End Of Suffering

End Of Suffering
Tantangan


__ADS_3

Keesokan harinya Angel bersiap untuk pergi bersekolah. Angel merasa sangat malas karena kejadian kemarin masih teringat jelas di pikiran nya.


"Ayah ibu Angel langsung berangkat sekolah ya nanti Angel sarapan di kantin aja." Angel langsung berpamitan kepada orang tuanya dan langsung pergi ke sekolah.


Di perjalanan ponsel Angel berdering tanda masuknya notifikasi dan ternyata benar ada pesan masuk dari Roy.


(Angel maafkan aku hari ini aku tidak bisa mengantar jemput soalnya disini masih banyak pekerjaan yang belum aku selesai. Semangat belajarnya i love you my baby.)


Angel yang membaca itu hanya membalas sedikit karena dia masih malas kepada Roy.


(Iya tidak apa apa selesai saja urusan mu disana karena itu lebih penting.)


Tidak lama kemudian akhirnya Angel sampai di sekolah dia langsung disambut oleh salah satu teman nya yang selalu menemani nya.


"Angel kenapa kau sangat lesu seperti itu apa kau tidak sarapan atau mungkin tidak diberi uang jajan?"


"Aku tidak apa apa hanya belum sarapan saja. Ayo temani aku sarapan dan kau juga pasti ingin makan kan ayo aku traktir." Angel dan temannya itu langsung menuju kantin dan tiba tiba dibangku sebelah sedang membicarakan sesuatu.


"Eh lo tau enggak katanya sih bakal ada guru baru dan lebih parahnya lagi itu Wali kelas kita woi. Males gue soalnya cewek pasti rese."


"Wah yang bener lo jangan nyebar hoax nanti dipenjara."


"Suer dah gue juga tau dari si onoh semua orang juga udah pada tau yaelah."


"Anjir males sumpeh napa banyak guru baru gue kerjain aja dah kalau dia rese atau bikin kita kita stres."


"Setuju gue dukung lo."


Angel yang mendengar itu langsung penasaran siapa sebenarnya guru baru yang akan menjadi Wali kelas mereka. Tiba tiba bel masuk berbunyi akhirnya Angel beserta siswa siswi yang lain pun langsung masuk kedalam kelas.

__ADS_1


Namun sungguh terkejut nya Angel melihat seseorang yang datang kedalam kelasnya dan ternyata itu adalah guru barunya. Angel berusaha untuk tidak menunjuk kan ke kagetan nya karena dia ingin membuat rencana seseorang itu gagal.


Kepala sekolah langsung mengenalkan guru baru di sekolah itu. "Anak anak perkenalkan ini Wali kelas kalian namanya ibu Renata Amanda."


"Salam kenal semuanya dan diharapkan kerja samanya." Renata berbicara sambil melihat kearah Angel.


Angel yang melihat kearah Renata hanya bisa tersenyum sinis karena pasti Renata akan melakukan sesuatu kepadanya. Kepala sekolah langsung pergi meninggalkan kelas saat sudah mengenalkan Renata.


Bisikan demi bisikan terdengar dari para siswi yang tidak menyukai kehadiran Renata. "Udah gue duga dia pasti rese liat aja mukanya songong gitu udah fiks bakal gue buat dia gak betah ngajar disini."


"Gue juga sama gak suka sama dia dari pertama liat udah ada aura aura murahan nya ni orang mau dia udah tua apa belum juga tetep aja kek gaada wibawa nya."


"Bentar dah perasaan gue pernah liat orang ini tapi dimana ya bentar gue inget inget dulu."


Renata langsung mengajar mata pelajaran bahasa jerman karena disekolah tempat Angel belajar ada tambahan mata pelajaran yaitu bahasa jerman. Renata mengira kalau Angel payah dalam mata pelajaran itu dan dia berniat untuk menyuruh maju dan berbicara dengan Angel.


Renata langsung membuka pembicaraan menggunakan bahasa jerman."hat dir diese Lektion gefallen?" (apa kamu menyukai pelajaran ini?)


"Natürlich, weil diese schöne Mutter es mir beibringen wird." (tentu karena ibu yang cantik ini yang akan mengajar saya.)


"Weißt du, warum ich hierher gekommen bin?" (apa kamu tau apa tujuan saya datang kesini?)


"Es ist klar, dass die Antwort lautet, weil Sie Geld brauchen, denn wenn Sie kein Geld brauchen, werden Sie hier nicht unterrichten. und was hier sicher ist, ist, dass das Gehalt groß ist, es reicht aus, um das Leben einer Mutter zu bezahlen, die nicht erfüllt ist." (sudah jelas jawabannya adalah karena ibu butuh uang karena kalau ibu tidak butuh uang ibu tidak akan mengajar disini. dan yang pasti disini gaji nya besar ya cukup untuk membiayai kehidupan ibu yang kurang terpenuhi.)


Semua orang disana tertawa mendengar jawaban Angel yang membuat Renata marah. Disana tadinya Renata akan mempermalukan Angel tapi malah dirinya sendiri yang dipermalukan.


(Bocah sialan berani beraninya dia mempermalukan aku seperti ini. Seperti nya bocah ini cerdik juga aku harus lebih cerdik dari dia dan jangan menganggap remeh kemampuan dia.)


Angel yang melihat Renata kesal langsung bergumam dalam hatinya.

__ADS_1


(Hahaha dasar tante tante mau ngajak duel ternyata kasian banget aku juga tau kau mau menjebak ku tapi sayang nya aku sangat pintar dan dengan mudah membalikan keadaan.)


"Kau silahkan kembali ke tempat duduk mu." Angel berjalan menuju kursinya dengan tersenyum meledek karena misinya berhasil.


Di tempat lain Roy yang sedang berada di ruangan Alex sangat terkejut saat melihat pesan masuk dari kepala sekolah.


"Dia benar benar gila aku tidak tau apa yang akan dia lakukan di sekolah ku."


Alex yang mendengar Roy berbicara langsung menghentikan aktifitasnya. "Kita lihat saja apa yang akan dia lakukan dan lihat apa Angel bisa mengatasi nya atau tidak. Kalau tidak baru kita membantu nya tapi aku yakin Angel pasti bisa mengatasi nya."


"Dia tidak tau kalau sekolah itu adalah milikku karena mereka hanya tau aku adalah seorang pria miskin." Roy masih tetap merasakan sakit dan dendam atas penghinaan yang dia dan keluarganya terima.


"Sudahlah Roy jangan mengingat hal itu lagi karena hal itu akan membuatmu sakit dan membuat kedua orang tuamu tidak tenang disurga sana." Ya mommy dan daddy Roy sudah meninggal karena insiden kecelakaan yang direncanakan oleh kedua orang tua Renata.


Flashback on


"Kau cepat habisi mereka karena mereka adalah orang orang tidak berguna yang sudah membuat anakku menentang ku." ucap salah seorang laki laki paruh baya yang tengah terduduk di kursi dengan menumpang kan satu kakinya.


"Baik tuan." beberapa orang langsung memasuki mobil dan pergi meninggalkan laki laki paruh baya itu.


Di tempat lain Roy dan kedua orang tuanya sedang bersiap untuk pergi ke acara kelulusan anaknya.


"Sayang anak mommy kemarilah nak." Roy menghampiri mommy nya sembari tersenyum karena Roy sangat menyayangi kedua orang tuanya.


"Sayang kamu sudah besar sebentar lagi kamu akan masuk kedalam dunia yang banyak rintangan dan tantangan. Kamu harus bisa berjalan sendiri di arah yang baik dan kamu juga harus bisa menjaga diri kamu baik baik. Ingatlah nak hidup ini ada kebahagiaan dan kesedihan jangan terlalu hanyut dalam keduanya kamu harus bisa mengendalikan semuanya." Roy yang mendengar itu seketika merasa tidak enak dihatinya dan tiba tiba merasa sesak karena menahan tangisnya.


Entah apa yang terjadi tapi hatinya sangat sakit sampai dia meneteskan air matanya. Daddy Roy pun langsung mengusap air mata anaknya itu sembari berkata. "Jagoan daddy kamu akan menjadi seseorang yang berharga dan kamu satu satunya jalan kami untuk masuk kedalam kebahagiaan di kehidupan selanjutnya. Kamu harus menjadi laki laki kuat, tangguh dan penyayang, jangan pernah menyakiti hati perempuan karena itu pasti akan menyakiti mommy mu secara tidak langsung. Ingatlah kamu harus tetap bahagia karena nanti kamu akan hidup mandiri."


(Kenapa aku menangis kenapa Ini rasanya sakit sekali ya tuhan perasaan apa ini.)

__ADS_1


__ADS_2