CLBK

CLBK
Mikaila


__ADS_3

"Dy, ada apa?"


"Gini Zak, aku minta maaf ya?"


"Ya tapi minta maaf kenapa?"


"Ehm ,gimana ya, aku sudah merusakkan jaketmu." kata Dyra (menundukkan kepala)


"Maksudnya?"


"Nih lihat sendiri!"kata Dyra (memberikan jaketnya pada Zaky)


" Apaan nih? "


"Kamu boleh kok marah sama aku, ok nanti aku gantiin deh?" Dyra merayu.


Zaky hanya diam ,dia sengaja membuat Dyra merasa bersalah.


"Zak Kamu kok diam aja sih!"


"Kamu harus gantiin, nanti malem ikut aku ke toko!"


"Ah tap,tapi,,


" Jangan banyak bicara aku yang bayar, Kamu tinggal ikut nemenin aku ke toko, ok!"


"Ehm baiklah!!"


Dyra merasa senang ternyata Zaky tidak marah sama sekali.


"Ternyata dia bisa membaca pikiranku,tau aja kalau aku gak punya uang buat beli jaketnya."


kata Dyra dalam hatinya.


***


Zaky POV


"Dydy, Kamu benar-benar lucu,masak cuma gara-gara jaket sebegitu takutnya,bagiku itu tidak masalah, yang penting kamu tetap mencintaiku."gumamku.


" Dy,hari ini aku gak bisa antar kamu pulang,


tapi nanti ketika aku datang harus sudah siap ya? "kataku


Dyra hanya menganggukkan kepalanya, dengan tatapan sedih.


Akhirnya mereka pun pulang ke rumahnya masing-masing.


" Yes,akhirnya bisa jalan bareng lagi. "kataku.


***


" Zaky, Zaky, terimakasih ya kamu gak marah sama aku. "kata Dyra dalam hatinya

__ADS_1


" Mendingan aku siap-siap dulu ah,pake baju apa ya? "gumam Dyra


Karena bingung memilih baju Dyra sampai lupa makan.


" Dydy, sayang? Kamu sedang apa kok dari tadi didalam kamar, bunda kira kamu tidur, ternyata kamu beres- beres kamar ya?"


"Eh,iya Bun, ini aku bingung??"


"Kenapa Sayang? Kok bajunya dikeluarin semuanya?"


"Gini Bun,nanti Dydy mau keluar, bantuin pilihin baju dong Bun?"


"Hem pasti mau kencan ya, pake baju apa saja Sayang, yang penting sopan,dan kamu nyaman makainya!"


"Baiklah makasih ya Bun?"


***


Malam hari.


Dyra menunggu kedatangan Zaky, sambil menonton tv.


"Assalamualaikum?"


"Waalaikumsalam?" jawab Dyra


Mereka berdua pamitan pada bundanya lalu berangkat ke toko.Sampai di toko, mereka langsung menuju ke tempat jaket, Dyra sedang asyik memilah -milah jaket cewek,lalu dipaskan dibadannya tanpa menghiraukan Zaky. Sementara Zaky mencari jaket cowok yang sesuai dengannya,akhirnya tertuju pada jaket kulit yang sedang dipajang disebuah manekin.Ia pun meminta pada pelayan toko untuk mengambilnya,lalu ia mencobanya.


"Tunggu sebentar masih ada lagi!" katanya lalu menemui Dyra yang sedang kebingngungan memilih jaket.


"Ini bagus Dy!" katanya


"Eh Kamu sudah selesai membeli jaket? Maaf ya aku gak ikut milihin."


"Sudah, Kamu suka gak yang ini?"


Dyra setuju dengan jaket pilihan Zaky.


"Ini sekalian dibungkus ya?"


"Baiklah, apa masih ada lagi?"


Zaky menoleh ke arah Dyra, seolah - olah menanyakan apakah masih ada yang mau dibelinya, Dyra hanya geleng-geleng kepala.


"Cukup itu saja Mbak!"


Mereka lalu pergi ke kasir.


**


Didalam Mobil


"Kita ke cafe dulu ya?"

__ADS_1


"Boleh!"


"Kamu senang gak?"


"Oh iya, makasih ya jaketnya!"


"Enak aja kan hukumannya belum selesai!"


"Hah,apalagi ,bukannya tadi dia sudah tidak mempermasalahkan hal itu, ah biarin aja,yang penting aku dapet jaket."


katanya dalam hati.


"Ayo turun!"


Zaky membukakan pintu untuk Dyra.


Mereka kemudian memesan makanan dan minuman.


"Oh ya aku ke toilet dulu ya, mau ikut gak?"


kata Dyra


"Sana cepet, resek!"balas Zaky


Dyra ke toilet sambi menahan gelak tawa.


" Zaky,,? "


"Mika?"


"Zak, Kamu harus tolong aku pliis?"


"Iya tapi kenapa? Kamu kok pucat gitu?"


"Ayo Zak, aku sakit perut, antarkan aku ke rumah sakit, pliss?"menarik -narik tangan Zaky.Tiba-tiba dia pingsan.


Zaky pun minta tolong pada waiters untuk membantunya,lalu Zaky menelpon taksi agar mengantarkan ke rumah sakit, sementara ia masih menunggu Dyra.


" Mbak pesanannya dibungkus saja ya! "


"Zak, Kamu kenapa kok panik gitu?"


"Oh kita ke rumah sakit dulu, nanti aku jelasin!"


Selesai membayar,Zaky memberikan bungkusan tersebut pada Dyra, lalu berangkat ke rumah sakit.


***


"Maaf Dok,kenapa dengan teman saya?"


Setelah masuk ke ruangan dokter,ia lalu ke ruangan tempat Mika dirawat.


Dyra hanya diam ,ia tidak ikut masuk, karena ia masih tidak mengerti apa yang terjadi.

__ADS_1


__ADS_2