
"Aku pikir dia akan menjawab tidak atau apalah,ternyata dia malah membuatku kesal ."gumam Dyra
Malam itu ia tidak ada selera makan, meskipun siangnya sudah makan bakso.
Entah kenapa seharian ini ia dibuat kesal oleh tingkah kekasihnya itu, padahal sudah beberapa hari mereka tidak tegur sapa karena sibuk dengan tugasnya untuk menyambut acara kemerdekaan RI.
" Wah kalau begini terus aku sia-sia latihan beberapa hari ini. "katanya
Entah muncul dari mana pikirannya yang jernih itu. Tanpa basa-basi ia langsung lari ke dapur untuk mengisi perutnya yang sudah lama keroncongan.Tepat jam sepuluh malam, ia berada di dapur menikmati lezatnya masakan bundanya.
" Alhamdulillah, dasar Zaky bikin orang stress!"gerutunya
Setelah mencuci piring, ia segera ke kamar mandi untuk wudhu, selesai sholat isya, ia memutuskan untuk segera tidur.
***
"Dydy, kenapa dia membuat aku kesal sama seperti Bimo!" Gumam Zaky
"Kenapa aku jadi tidak semangat ya, padahal sebentar lagi gladi bersih?"katanya lagi
" Aku tidak boleh seperti ini, aku harus semangat, urusan cinta ntar aja! "katanya memberi semangat pada dirinya sendiri.
****Disekolah
" Anak-anak, kalian harus jaga kesehatan,istirahat yang cukup, minum vitamin,jangan makan sembarangan agar suara kalian tidak hilang waktu hari H,ok?"
"Baik Bu!" jawab mereka bersamaan.
"Latihan hari ini cukup, besok sabtu sore gladi bersih."
"Siap Bu, Ok Bu, ya Bu!" jawab mereka kompak.
***
Kelompok Paskibra pun demikian,usai memberi semangat dan nasihat pada anak-anak, Pak Nardi memberitahukan kalau gladi bersih akan dilaksanakan pada hari minggu pagi.
"Siap Pak!!!" jawab mereka kompak
***Dikantin
"Kak Zaky, hari minggu aku ikut ya, takutnya nanti gak ada angkutan, biasanya kan jam-jaman?" kata Nisa mencari kesempatan .
"Lihat nanti ya?"
"Kok gitu sih?"
"Ya biasanya motorku dipinjem kakakku?" (alasan)
"Oh,minta no Hpnya dong Kak?"
"Wah, aku lupa minta aja ke Andre atau Bimo, mereka selalu bawa Hp."
"Ya dah?"
"Gagal lagi, gagal lagi, sulit banget dideketin." batin Nisa
__ADS_1
Kali ini Dyra benar-benar fokus untuk menyiapkan dirinya mengikuti kegiatan besar tersebut.Begitupun dengan Zaky, dia harus menjaga tubuhnya agar tetap fit .
Setelah mendapatkan nomer Hpnya,Nisa langsung mengirim pesan singkat.
Zaky sampai di rumahnya, kemudian ia mengecek ponselnya, benar saja ada pesan
masuk, ternyata dari Nisa, Zaky langsung menaruhnya kembali. Tiba-tiba saja ponselnya berdering,ternyata Nisa sedang melakukan panggilan video call. Zaky membiarkan ponselnya berdering,malah ia memasukkannya ke dalam tasnya.
"Ah kok gak diangkat sih,bukannya dia sudah sampai ya?" gerutu Nisa
Karena merasa kesal dia pun pergi menonton tv.
Dyra tidak ingin mengingat pertengakarannya dengan Zaky, karena sebenarnya ia sendiri yang memulainya.Andai saja waktu itu dia tidak membahas hal tersebut pasti kejadiannya tidak akan seperti ini. Untuk itu sekarang ini ia ingin menenangkan diri terlebih dulu."Ah sudahlah besok aku mau gladi bersih, semoga semuanya berjalan lancar.
***Sabtu Sore
Hampir dua jam mereka menyanyikan beberapa lagu ,mulai dari lagu wajib hingga lagu daerah.Latihan hari ini sangat lancar,anak-anak bersemangat semuanya.Sekarang mereka sudah pulang.
"Eh pada mau kemana nih? tanya salah satu dari mereka.
" Malam mingguan dong? "jawab beberapa anak
" Wita, tunggu! "panggil Dyra
"Ayo mau bareng gak?" tanya Wita
Saat berjalan menuju pintu gerbang, mereka melihat Zaky sedang duduk di atas motornya dan berhenti tepat di depan sekolah.Zaky tersenyum melihat Dyra sudah keluar, sementara Dyra tidak membalas senyumnya.
"Apa Kalian janjian ya?" tanya Wita
Pada waktu Dyra mau naik ke motornya Wita, Zaky memanggilnya.
"Dy,aku kesini nungguin Kamu loh,kok malah dicuekin sih!"
Dyra masih bingung.
"Sudah sana, cepetan Dy ,kayak anak baru pacaran aja!"suruh Wita
Kemudian Zaky menghampiri Dyra yang masih tidak percaya kalau kekasihnya itu menjemputnya.Zaky merangkul pundaknya,Dyra tetap saja tidak meresponnya.Mereka pun berboncengan,untuk mencari perhatian,Zaky pun memutar arah jalan sehingga Dyra kebingungan dibuatnya.Akhirnya ia pun bertanya.
"Kita mau kemana?"
"Terserah aku!"
"Aku mau pulang!"
"Ya tunggu sebentar!"
Akhirnya Zaky berhenti di rumahnya Bimo, kebetulan sekali dia sedang bermain bola didepan rumahnya.
"Eh kalian dari mana, ayo masuk!" katanya
"Sengaja mau ke rumahmu." jawab Zaky santai
Mereka duduk di teras rumahnya Bimo.
__ADS_1
"Ayo masuk sajalah !"
"Disini aja!" jawab Zaky
"Kalian mau jalan-jalan?"
"Enggak,,!" bersamaan
"Kalian kenapa sih, kalau berantem jangan disini!"
"Siapa yang mau berantem?" balas Dyra
"Ayolah kalau ada masalah selesaikan dulu !"
"Ya masalahnya ada di Kamu! Ya ini semua gara-gara Kamu!" jawab Zaky dan Dyra bersamaan.
"Kok Aku?"
"Kenapa Kamu ngasih saran seperti itu pada Zaky? Apa maksudnya?" tanya Dyra
"Haduh,payah,itu kan saran yang bagus!"
jawabnya tanpa merasa bersalah
"Sudahlah aku minta maaf Dy,lagian Kamu juga kenapa harus tanya seperti kemarin?"
"Ya sorry deh aku juga males denger gosip itu?"
"Aku juga gak ada hubungan apa-apa sama dia,Kamu ngerti kan?" (mengusap rambut Dyra)
"Baiklah aku percaya sama Kamu, lagian kita jangan sampai gak fokus cuma gara-gara masalah sepele!"
"Fokus?" tanya Bimo
"Ya maksudnya kita semua harus tetap fokus untuk menyiapkan moment bersejarah itu, ya kan?"
"Oh...!Ya benar, setelah acara selesai kalian boleh deh mau ngapain, berantem kek,putus kek,terserah!"
"Apa?" Zaky dan Dyra melotot ke arah Bimo
"Ya ,ya,ya,tenang ,bukan begitu maksudnya."
"Ayo pulang!" ajak Dyra
"Eh minum dulu!"
"Gak usah!!" kata mereka bersamaan meninggalkan Bimo.
"Dasar nyebelin!" gerutu Dyra
"Apa kita mau jalan aja ntar lagi?"
"Gak usahlah,besok Kamu harus kesini lagi kan?"
"Ya udah besok aja ya!"
__ADS_1
Setelah mengantarkan Dyra pulang Zaky pun segera pulang dengan perasaan tenang.