End Of Suffering

End Of Suffering
Aku anak pintar


__ADS_3

Flashback on


Di dalam mobil setelah beres mendengar kan lagu favoritnya Angel langsung berbicara kepada salah satu penculik disana.


"Hei kau, kalian dibayar berapa sama tante tante gila itu?" mendengar pertanyaan itu para penculik saling melihat dan akhirnya penculik yang duduk disamping Angel menjawab nya.


"100 juta." Angel yang mendengar itu langsung mempunyai ide.


"Hanya seratus juta? Sedikit sekali. Pasti dari kalian ada yang sudah mempunyai keluarga dan anak kan? Aku akan memberikan kalian dua ratus juga asalkan kalian mau menuruti perintah aku. Bagaimana apa kalian mau?" Angel menawarkan uang senilai dua ratus juga kepada para penculik itu.


Setelah berpikir akhirnya penculik itu menyetujui nya. "Baik kami akan menerimanya. Dan apa tugas kami katakan saja nona."


"Aku hanya ingin salah satu dari kalian memberi tau tentang kejadian ini kepada tuan Roy Fernando apa kalian tau?" Mendengar nama Roy Fernando seketika nyali para penculik itu menjadi ciut karena yang mereka tau Roy adalah salah satu Anggota keluarga Bimantara yang sangat kejam dan tidak pernah membiarkan musuhnya mati dalam keadaan tubuh yang utuh.


"Kalau kalian tau Lakukan tugasnya dan yang paling penting adalah kalian harus berakting seakan akan kalian menjalan kan tugas kalian dari Renata dengan baik. Tapi ingat kalian harus tetap menjaga ku dan jangan menyakiti ku hanya itu saja gampang kan sekarang aku minta nomer rekening mu untuk mentransfer uang nya." mendengar perintah dari Angel semua para penculik itu paham apa yang harus mereka lakukan.


Setelah mentransfer uang nya Angel langsung turun dan masuk kedalam gedung yang di jaga oleh penculik nya.


"Nona kami sudah mengikat dan mengurung nona Angel di dalam apa kami sudah bisa pergi sekarang?" ucap bos penculik kepada Renata.


"Kerja bagus kalian pergilah aku sudah tidak membutuhkan kalian lagi." Renata langsung pergi begitu juga dengan para penculik itu karena harus segera pergi ke rumah Roy.


Flashback off


"Wow ternyata kamu memang benar benar wanita yang sangat pintar kali ini aku benar benar menghargai nya." Roy sangat terkejut dengan apa yang dilakukan Angel.


"Ya karena aku anak pintar." Angel dan Roy langsung pergi ke rumah Roy karena tidak mungkin kalau langsung pulang kerumah Angel itu akan membuat rencana Roy gagal.


Setelah beberapa lama akhirnya mereka sampai dirumah. Mereka langsung pergi ke ruang keluarga untuk beristirahat sejenak. "Angel apa kamu capek kalau capek sudahlah jangan memasak untukku biar kita order makanan online saja." Roy takut kalau Angel kelelahan.


"Tidak usah sayang uang nya bentar lagi Angel masak ya istirahat lima menit lagi." Angel menolak untuk membeli makanan secara online karena dia menyayangkan uang nya.


"Baik lah kalau begitu beristirahat lah sampai kamu tidak lelah lagi. Aku mau ke kamar dulu ya mau ganti baju." Roy langsung pergi ke kamarnya.

__ADS_1


"Dia memang bodoh bahkan dia bisa dikalahkan dengan mudah oleh anak kecil seperti Angel hahaha." Roy langsung menghubungi Alex untuk memberi tau kejadian tadi.


📞(Roy) "Hallo saudaraku apa kau tau apa yang baru saja terjadi?"


📞(Alex) "aku tidak tau cepat katakan."


📞(Roy) "Renata menculik Angel tapi Angel bisa dengan mudah menghadapi nya dan sekarang dia sudah berada di rumahku."


📞(Alex) "wah benarkah? Dia memang sangat pintar kau beruntung sekali Roy."


📞(Roy) "Renata tidak tau kalau Angel sudah selamat karena aku sudah menukar seseorang dengan Angel hahaha oh iya aku membawa sebagian anak buah kita untuk berjaga disana."


📞(Alex) "baiklah tidak apa apa karena di ruang eksekusi bawah tanah masih banyak anak buah kita yang berjaga."


📞(Roy) "aku minta Anisa, mommy dan daddy tidak mengetahui kejadian ini karena pasti mereka akan khawatir terutama Anisa."


📞(Alex) "baiklah kalau begitu kabarin aku jika ada info terbaru. Aku tutup dulu bye."


"Apa ada yang harus aku bantu?" Roy bertanya kepada Angel.


"Hmm tolong tumis bumbu halusnya aja ya Angel mau bersihin dulu daging ayam nya." Roy yang mendengar itu langsung melakukan nya.


Setelah beberapa menit bumbu sudah matang dan harum. "Sini biar Angel aja kak Roy duduk aja nanti kalau udah siap juga Angel kesana."


Roy langsung pergi menuju ruang bermain karena disana khusus untuk bermain seperti ps. Setelah satu jam makanan yang dibuat Angel pun siap yaitu ayam kecap pedas.


"Kak ini ayam kecap pedas nya udah jadi ayo dimakan dulu." Roy langsung menghampiri Angel dan segera mencicipi makanan nya.


"Hmm ini enak sekali apa kamu pintar memasak? Arrgghh aku ingin cepat cepat menikahi mu baby supaya setiap hari aku bisa memakan masakan mu yang enak ini." ucap Roy yang sangat kagum akan keahlian memasak Angel.


"Kak Roy tanpa menikah pun Angel bisa setiap hari memasak untuk kak Roy."


Di tempat lain Renata sedang berbaring diatas kasur miliknya dia tertawa karena sudah menyelesaikan tugasnya. "Kau tidak akan bisa menghadiri festival itu Anak kecil. Karena sekarang kau sudah masuk kedalam perangkap ku dan kau pasti akan kena hukuman. Hmm ternyata kau bukan lah seseorang yang sulit untuk dihadapi, dan aku harus menghancurkan Roy dengan cara membunuh mu."

__ADS_1


Renata tidak tau kalau sebenarnya Angel sudah menyelamatkan diri karena bantuan dari orang suruhan nya sendiri. Alex yang akan menemui Anisa langsung teringat akan kata kata Roy kalau keluarga nya tidak boleh tau tentang penculikan yang dialami Angel.


"Anisa apa kamu sudah minum obat?" Alex bertanya kepada Anisa.


"Sudah. Hmm tuan muda apa saya boleh meminta tolong. Tolong ambilkan ponsel saya disana, saya sudah lama tidak menghubungi Angel." Alex langsung mengambilkan ponsel Anisa dan memberikan nya.


"Angel lagi ngapain ya aku takut dia sedang sibuk." Anisa dengan ragu langsung menghubungi sahabat nya itu.


Angel yang sedang asik memakan makanan buatan nya itu terhenti karena melihat ada telpon masuk dari Anisa.


📞(Angel) "hallo An ada apa?"


📞(Anisa) "aku hanya sedikit mengkhawatirkan mu karena dari tadi perasaan ku tidak enak."


Mendengar ucapan Anisa Alex merasa gugup begitu juga dengan Angel.


📞(Angel) "aku tidak apa apa An jangan khawatir. Ini aku lagi dirumah nya kak Roy jadi tentunya aku sangat aman kamu disana jangan khawatir lagi ya.


📞(Anisa) "baiklah kalau begitu aku tutup telpon nya ya kamu lanjutkan saja aktifitas nya dan jangan pulang terlalu larut oke.


"Anisa apa kamu mau jalan jalan keliling komplek?" Alex bertanya dan mengajak Anisa untuk berkeliling.


"Boleh kalau tidak merepotkan tuan muda." Anisa tersenyum kepada Alex begitu juga sebaliknya.


Alex langsung membawa Anisa untuk berkeliling di komplek nya supaya Anisa tidak jenuh tapi saat di jalan ada beberapa ibu ibu yang berbisik bisik tetangga.


"Eh liat deh ibu ibu bukan nya itu asisten rumah tangganya ya ko tuan muda mau mau aja sih disuruh dorongin dasar anak kecil nyusahin aja ya ibu ibu."


"Iya baru kerja aja udah ngerepotin pasti dia kerja cuman mau deketin tuan muda aja tambah sekarang lumpuh lagi."


"Iya ih mau mau aja ya tuan muda di peralat sama Nih anak kecil kenapa keluarga yang terhormat malah mau dijadikan babu sama pembantu nya sendiri."


Begitulah kira kira omongan para ibu ibu disana yang terdengar oleh Alex dan Anisa. Alex sangat marah dan bertujuan untuk menegurnya sekaligus mengusir mereka karena ternyata pemilik komplek itu adalah Alan Bimantara yang tidak lain adalah daddy nya Alex.

__ADS_1


__ADS_2