
Setelah menjawab salam dari teman-temannya, Dyra menutup pintu rumahnya.
Dyra kembali lagi ke kamarnya. Ia lalu mengambil ponselnya yang ada di atas meja rias.Dyra melihat foto-foto saat bersama Zaky beberapa hari yang lalu.
"Ah rasanya pengen cepet sekolah." gumam Dyra,setelah agak lama melihat foto di ponselnya akhirnya Dyra tertidur sambil memegang ponselnya tersebut.Tiba-tiba bundanya masuk ke kamarnya dan mengambil ponsel tersebut lalu meletakkannya di meja. Kemudian bundanya menutup pintu kamarnya, lalu pergi ke dapur untuk memasak buat nanti malam. Hampir jam 2 siang akhirnya acara masak-memasak pun selesai. Bu Risa lalu membangunkan Dyra agar segera sholat dhuhur. Dyra segera bangun lalu ke kamar mandi mengambil air wudhu kemudian sholat dhuhur. Karena merasa bosan berada di kamar, Dyra membersihkan rumah seperti biasa. Bu Risa yang mengetahui hal itu lalu melarangnya.Meskipun dilarang Dyra tetap saja melanjutkan pekerjaannya sampai selesai mereka. Sore hari ayahnya pulang kerja dan membawa oleh-oleh.
"Apaan tuh Yah?" tanya Dyra
"Buka sendiri Sayang?" jawabnya lalu memberikan bungkusan tersebut.
Dyra membukanya ternyata isinya adalah martabak telur.Dika yang baru pulang dari main bola, melihat kakaknya membawa sesuatu langsung bertanya.
"Apa ini Kak?"katanya
" Martabak telor!"jawabnya
Mendengar jawaban dari kakaknya Dika langsung cuci tangan lalu duduk di kursi dekat meja makan. Dyra pun menaruh makanan tersebut di piring. Mereka pun memakannya tanpa menunggu ayah dan bundanya.Setelah mandi dan sholat ashar, ayahnya pun keluar.
"Wah,martabaknya ayah mana nih?"
"Dihabisin kakak Yah!" jawab Dika
"Enak aja! Kakak cuma makan 2 potong!"
sahut Dyra
"Ya sudah gak apa?" kata ayahnya
"Apanya yang habis Yah? "tanya bundanya
" Oh,martabak Bun."jawabnya
"Kok bunda gak dikasih Yah?"tanya bundanya cemberut.
" Iya besok ayah belikan lagi?"jawab ayahnya
"Emang beneran dah habis Dek?" tanya Dyra
__ADS_1
gak percaya.
"Ada kok Bun,di dapur?" jawab Dika tanpa rasa bersalah.
"Loh katanya habis?" tanya ayahnya
"Gak kok Yah, cuma bohongin kak Dydy aja!"
jawabnya
"Awas Kamu ya!" melempar bantal sofa ke arah Dika.
"Sudah-sudah ,mandi dulu Dika!" perintah bundanya.
Akhirnya Dika pun mandi, setelah itu sholat ashar, lalu seperti biasa dia menunggu adzan maghrib baru berangkat ke TPQ .
Sementara Dyra berada di kamarnya ia menata buku buat pelajaran besok pagi.
Selesai sholat maghrib Dyra langsung belajar, lalu setelah ayahnya datang ia makan malam bersama.
Usai makan malam, Dyra kembali ke kamarnya untuk belajar lagi, tiba-tiba saja Hpnya berbunyi.
"Assalamualaikum cantik?" (Zaky)
"Waalaikumsalam jelek?" (Dyra)
"Beneran jelek?" (Zaky)
"Iya!" (Dyra tertawa)
Tiba-tiba ponselnya dimatikan oleh Zaky. Ternyata ia langsung mengganti dg panggilan video call,sontak membcuat Dyra kaget bercampur senang.
"Kok video call?" (Dyra)
"Pengen liat my darlingku!" (Zaky)
"Belum tidur Zak?" (Dyra)
__ADS_1
"Tau nih gak bisa tidur kepikiran Kamu!" (Zaky)
"Ah mulai deh gombalnya!" (Dyra)
"Beneran emang kamu gak kangen apa?" (Zaky)
"Iya juga sih,tapi besok aku mau sekolah kok." (Dyra)
"Jangan dulu kalau masih sakit!" (Zaky)
"Udah sembuh kok,kan ada kamu obatnya?" (Dyra)
" Pintar gombal sekarang ya?"(Zaky)
"Siapa dulu gurunya?" (Dyra)
"Emang siapa? "(Zaky)
"Cintaku yang bermulut manis." (Dyra)
"Pernah ngerasain ya!" (Zaky)
"Ih,maksudnya kamu pinter ngomong?" (Dyra)
"Ya udah jangan marah gitu dong, ntar jelek?" (Zaky)
"Biarin!" (Dyra)
"Udah dulu ya sayang, aku mau makan nih,jadi laper!" (Zaky)
"Masih belum makan?" (Dyra)
"Ya tadi gak selera,tapi setelah liat kamu selera makanku gak tertahankan nih!" (Zaky tertawa)
"Itu karena sudah lama jadi tambah laper perutnya,ya sudah sana makan!" (Dyra)
"Assalamualaikum cantik?" (Zaky)
__ADS_1
"Waalaikumsalam cintaku?" (Dyra).