
Ariel pun menyuruh Arcid, Eva dan Afdhal pun untuk berkumpul di depan gudang yang tak terpakai di dekat markas besar.
Lama Arcid, Eva dan Afdhal menunggu kedatangan Ariel yang sudah satu jam belum juga datang. "Kamu yakin kita suruh menunggu di sini?" tanya Eva mulai bosan karna, tak ada yang bisa mereka lakukan di sekitar gudang hanya beberapa hantu saja yang hilir mudik tak mempunyai kekuatan sama sekali.
"Yah, menurut Komandan Ariel kita harus menunggu di sini!" seru Arcid berusaha tetap tenang walau sebenarnya ia juga kesal menunggu tanpa ada kejelasan.
Sedangkan untuk Afdhal sendiri tak peduli karna, ia sedang asik memainkan game online dari ponselnya.
Beberapa saat kemudian Ariel pun datang bersama seseorang berkulit hitam pekat sampai tak terlihat wajahnya sama sekali.
Semua memperhatikan kaki-laki itu. Rasanya baru kali ini mereka bertemu dengan laki-laki ini.
"Apakah mereka?" tanyanya pada Ariel.
Ariel pun mengangguk. "Untuk melatih kemampuan kalian saya sudah membawa juru kunci dari air terjun pelangi," ucap Ariel.
Ketiganya mengerutkan keningnya. Mereka tak tau kalau air terjun pelangi itu benar-benar ada.
"Sekarang kita harus berangkat sekarang. Kalau kalian berhasil menyelesaikan tantangan dari juru kunci Air terjun pelangi bisa dipastikan kemampuan kalian akan lebih kuat dari dari Bintang dan Zazah," tutur Ariel serius.
Arcid, Eva dan Afdhal berpikir dengan pikiran masing-masing meragukan tentang air terjun pelangi yang dimaksud Ariel. Namun, melihat wajah Ariel yang serius rasanya mereka pun harus percaya walau ragu. Ketiganya belum pernah melihat air terjun pelangi seperti apa?
__ADS_1
Tanpa pikir panjang ketiganya pun mengikuti Ariel dan Faruk Laki-laki dengan kulit hitam pekat itu.
Tak butuh yang lama untuk sampai ke perbatasan Negara Bunga dan Negara Buah. Di hutan hujan Yiyina terdapat satu suku yang mendiami hutan itu. Suku itu, bernama Suku Yina dengan Faruk sebagai kepala sukunya.
Suku Tiba begitu modern dengan segala fasilitas yang ada. Suka memadupadankan tradisi dan modern menjadi satu. Walaupun hidup di pedalaman mereka tak buta huruf bahkan mereka lebih pintar dari orang-orangnya. Kemampuan supranatural mereka pun sudah tak bisa diragukan lagi di Planet Twis ini. Seluruh penduduk dari Suku Yina berkulit hitam pekat.
Mereka juga terbuka untuk umum sebagai satu-satunya Suku yang masih bertahan di era globalisasi ini. Suku ini ada dan tetap menjaga tradisi leluhur mereka.
Sampai di perkampungan Yiyina Eva, Arcid dan Afdhal begitu terpukau. Mereka begitu ramah pada orang luar. Mereka juga sudah merubah tradisi Suku untuk memperbolehkan mereka menikah dengan manusia dari negara bagian lain.
Suku Tiba masuk ke dalam Negara Bunga sedangkan air terjun pelangi masuk negara buah. Karna, lokasinya berada di tengah-tengah kedalaman hutan yang menjadi batas antar dua negara.
Dari dulu negara bunga dan negara buah selalu rukun dan tak pernah berselisih untuk mendapatkan hutan hujan Yiyina. Kedua negara ini pun kompak menjaga hutan hujan ini tetap asri sebagai paru-paru dunia planet Twis.
Setiap air dari satu warna dari air terjun pelangi memiliki kemampuan yang berbeda saat turun dari atas tebing. Namun, saat mencapai dasar air itu akan berwarna biru seperti warna dasar air.
Keunikan dari air terjun pelangi ini pula yang banyak diincar oleh mahluk jahat untuk memiliki kekuatan ini. Namun, lagi-lagi hanya ketulusan hati saja bisa masuk ke air terjun pelangi. Sekuat apa pun mahluk itu bila tak bisa tulus tak akan pernah bisa masuk.
Sebelum masuk air terjun pelangi. Arcid, Eva dan Afdhal harus mengganti pakaian terlebih dahulu pakaian tradisional Suku Yina.
Pakaian yang berbahan dasar dari dedaunan yang tak boleh memakai pakaian dalam sama sekali. Untuk laki-laki mereka hanya menutupi bagian kemaluannya mereka dengan daun dari pinggang sampai lutut. Sedangkan untuk Eva harus di pisah dengan Arcid dan Afdhal.
__ADS_1
Eva memakai pakaian yang menutupi bagian atas dan bawah. Untuk Eva akan dilatih oleh Rasmi istri dari Faruk.
Eva akan masuk ke dalam gua dengan jalan yang berbeda dari Afdhal dan Arcid. Eva dibawa ke dalam gua pelangi yang di akhiri oleh air pelangi dari air terjun pelangi.
Pertama Eva, harus mengusir ular yang sedang tertidur di dalam tanpa harus membangunnya. Eva pun mengerutkan keningnya. Ular itu begitu besar yang pertama kali Eva lihat.
Rasmi hanya duduk di samping pintu gua sambil bersila bersemedi di sana. Eva harus memikirkan cara sendiri tanpa bantuan dari Rasmi. Waktu Eva hanya tiga jam untuk mengusir ular besar itu.
Eva memutar otaknyanya mengusir ular besar tanpa membangunkanya. "Bagaimana caranya?" pikir Eva dalam hati merasa bingung namun, harus segera menyelesaikan tantangan itu dalam waktu tiga jam.
Eva tak bisa ceroboh dalam bertindak. Bisa-bisa Eva yang menjadi makan siang dari ular besar itu. Eva boleh menggunakan cara apa saja asalkan tak membangunkan ular itu. Perlahan Eva mendekati ular itu yang sedang tertidur pulas.
Eva pun berpikir keras perlahan Eva menyentuh kulit ular itu. Eva pun mengerutkan keningnya. Ini bukan ular melainkan daun yang berwarna hitam yang mirip ular besar. Eva pun menghantam ular palsu itu, sampai berguguran tak tersisa.
Rasmi pun bertepuk tangan. Eva dengan cepat bisa mengetahui kalau ular itu hanya daun yang mirip dengan ular yang sedang tidur. Satu tantangan pun berhasil. Setelah itu, Eva harus bersemedi di bawah lingkaran tadi tempat daun yang berbentuk ular tadi.
Sedangkan Arcid dan Afdhal harus menghadapi ular beneran yang keluar gua yang air terjun yang berwarna merah. Ular itu mengeluarkan api yang membakar apa saja yang dihadapan mereka.
Tugas Arcid dan Afdhal harus membuat ular itu berhenti mengeluarkan api dalam mulutnya tanpa harus melukai ular itu. Terserah bagaimana caranya.
Faruk dan Ariel bersemedi di dekat danau air terjun itu turun untuk menjaga Afdhal dan Arcid. Setiap mahluk hidup yang datang ke air terjun pelangi selalu memiliki tantangan yang berbeda setiap tahunnya. Tahun ini bagian Arcid, Eva dan Afdhal. Sedangkan Bintang dan Zazah tak perlu ke air terjun pelangi karna keduanya sudah memiliki bunga kehidupan dari suku Zayn lebih kuat dari bangsa mana pun namun, untuk saat ini keduanya masih beradaptasi kembali dengan kekuatan yang baru saja bangkit dalam tubuh Zazah dan Bintang.
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa like dan komennya untuk meninggalkan jejak kalian. Dan mampir juga ke karya Author yang lain. Terima Kasih.