
Selamat membaca❤
Devan mengelengkan kepala nya kuat kala mengingat ucapan ibunya tadi. Tidak boleh. Celana berharga Devan tidak boleh lecet sedikitpun,! sudah cukup dirinya kehilangan vidio empat mata tidaknya malam ini hanya karena gadis bernama Rahma itu, Devan tidak mau jika sampai celana andalanya harus dibakar.
Perlu kalian ingat kembali wahai manusia miskin! boxer andalan milik Devan itu adalah unlimited edision seplanet bumi ini!bahkan wangi ****** di celana itu tidak boleh hilang jadi Devan harus benar-benar menemukan si induk ikan buntal itu dan membawanya pulang sebelum celana dibakar oleh ibu dan anaknya.
Lama berkeliling kini Devan benar-benar merasakan lelah.melihat taman kota yang ramai Devan menepikan mobil mewahnya guna berolahraga otak dulu sejenak berpikir waras dimana bisa dirinya menemukan gadis jorok itu.
Devan membuang nafasnya panjang "Jika aku menemukan gadis itu maka aku akan mengadakan syukuran dirumahku,"ucap Devan.
"Atas dasar celana andalan,"sambungnya.
"Dimana dirimu wahai induk ikan buntal,kumohon berhentilah merepotkan ku. bisakah kau sendiri saja datang ke hadapanku?"lirih Devan mengusap pelipisnya yang berkeringat.
Tok! Tok! Tok!
Devan yang mendengar jendela mobilnya diketuk langsung menurunkan kaca jendelanya.
"Tuan mau membeli bunga mawar merah, semerah darah haid ini tidak?dijamin segar dan wangi!"
__ADS_1
Devan menoleh dan.....
"kau!"
"Gruchh.....!Waahh induk ikan buntal ternyata doa seorang duda tampan, baik hati dan suka menabung ini telah dijabah," seru Devan berbinar.
Ya,dia adalah Rahma. demi dewa wisnu brahma kumbara entah dosa apa yang telah ia perbuat sehingga dirinya harus bertemu dengan duda nyebelin seperti Devan.
"Heu tunggu, bergerak selangkah lagi maka kau akan kubuat klimaks lima kali, induk ikan buntal!" bentak Devan ketika melihat Rahma akan pergi. Rahma kembali berbalik dan menatap Devan geram.
"kau yakin bisa melakukan nya?kau pikir rawa-rawa berlumpur milikku mudah kau masuki begitu saja?Hiili, tidak semudah itu, Furgoso!" jawab Rahma. Devan mendelik tajam.
"kau meragukan kemampuanku?"Tanya Devan.
"Kau...." Devan tak melanjutkan ucapanya
pria itu langsung keluar dari mobilnya dan mengendong dinda layaknya karung beras.
"Aaa....apa yang kau lakukan! lepaskan aku!"Teriak Rahma.
__ADS_1
"Uhhhh, sepatu jelekmu itu mengotori baju mahalku! induk ikan buntal," Ucap Devan sambil melepaskan flat shoes milik Rahma. bukan hanya itu Devan juga membuangnya hingga membuat hangsel hitam Rahma membulat sempurna.
"Kenapa kau membuang sepatuku, itu masih bagus!"bentak Rahma yang masih memberontak di pungung Devan.
"Besok ku ganti dengan bermerekan Gucci. sekalian jika mau akan kubeli beserta tokohnya. dan kau behentilah memberontak, aku tidak akan bahkan tidak sudi memperkosamu meskipun kau mau,"
jawab Rahma langsung berjalan memutari mobilnya dan memasukan Rahma.
"Duduk yang benar dan jangan sampai kau menyentuh barang-barang mahal milikku.
ucap Devan saat sudah memasuki mobilnya kembali. Rahma hanya bisa mengumpat dalam hati.
"Kenapa kau membawaku lagi bukankah kau sudah menyatakan bahwa aku tidak lolos dalam ajang pencarian bunda untuk Rendy?"
"Tentu saja dirimu tidak lolos,"Devan selalu tak kalah ngegas kala berbicara padanya.
Heran!!
"Dasar duda laknat," lirih Rahma mengumpat.
__ADS_1
"Mobilku ini seharga ginjalmu,"ucap Devan. Rahma menatap Devan jengah. apakah pria itu kembalu berniat pamer?.
#Jangan lupa tinggalkan jejak❤