
"Saya mau pulang kerumah sahabat saya nyonya. Mereka sudah menganggap saya sebagai keluarganya begitu juga dengan saya sudah menganggap mereka keluarga saya. Jadi saya mau minta izin pulang sebulan sekali apa boleh nyonya?" Penjelasan Anisa itu belum mendapat jawaban yang membuat Anisa sedikit ragu untuk pulang karena takut tidak diizinkan.
"Oh begitu baiklah kamu boleh pulang tapi hanya 3 hari saja ya. Setiap sebulan sekali kamu boleh pulang tapi jangan sampai lebih dari 3 hari, sudahlah cepat berkemas pekerjaan hari ini sudah selesai kan nanti biar pak supir antar kamu pulang ya." ucap nyonya yang akhirnya mengizinkan Anisa pulang dan memberi waktu 3 hari.
"Baik nyonya terimakasih. Kalau begitu Anisa mau siap siap dulu, permisi." dengan senangnya Anisa langsung siap siap dia tidak menelpon sahabatnya itu karena ingin membuat suprise.
(Akhirnya aku bisa pulang kalau aku pulang bisa healing healing sama Angel biar aku tidak stres aku juga butuh hiburan agar sedikit sedikit bisa menjadi tenang.)
Setelah bersiap Anisa pun berpamitan kepada bi Ratni nyonya dan tuan. Dan Anisa pun meminta pak supir mengantar nya karena nyonya tadi sudah bilang pak supir lah yang akan mengantar dia ke rumah sahabatnya itu.
Setelah beberapa lama Anisa pun sampai di depan rumah sahabatnya itu dia tak lupa untuk berterimakasih kepada pak supir karena sudah mengantar nya. Anisa pun berjalan menuju rumah belum sempat mengetok pintu tiba tiba...
"An aku sangat merindukan mu astaga kamu lama sekali pulangnya. Kamu diberi waktu berapa hari untuk tinggal dulu disini?" Angel yang sangat senang terus terusan berbicara sambil memeluk Anisa.
"Aku diberi waktu 3 hari jadi setiap sebulan sekali aku akan pulang dan libur 3 hari abis itu kerja lagi. Ayah dan ibu dimana aku ingin bertemu dengan mereka pasti mereka sangat senang bukan." Anisa menjawab pertanyaan Angel sekaligus menanyakan keberadaan Ayah dan ibu Angel.
"Ayah belum pulang mungkin pekerjaan nya lebih banyak dari biasanya kalau ibu lagi keluar katanya sih mau belanja ada stok bahan dapur yang sudah habis. Sudahlah ayo ke kamar simpan barang barang mu itu dan beristirahat lah sampai ayah dan ibu Pulang, apa kamu mau makan dulu masih ada makanan di kulkas kok." Angel dan Anisa berbicara sambil berjalan menuju kamar tidur Angel.
"Aku tidak lapar aku hanya ingin beristirahat sebentar saja. Oh iya kapan kita mau pergi bermain apa besok saja aku ingin puas bermain karena aku tidak punya banyak waktu lagi. Tapi kita mau main kemana ya?" Anisa sedang sibuk memikirkan kemana dia akan pergi bermain karena dia ingin bermain sepuas nya untuk menghilang penat nya.
"Boleh lah lagian besok weekend kan aku juga libur sekolah. Sudahlah nanti saja kita pikirkan ke mana kita mau pergi lagian masih banyak waktu siapa tau di mimpi nanti muncul rekomendasi tempat yang menyenangkan." Ucap Angel sambil merebahkan tubuhnya di atas kasur.
Malam pun tiba akhirnya ayah dan ibu pulang mereka belum tahu kalau Anisa sudah pulang karena Anisa atau pun Angel belum ada yang kasih tau bahwa Anisa akan pulang. Anisa yang tahu ayah dan ibu sudah pulang akhirnya dia berjalan menuju ruang keluarga karena ayah dan ibu sedang berada di ruang keluarga.
"Ayah ibu Anisa pulang." ucap Anisa sambil memeluk keduanya secara bergantian dan duduk di tengah tengah mereka.
"Sayang kamu pulang? Kenapa tidak mengabari ibu atau ayah dulu jadi kan bisa dijemput." ucap ibu yang terkejut ternyata Anisa sudah pulang.
"Tadi Anisa pulang diantar pak supir yang di tempat kerja Anisa bu lagi pula tuan dan nyonya Anisa baik banget sama Anisa bahkan semua yang bekerja disana pun sangat baik mereka sudah seperti keluarga Anisa lagi." ucap Anisa memberi tahu bahwa di tempat dia bekerja dia diperlakukan dengan baik.
__ADS_1
"Syukur lah memang nya kamu bekerja dimana ayah belum tau dimana anak ayah bekerja." tanya ayah.
"Anisa bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga Bimantara ayah apa ayah tau?"
"Benarkah kamu tidak berbohong kan? Keluarga Bimantara kan keluarga no 1 di asia bahkan perusahaan mereka pun dikenal sebagai perusahaan yang sangat berpengaruh di asia. Kamu beruntung bisa bekerja disana ya memang benar mereka sangat baik." ucap ayah yang terkejut karena Anisa ternyata bekerja di rumah keluarga Bimantara.
"Sebulan sekali Anisa pulang tapi liburnya cuman 3 hari. Jadi Anisa besok mau main boleh kan, Anisa kan butuh hiburan tapi Anisa belum punya uang kan Anisa belum gajian harusnya besok cuman kan Anisa pulang."
"Yasudah nanti ayah kasih uang untuk kamu main uangnya ayah transfer ke Angel jadi kamu jangan cemas karena tidak punya uang." ucap ayah.
"Yasudah kalian belum makan kan ibu mau masak dulu kamu mau bantuin ibu gak kalau mau ayo jangan ngobrol terus kasihan ayahmu pasti cape dan lapar." ucap ibu mengajak Anisa untuk memasak makan malam karena mereka belum makan.
Di sisi lain Alex baru sampai di rumah karena hari ini pekerjaan nya sangat banyak apalagi dia harus memantau terus proyek pembangunan hotel dan rumah sakit walaupun dari jauh.
(Dari tadi aku belum melihat Anisa kemana dia. Sudahlah biarkan saja mungkin dia sudah pulang.)
Anisa yang sedang membantu ibunya itu tiba tiba memikirkan tuan muda karena biasanya dia selalu melihat tuan muda (Biasanya aku selalu melihat dia sekarang dia lagi ngapain ya. Issshh kenapa aku jadi memikirkan tuan muda yang menyebalkan itu.)
"An besok kita jalan jalan ke mall aja gimana? Soalnya kalo ke tempat tempat yang lain kaya pantai atau wisata yang lain males ah suka banyak yang risih mending kita belanja terus manjain diri kita perawatan gimana kamu mau?" Tanya Angel
"Boleh boleh aja lagian aku juga mau tuh perawatan perawatan gitu aku kan belum pernah kaya gitu. Oh iya tadi aku udah bilang ke ayah kalau kita besok mau main terus ayah bilang boleh dan uangnya ayah transfer ke kamu Angel udh ada belum?" Anisa juga tidak menolak ajakan Angel karena ya dia mau mencoba perawatan itu karena dia belum pernah mencobanya karena itu kan mahal mana bisa Anisa perawatan mahal mahal.
"Oke bentar aku cek dulu." Angel pun segera mengecek saldo nya melalui ponsel dan alangkah terkejutnya Angel melihat nominal yang ayahnya transfer. "Apa ayah bercanda? Lihatlah An. Satu dua tiga empat lima enam tujuh delapan. Dua ratus juta!" mereka menghitung angka nol itu bersama sama dan setelah itu mereka saling melihat tidak menyangka apa ini sungguhan ayah mereka memberikan uang senilai dua ratus juta hanya untuk bermain saja.
"Ayah... Ayah....!" mereka berteriak sambil berlari menuju kamar sang ayah.
(Astaga mereka kenapa harus berteriak ini sudah malam. Aku tau kenapa mereka berteriak pasti mereka sudah melihat nominal yang aku transfer ke Angel. Dasar anak anak ayahmu ini kan ingin membuat kalian bahagia.)
Brakkk!!! Suara pintu terbuka dengan sangat kasar Anisa dan Angel mencari ayahnya karena dia ingin menanyakan kenapa ayah memberikan uang yang banyak sekali. "Ayah apa ayah tidak salah memberikan uang kepada kita? Yaampun itu sangat banyak sekali kita kan cuman main aja tidak akan membayar dp rumah." ucap Angel yang memang pertama kali nya dia mendapatkan transfer an dari ayahnya sebanyak itu hanya untuk 1 hari.
__ADS_1
"Kalian ini bisa tidak jangan berteriak ini sudah malam. Itu uang untuk kalian bersenang senang tenang saja ayah masih punya uang banyak. Anisa butuh pakaian beli saja besok, dan belilah makanan atau apapun yang kalian suka jadi bersenang senang lah. Sudahlah kalian tidur sana ayah juga sudah mengantuk besok kalian pergi diantar pak supir ingat kalian harus hati hati."
"Baik bos." Anisa dan Angel hormat kepada ayahnya itu dan langsung pergi menuju kamar tidur. "An besok kamu harus beli pakaian yang bagus biar kamu itu terlihat sangat cantik. Bagaimana jika kita beli beberapa pasang pakaian yang sama kaya twins look ala korea gitu biar nanti kita bisa memakai nya kalau mau main." Angel mengusulkan untuk membeli baju couple karena ya mereka belum punya baju seperti itu.
"Boleh boleh saja seperti nya bagus. Nanti kita posting di akun sosial media masing masing siapa tau dapet followers banyak. Eh iya tapi jangan beli yang terlalu mahal sayang takut gak kepake lama kan aku pulang cuman tiga hari." jawab Anisa yang menyetujui perkataan Angel.
"Baiklah besok kita akan melakukan apapun sepuasnya ayah memang yang terbaik." akhirnya Angel dan Anisa memilih untuk tidur karena hari sudah larut malam.
Di sisi lain Alex sedang memilih pakaian nya karena 3 hari lagi akan ada jadwal kunjungan ke proyek pembangunan hotel dan rumah sakit. Dia bingung harus memakai yang mana dan pastinya dia akan membawa sebagian pakaian nya karena dia akan lebih lama disana. "Astaga ini pakaian semuanya sudah pernah aku pakai aku harus membeli pakaian baru masa CEO BIMANTARA CORP pakaiannya itu itu aja. Yasudahlah besok aku ajak Roy saja untuk menemani aku beli pakaian baru."
"Aku memang benar benar membutuhkan seorang istri biar kamarku rapih terus tapi kalau ranjangnya sih pasti berantakan terus hahaha karena kita akan memakainya." Alex memang sudah terbiasa melihat kamarnya rapih karena setiap hari Anisa selalu merapikan nya tapi 3 hari kedepan kamar nya akan seperti kapal pecah karena tidak ada yang merapikan nya.
Keesokan harinya Anisa dan Angel sedang sarapan mereka sangat bersemangat karena hari ini mereka akan bersenang senang. "Makanya pelan pelan aja Angel Anisa lagi pula ini masih pagi kalian ini tidak sabaran ya." ucap ibu sedikit menegur anak anak nya itu karena mereka makan terlalu terburu buru.
"Iya bu." akhirnya mereka selesai sarapan mereka segera bersiap siap karena mereka tidak mau terlalu siang karena pasti disana sudah banyak orang.
"Cepatlah An nanti kalau kesiangan Keburu banyak orang nanti baju yang bagus keburu dibeli orang lain." Angel sudah tidak sabar ingin segera pergi karena dia tidak mau kalau baju bagus disana keburu di beli orang lain.
"Yaampun sabar dong Angel kan disana masih banyak baju dan pakaian lainnya yang bagus. Lagian ini masih pagi kita tidak akan telat tenang saja." jawab Anisa sambil memakai sepatu yang akan dia pakai untuk bersenang senang hari ini.
Alex dia sedang menunggu sahabatnya yaitu Roy mereka hari ini akan membeli pakaian untuk nanti pergi ke S*******a. "Astaga dia lama sekali padahal aku sudah siap dari tadi."
"Alex kamu mau kemana pakaian mu bukan pakaian untuk bekerja. Apa jangan jangan kamu mau bertemu dengan calon menantu mommy?" Yulia tidak tau kalau Alex hanya ingin pergi membeli pakaian untuk nanti.
"Tidak mommy aku hanya ingin membeli pakaian saja soalnya pakaian yang ada di lemari ku sudah lama. Tepatnya sih sudah pernah aku pakai walaupun cuman satu atau dua kali saja." Jawab Alex.
"Alex apa kamu tidak kasihan dengan mommy. Mommy ini kesepian rumah sebesar ini tapi tidak ada malaikat kecil BIMANTARA yang berlarian dan bermain bersama mommy. Cepatlah menikah lagian kamu ini sudah tua yaampun mommy kesal menunggu cucu tapi tidak pernah ada."
"Mom bersabar lah Alex masih berusaha untuk meyakinkan Anisa tapi ini sangat susah. Mommy cobalah bantu Alex kan mommy yang sangat menginginkan menantu dan cucu Alex sudah tidak tau lagi bagaimana caranya meyakinkan Anisa supaya mau menerima Alex." Alex segera melangkahkan kakinya menuju Roy yang ternyata sudah ada di depan.
__ADS_1
Lagi lagi aku di todong menyeramkan sekali. Langit bisa kah kau turunkan kepercayaan untuk Anisa supaya dia yakin dengan ku.