
"Hey siapa lo pake tanya tanya dimana ruangan pacar gue punya urusan apa lo hah! Apa apaan ini pake bawa bawa makan segala." Bella mengambil makanan yang akan diberikan kepada Alex dan membuang nya ke sembarang arah sampai makanan itu jatuh berserakan.
"Yaampun makanan nya,Maaf tante kenapa tante malah membuang makanan nya itu untuk tuan muda." Anisa berlari mengambil kotak makanan nya dan kembali kehadapan Bella.
"Tuan muda tuan muda. pulang lo jangan pernah datang kesini lagi, dasar bocah sialan." Bella mendorong Anisa sampai terjatuh dan meringis kesakitan karena tangan nya terluka.
Melihat kejadian itu semakin kacau akhirnya pekerja disana langsung menghubungi Alex.
"Maaf tuan saya mengganggu tapi disini ada nona Bella dan seorang gadis remaja yang katanya mau bertemu dengan tuan. Tapi nona Bella malah memarahi dan mendorong gadis itu sampai terluka."
(Gadis remaja ingin bertemu dengan ku? Siapa perasaan aku tidak pernah berkencan dengan seorang gadis remaja)
"Baiklah aku akan segera kesana." ucap Alex dan langsung berjalan menuju tempat kejadian.
"Roy ikut aku dibawah ada keributan gara gara Bella." ucap Alex dan langsung berjalan diikuti oleh Roy.
Drap drap drap suara langkah kaki tuan muda dan Roy kearah Bella dan Anisa. Semua orang menunduk karena melihat tuan muda nya itu datang.
"Ada apa ini kenapa banyak makanan yang jatuh siapa yang sudah membuat keributan ini." Alex bertanya kepada semua orang disana. Sebenarnya Alex sudah tau karena tadi sudah diberi tau tapi dia tidak tau kalau ternyata gadis remaja yang dikatakan oleh pekerja nya tadi adalah Anisa.
"Anisa? Kenapa kamu disini dan kenapa kamu duduk dibawah?" Anisa tidak menjawab karena sedang menahan sakit di tangan nya. Alex yang melihat Anisa kesakitan langsung menghampiri nya. "Siapa yang melakukan ini kepada Anisa jawab!" Alex berteriak yang membuat semua orang terdiam.
Tapi tidak dengan Bella dia malah membela diri nya dan memaki maki Anisa. "Honey bukan aku ya dia duluan yang memulai nya. Dia bocah sialan udah kucel jelek pendek lagi mau ngapain dia tanya tanya ruangan kamu ada urusan juga enggak."
"Oh jadi kamu Bella yang membuat keributan ini kamu ini sebenarnya siapa berani beraninya membuat keributan disini hah!" Alex berteriak marah kepada Bella.
"Honey kenapa kamu berteriak kepada ku seharusnya kamu memarahi bocah sialan itu." Bella masih saja tidak mau kalah dan menjawab ucapan Alex.
"Siapa bilang dia tidak punya urusan dengan ku?" Alex menghampiri Anisa untuk membantu Anisa berdiri dan grep dia memeluk pinggang Anisa yang membuat semua orang disana terkejut. "Dia adalah pacarku jadi jelas dia punya urusan dengan ku dan kamu jangan pernah membuat keributan disini lagi apalagi sampai membuat pacarku ini terluka. Apa kamu paham?"
Pernyataan Alex itu sontak membuat semua orang semakin terkejut terutama Roy Anisa dan Bella. Karena mereka tau kalau Alex sama sekali belum pernah berpacaran apalagi mengenalkan pacarnya ke banyak orang. "Apa apaan ini honey apa kamu bercanda sejak kapan kamu berpacaran dengan bocah sialan seperti ini. Dia sangat jelek jauh beda dengan ku aku lebih sempurna, memangnya apa yang kamu suka darinya." Bella tidak terima kalau Alex berpacaran dengan Anisa.
"Dia jauh lebih sempurna dari kamu wanita menjijikan yang jelas dia tidak serendah dirimu yang suka sekali bermain di ranjang Dengan banyak laki laki." ucapan Alex itu membuat Bella terkejut kenapa Alex bisa mengetahui hal itu padahal Bella sudah merahasiakannya dari semua orang.
"Roy urus semuanya aku tidak mau melihat kejadian seperti ini terulang lagi. Dan usir wanita menjijikan itu aku tidak mau merusak kebersihan lingkungan ku dengan kehadiran wanita murahan." setelah memberi tugas kepada Roy, Alex membawa Anisa ke ruangan nya karena dia penasaran mau apa Anisa ke kantornya.
"Duduklah saya mau bertanya mau apa kamu kesini anisa? Dan kamu kesini sama siapa." tanya Alex.
"Saya kesini karena disuruh nyonya untuk mengantarkan makanan untuk tuan muda. Tapi malah seperti ini, saya kesini diantar pak supir tapi pak supir nya udah balik lagi tadi." jawab Anisa.
"Astaga mommy. Yasudah ayo pulang saya juga sudah tidak bersemangat untuk bekerja biar Roy saja yang mengerjakan semuanya. Tapi nanti kita mampir dulu ke Restoran kita makan dulu kamu belum makan kan?" Anisa mengangguk menjawab pertanyaan Alex.
"Sebentar saya mau nanya dulu kenapa tadi tuan muda ngaku ngaku jadi pacar saya? Isshh padahal saya masih muda ya kali mau sama om om ups." Anisa langsung menutup mulut dengan tangannya.
"Jangan kepedean tadi itu cuman bercanda aja biar wanita menjijikan itu pergi dan gak deketin lagi. Om om apanya saya ini masih muda bahkan banyak perempuan yang mengejar saya jadi kamu jangan menyesal kalau nanti saya berpacaran dengan perempuan lain."
__ADS_1
"Duduklah saya mau bertanya mau apa kamu kesini anisa? Dan kamu kesini sama siapa." tanya Alex.
"Saya kesini karena disuruh nyonya untuk mengantarkan makanan untuk tuan muda. Tapi malah seperti ini, saya kesini diantar pak supir tapi pak supir nya udah balik lagi tadi." jawab Anisa.
"Astaga mommy. Yasudah ayo pulang saya juga sudah tidak bersemangat untuk bekerja biar Roy saja yang mengerjakan semuanya. Tapi nanti kita mampir dulu ke Restoran kita makan dulu kamu belum makan kan?" Anisa mengangguk menjawab pertanyaan Alex.
"Sebentar saya mau nanya dulu kenapa tadi tuan muda ngaku ngaku jadi pacar saya? Isshh padahal saya masih muda ya kali mau sama om om ups." Anisa langsung menutup mulut dengan tangannya.
"Jangan kepedean tadi itu cuman bercanda aja biar wanita menjijikan itu pergi dan gak deketin lagi. Om om apanya saya ini masih muda bahkan banyak perempuan yang mengejar saya jadi kamu jangan menyesal kalau nanti saya berpacaran dengan perempuan lain."
"Tapi kan semua orang taunya saya pacarnya tuan muda ini tuh bikin hidup saya terbebani tau nanti semua orang malah menganggap kalo tuan muda pedofil hahaha. Terus nanti hidup saya penuh dengan kebohongan, yasudah terserah ini kan ulah tuan muda jadi kalau ada yang ngeledek tuan muda itu bukan urusan saya." ucap Anisa.
"Ngeledek bagaimana siapa yang berani meledek tuan muda Bimantara." ucap Alex dengan bangganya menyebutkan identitas nya.
"Saya berani hahaha. Ya kan tadi tante itu juga bilang saya kucel jelek pendek nah nanti juga orang orang pasti bilang ih ko tuan muda Bimantara mau ya sama gadis kecil yang kucel jelek pendek lagi." ucap Anisa.
"Akkhh sudah lah biarkan saja itu tidak penting biarkan mereka berbicara sepuasnya." Ucap Alex.
Di sisi lain Roy yang sudah menyelesaikan tugasnya itu bergumam. "Apa Alex baik baik saja kenapa dia tiba tiba mengakui kalau Anisa itu pacarnya biasanya dia paling tidak suka ada orang yang mengaku ngaku jadi pacarnya tapi ini malah dia yang mengaku ngaku. Sudahlah biarkan saja itu urusan dia.
Tiba tiba dia mendengar seseorang memanggil namanya. "Roy saya mau pulang saya tidak mood untuk bekerja jadi semua nya kamu yang kerjakan tenang saja gajimu bulan ini jadi 2x lipat." ucap Alex.
"Baik tuan muda." jawab Roy
Alex dan Anisa berjalan menuju keluar karena mereka akan pulang. Alex melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata, di dalam mobil belum ada percakapan apa apa. Tapi Alex akhirnya bertanya sebenarnya Anisa mau makan apa karena Alex tidak tau. "Anisa kamu mau makan apa?" Alex bertanya.
"Boleh boleh tapi bayar pake uang sendiri ya." Alex sedikit menjahili Anisa padahal dia yang akan mentraktir nya.
"Yaudah gak jadi aja makanya saya ga punya uang om." Anisa menunduk sedih karena tidak bisa makan makanan favorit nya itu.
"Hahaha sudah sudah jangan sedih aku hanya bercanda. Ayo makan Jjangmyeon aku akan mentraktir mu." ucap Alex yang membuat Anisa tersenyum senang. "Benarkah? Makasih om udah ganteng baik lagi paling the best deh."
"Baru nyadar ya kalau Alex Bimantara ini ganteng dan baik." ucap Alex.
Beberapa lama kemudian mereka akhirnya sampai di salah satu Restoran korea. Anisa yang sudah tidak sabar ingin makan dia malah berlari masuk kedalam Restoran yang membuat Alex tertawa karena tingkahnya.
(Kenapa aku nyaman dengan bocah itu ya. Yaampun Alex ya kali kamu beneran suka sama bocah kecil.)
"Tuan muda mau pesan apa cepetan dong." ucap Anisa.
"Sabar dong kamu ini rusuh sekali, yasudah saya pesan Jjangmyeon juga minumnya lemon tea saja." ucap Alex kepada pelayan di Restoran itu.
"Baik ditunggu ya pak." ucap pelayan Restoran.
"Tuan muda tante yang tadi siapa nya tuan muda ko manggil nya honey sih nanti lengket dong kan honey artinya madu hahaha." Anisa bertanya karena dia penasaran siapa tante yang tadi.
__ADS_1
"Dia itu salah satu wanita murahan di dunia ini yang berharap bisa jadi istri dan ibu dari anak anak Alex Bimantara." jawab Alex "ohhhhhh" Anisa.
"Sudah jangan bertanya tentang hal yang tidak penting makan lah itu pesanan mu sudah datang." Anisa langsung makan begitu juga dengan Alex.
Beberapa lama kemudian mereka akhirnya selesai makan dan langsung pulang. Di sisi lain Nyonya sedang menunggu Anisa karena bahan di dapur sudah banyak yang habis dan harus segera belanja.
"Anisa kenapa dia lama sekali ya padahal tadinya mau nyuruh dia belanja. Coba telpon Alex aja siapa Tau Anisa masih di kantor biar Alex yang bilangin suruh Anisa belanja sekalian kasih uang nya." ucap Yulia dan langsung menghubungi Alex.
Drrtt drttt ponsel Alex bergetar karena ada telpon masuk dari mommy nya. "Hallo mommy ada apa?" Tanya Alex.
"Al apa Anisa masih disana? Kalau masih disana cepatlah pulang tapi mampir dulu buat beli bahan bahan dapur yang sudah habis nanti mommy kirim list belanjaan nya kalau uangnya pakai uang kamu dulu nanti mommy ganti."
"Anisa sedang bersama ku mom yasudah biar Alex dan Anisa belanja dulu, Alex tutup dulu telpon nya ya mom." Alex segera menutup telpon nya dan langsung menuju swalayan.
"Kenapa Anisa bisa bersama dengan Alex ini kan belum waktunya Alex pulang. Aneh sekali biasanya dia paling anti deket deket sama perempuan tapi ini malah pulang bareng apa jangan jangan aku akan punya menantu. Tapi Anisa kan masih muda masa mau sama anakku yang sudah tua, tapi kan cinta itu buta. Akkhhh daddy kita akan segera punya menantu."
Yulia berlari menuju ruang keluarga karena Alan sedang berada disana. "Apaan sih mom teriak teriak segala siapa yang akan punya menantu. Memang nya Alex sudah punya perempuan yang akan dia nikahi."
"Iya tadi dia bilang lagi sama Anisa berarti mereka sedang dekat soalnya Alex kan anti banget deket deket sama perempuan dad."
"Iya bisa aja cuman sekalian pulang bareng karena Alex lagi gak semangat bekerja."
"Iya juga ya." Yulia sedih karena dugaan nya tidak benar tapi tiba tiba muncul berita di ponsel nya kalau anaknya berpacaran dengan gadis kecil.
(Info terkini : Alex Bimantara seorang CEO BIMANTARA CORP telah resmi memperkenalkan pendamping nya yang ternyata seorang gadis kecil)
Disana disertai foto Alex yang sedang merangkul pinggang Anisa. Berita itu sontak membuat Yulia kembali berteriak.
"Daddy lihatlah benar kan kata mommy kita akan punya menantu dad!" Yulia langsung menunjukkan berita itu kepada daddy.
"Ya baguslah lagi pula Anisa anak yang baik daddy tidak masalah kalau dia menjadi istrinya Alex." ucap Alan yang menyetujui hubungan anaknya itu padahal faktanya mereka hanya pacaran bohongan.
Di swalayan Alex dan Anisa sedang sibuk berbelanja kebutuhan di dapur banyak orang yang melihat mereka karena sudah melihat berita terkini. Tapi Alex dan Anisa sama sekali tidak terganggu dengan semua tatapan dan omongan orang orang disana. Drrttt drrrtt ponsel Anisa bergetar ternyata Angel menelpon nya.
"An kenapa kamu berbohong padaku kamu bilang tidak akan pernah suka sama tuan muda disana tapi malah pacaran viral lagi." Angel langsung saja To the Point mengatakan apa yang ingin dia katakan.
"Apa maksudmu Angel apa yang viral?" Tanya Anisa yang memang tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh Angel.
"Lihatlah berita dan kabar terkini disana ada kamu dan tuan muda mereka bilang kamu adalah pacarnya tuan muda." ucap Angel.
"Benarkah? Aku daritadi belum membuka ponsel dan tidak tau ada kabar itu." Anisa memang tidak tau tentang semua itu. Belum sempat Angel berbicara tiba tiba Alex memanggil Anisa.
"Anisa cepatlah apalagi yang harus dibeli aku ingin cepat cepat pulang." suara Alex itu terdengar di telpon Angel.
"Yaampun ternyata kamu lagi sama tuan muda aku ganggu dong yasudah sana bersenang senang lah hahaha aku tutup dulu telpon nya bye." Angel langsung menutup telpon nya tanpa menunggu jawaban dari Anisa.
__ADS_1
"Isshh menyebalkan sekali." Anisa langsung berjalan menghampiri Alex dia marah karena sekarang dia sedang viral karena ulah tuan muda nya itu. "Tuan muda lihatlah ini ulah mu." Anisa marah melipat tangan nya di dada dan memanyunkan bibirnya.
(Astaga kenapa Bocah ini kenapa menggemaskan sekali.)