Bimo sampai di tempat parkiran, lalu dia mengambil motornya.Sampai dirumahnya Bimo Zaky pun curhat pada temannya itu yang sudah semakin akrab saja. Tak sampai beberapa menit, tiba-tiba Alex Cs datang juga kesana.