
POV Zaky
Hari itu Umi memanggilku,katanya aku disuruh menemui Abi. Kemudian aku langsung menemui Abi di ruangannya.
Tanpa basa-basi Abi menanyakan padaku mengenai Mika ,aku terkejut dari mana abi mengetahui keadaan Mika? pikirku.
Kemudian Abi menceritakan padaku bahwa Om Hery(papanya Mika) pergi ke kantor abi.
Katanya beliau menyuruh aku untuk segera menikahi Mika secepatnya.Tapi abi,hanya tersenyum simpul mendengar pernyataan Om Hery,karena beliau merasa itu semua tidak benar.Abi berbalik bertanya pada Om Hery,"Apa kau sudah menanyakan pada anakmu Hery tentang kejadian yang sebenarnya? "
"Memang aku tidak menanyakan kepastiannya,tapi dia bilang kalau Zaky yang membawanya ke rumah sakit." jawabnya
"Itulah Hery dari dulu kau tidak pernah berubah selalu mengambil keputusan dengan gegabah ,tapi aku mengenal siapa anakku,sebaiknya kau pergi dari sini, urus anakmu itu!" balas Abiku
Karena merasa malu Om Hery pergi dari kantor Abi tanpa pamitan.
Mendengar cerita abi aku merasa bahwa Abi benar-benar hebat,padahal selama ini aku lebih dekat sama Umi dari pada Abi,ternyata beliau lebih mengerti aku.
Aku pun memeluk abi.
"Maafkan Zaky Bi." kataku.
Abi membalas pelukanku.
***POV Dyra
Pagi itu aku menghilangkan rasa stres,karena memikirkan sesuatu yang tidak jelas menurutku.Aku pergi joging dengan teman-temanku di sekitar perumahan.
Saat lelah berlari, akhirnya kami istirahat sambil minum air yang kami bawa dari rumah masing-masing. Disaat sedang asyik mengobrol, tiba-tiba ada seseorang mendekatiku,dan dia adalah Zaky. Aku meninggalkan teman-temanku dan mengikutinya.Kami duduk di bawah pohon beringin,aku bertanya padanya kenapa dia kesini.Ternyata dia menjawab kalau dia minta maaf atas kejadian waktu di rumah sakit, dan mengenai Mika ,memang benar dia hamil,tapi itu bukan perbuatannya,melainkan dengan kekasihnya.
"Ah akhirnya rasa penasaranku pun hilang seketika."
Kami pun berbaikan seperti biasanya, dan kejadian waktu aku hampir jatuh itu membuat
aku sulit melupakannya.
__ADS_1
Pada saat dia mau pulang, tiba-tiba teman-temanku berlarian ke arahku ,mereka berkenalan dengan Zaky tanpa rasa malu sedikitpun.Zaky hanya tersenyum melihat tingkah mereka.
"Memang mereka siapa?" tanyanya
"Teman-temanku rumahnya ya di sekitar perumahan."
"Oh,pantesan kalau teman sekolah tapi aku gak ada kenal."
"Ya mereka ada yang sudah kuliah,ada yang masih SMP,ya ada juga dari SMA kita." jawabku.
"Makasih ya mau maafin aku."
"Ya udah sana ,gak usah pegang- pegang tangan, kayaknya mereka iri deh sama kita."
"Sampai jumpa besok, cantik?"
Kami saling melambaikan tangan.
"Eh ganteng banget sih pacar loe!"
"Pantesan dideketin Reno gak mau."
"Sudahlah ayo pulang!" ajakku.
***
"Dari mana Kak?" kata Dika
"Joging."
"Kok tumben,janjian ya, siapa tadi Kak, kok peluk-pelukan?"
"Siapa yang pelukan,itu tadi kakak mau jatuh jadi ditolongin gitu."
"Oh...ditolongin?"
__ADS_1
"Ih Kamu sana mandi, bau !"
"Kakak, kakak, anak mana Kak, kok aku gak pernah lihat ya?"
"Sudahlah sotoy,shut...ada ayah!"
Dyra berlari menuju ke kamar mandi untuk cuci tangan dan kaki.
***
"Dari mana Kyk?" tanya kakaknya
"Eh Kak Zahra,kapan datang Kak, mana oleh-olehnya?"
"Ditanya kok malah nanya!"
"Dari joging Kak?"
"Mana ada joging bawa sepeda motor, pake helm lagi, pasti jauh kan?"
"Iya janjian sama teman sekolah."
"Kyk baru pulang?"
"Iya Mi,mana oleh-olehnya Kak Zahra Mi?"
"Tuh liat aja sendiri!"
"Wah,makasih ya Kak?"
"Oh ya kalau dibawa ke sekolah gak papa kan?"
"Terserah Kamu, tapi Abi ambilkan dulu!"
"Ok!"
__ADS_1
Setelah mengambilkan buah-buahan buat Abinya Zaky lalu memasukkan sebagian buah tersebut ke dalam kresek,dan di taruh deket tas sekolahnya.