
❤Selamat membaca
Setelah 2 jam membereskan kontrakan barunya akhirnya selesai juga,rahma memutuskan untuk mandi setelah itu mencari pekerjaan.
Rahma sedang berjalan-jalan di pasar dan tanpa sengaja dia melihat seorang ibu-ibu yang keberatan membawa barang
***
"Assalamualaikum bu,apakah saya boleh membantu membawa barangnya,saya lihat ibu sedikit kesusahan membawanya."ujar Rahma menawarkan.
"Wa'alaikumsalam,iyah boleh nak, bantu ibu bawa barang ini ke lapak jualan ibu yah"
"Iyah buk."
***
Setelah 10 menit berjalan akhirnya sampai juga di tempat jualan si ibu,
***
"Terimah kasih nak karna sudah mau membantu ibu membawakan barang-barang, oh iyah ini ada sedikit upah untuk kamu."
"Sama-sama, tidak perlu bu simpan saja uangnya untuk modal ibu lagi saya ikhlas membantu ibu."ujar Rahma tersenyum
"Masyaa allah kamu baik sekali nak,disini jarang ada anak seperti kamu,oh iyah nama kamu siapa dan mau kemana?."
"Saya Rahma buk,saya sedang mencari pekerjaan."
"Yasudah kalo kamu mau,kamu bisa bekerja di disini,tugas kamu cuma melayani orang yang membeli ayam."
"Alhamdulillah,terimah kasih buk."
"Yasudah kamu bisa langsung bekerja,ibu ada urusan sebentar."
"Baik bu."ujar Rahma tersenyum
***
Skipp dirumah Devan
__ADS_1
Ayah dan anak itu sedang berbicara mengenai bunda baru, devan mengajak rendy jalan-jalan besok untuk mencari bunda baru,
Keesokan Harinya
Devan dan Rendy sudah berada di pasar,
***
"Pulang dari sini sepertinya ayah harus mandi dengan bunga tujuh rupa."ujar Devan sambil menutup hidungnya,rasanya Devan mau muntah karna tidak tahan dengan bau pasar.
"Ayah, bunda imut dan cantik ada dimana?tanya Rendy dengan polosnya, Devan terus menatap pedagang ikan yang bibirnya dipolesi lipstik merah merona.
"Lihatlah, ayah yakin bibirnya pasti dipolesi cabe,makanya bisa merah seperti itu."ucap devan. Rendy mengikuti arah pandang sang ayah,bahkan dirinya tidak mengerti apa yang sedang ayahnya bicarakan.
"Ayah ayo,dimana tempat orang penjual bunda yang imut dan cantik."ucap Rendy sambil menarik tangan Devan.
"Iyah ada disana,Devan menunjuk asal."
"Ayah disana,ucap Rendy girang, tangan kecilnya menunjuk perempuan penjual ayam yang sedang sibuk memotong ayam."Devan belum ****** melihat perempuan yang ditunjuk Rendy akhirnya Devan pasrah mengikuti langkah anaknya.
"Hallo tuan,selamat datang,mau beli ayam berapa kilo,dijamin ayam nya bagus dan masih fresh."ucap Rahma tanpa melihat wajah orang yang dia tawar
"Kauuu.......
"akhirnya kita bertemu lagi nona,"ucap devan tersenyum miring.
***
Perempuan itu tak lain adalah Rahma,yang kemarin tidak sengaja menabrak Devan
"Aduh,kenapa harus dia lagi sih."batin Rahma
"Eh,maaf anda siapa yah?."ucap Rahma pura-pura tidak kenal
"Kau pura-pura lupa atau bagaimana?aku Devan yang kau tabrak kemarin dan sekarang aku mau minta tangung jawab karna kau sudah mengotori baju mahalku."
"Ta tapi....saya tidak punya uang tuan."ucap Rahma sambil menunduk
***
__ADS_1
Rendy hanya menyimak pembicaraan ayahnya dan perempuan itu,
***
"Ayah, Rendy mau beli bunda ini bibirnya tipis dan tidak merona seperti perempuan tadi,wajahnya imut dan cantik Rendy suka."ucap Rendy antusias
"Wah,anak tuan ini sangat pintar menilai saya,tentu saja tante ini imut dan cantik sayang,"ucap Rahma
"Ayah,akhirnya kita ketemu sama bunda yang seperti Rendy inginkan."ucap Rendy berbinar menatap Devan yang hanya bisa membeo ditempat
Devan menatap intens perempuan yang ada didepanya tersebut,
"Ayah ayo kita beli bunda ini,"ucap Rendy dengan polosnya
"Ayah tidak suka dia,bahkan wajahnya lebih mirip dengan induk ikan buntal."tolak Devan
"Ayah,tapi Rendy mau bunda itu!Rendy merengek manja,sedangkan Devan sudah kalang kabut,sedangkan perempuan itu sedang tersenyum manis
"Lihatlah, Rendy bahkan dia kelihatan lebih jelek ketika tersenyum, ayo kita pulang, nanti ayah carikan bunda yang aduhai di tempat lain."
"Ayah,tapi rendy mau bunda itu."pinta Rendy
"Tidak sayang,jangan jatuhkan harga diri ayahmu dengan membeli induk ikan buntal seperti dia,Rahma hanya berdengus kesal ketika dirinya dikatakan mirip induk ikan buntal.
"Hey tuan,jaga mulutmu, dasar pria sombong ." Makinya
"Rendy, ayo kita pulang nanti kita cari di mall saja disana pasti banyak wanita-wanita yang cantik dan imut dibandingkan dia."
"Rendy tidak mau pulang sebelum ayah membeli bunda ini."ucap Rendy sambil mendekati Rahma
Devan akhirnya pasrah,dan menuruti keinginan sang anak
"Yasudah,sebagai ganti rugi karna kau sudah mengotori baju mahalku maka kau harus mau bekerja dirumah ku."
"Ta tapiii tuan."
"Tidak ada penolakan,jika kau tidak mau maka ganti rugi sekarang."
"Hm baiklah tuan."ucap Rahma tersenyum kecut.
__ADS_1
#jangan lupa tingalkan jejak