End Of Suffering

End Of Suffering
berulah lagi


__ADS_3

Roy dan Angel akhirnya sampai di rumah keluarga Laurent. Roy dan Angel langsung masuk karena diluar sedang turun hujan yang lumayan lebat.


"Assalamualaikum bu Angel pulang. Kak Roy mau minum apa biar Angel siapin." Angel bertanya kepada Roy.


"Hmm susu hangat saja boleh?" Roy meminta segelas susu hangat karena cuaca nya sangat dingin.


"Boleh sebentar ya Angel siapin dulu." Angel langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan susu.


Tak lama kemudian Rika pun datang menghampiri Roy dan melihat ke sekelilingnya tidak melihat Angel. "Nak Roy Angel nya dimana ko tidak ada?"


"Itu bu Angel nya lagi nyiapin minum di dapur hehe soalnya dingin tadi Roy minta segelas susu hangat saja." Roy merasa malu karena dia meminta segelas susu hangat.


"Oh begitu ya sudah tidak apa apa santai saja nak Roy kalau mau apa apa tinggal bilang saja." Rika pun membiarkan Roy meminta apa saja.


Tidak lama kemudian Angel datang dengan membawa segelas susu hangat dan langsung memberikan nya kepada Roy. "Ini kak silahkan diminum."


Roy pun menerima nya dan langsung meminum nya tanpa merasakan panas sedikit pun. "Terimakasih hmm kalau begitu saya pamit pulang dulu bu soalnya ini juga sudah mau malam titip salam saja untuk ayah." Roy langsung berpamitan karena dia harus segera pulang.


"Kenapa buru buru padahal baru saja sampai. Ya sudah lain kali lebih lama lagi dong supaya bisa ngobrol bareng ayahnya Angel." Rika dan Angel mengantarkan Roy kedepan sambil berbicara.


Roy langsung berlari menuju mobilnya dan segera pulang. Kembali ke rumah keluarga Bimantara Alex yang sudah pulang langsung mencari keberadaan Anisa kepada Yulia. "Mom Anisa dimana?"


"Anisa tadi langsung istirahat biarkan saja jangan ganggu dia. Dia sangat butuh banyak istirahat karena kondisi nya masih belum sembuh total kan." Jawab Yulia.

__ADS_1


"Iya dia harus banyak istirahat kalau begitu Alex ke kamar ya mom." Alex langsung pergi menuju kamarnya karena dia juga sangat lelah dan ingin beristirahat.


Keesokan harinya Angel sudah siap untuk bersekolah dan menunggu Roy menjemput nya. Dan tidak lama kemudian Mobil Roy sudah sampai di depan rumahnya dan Angel langsung masuk kedalam mobil.


"Morning baby. Apa sekarang ada kegiatan tambahan di sekolah?" Roy selalu menyapa dan menanyakan tentang sekolah Angel.


"Morning kak. Kalau enggak salah sih sekarang pengumuman tugas untuk festival dan kayak nya mulai bekerja nya juga sekarang." jawab Angel.


"Oh begitu ya. Apa kamu siap melihat rencana yang akan dilakukan Renata nanti?" Roy sudah punya dugaan kalau Renata akan kembali berulah.


"Tentu karena Angel pasti akan bisa menghadapi nya dan memberikan dia kekalahan beruntun." Angel sudah sangat percaya diri karena itu memang sudah dugaan nya.


Tidak lama kemudian Angel akhirnya sampai di sekolah dia langsung masuk kedalam kelas karena waktu masuk tinggal beberapa menit lagi. Tiba tiba Renata yang masuk langsung berbicara mengenai acara festival tahunan di sekolah itu.


Untuk acara festival sekolah tahunan kelas kita ditunjuk untuk mendekorasi. Dekorasi panggung akan dilakukan dari nomer 1 sampai 15 tempat berdiri dan kursi nomer 16 sampai 21 pintu masuk oleh nomer 23 sampai 32 nomer 22 akan mendekorasi dinding nya sendirian." pengumuman itu langsung di protes para murid karena mereka merasa tidak Adil karena Angel mendapatkan tugas yang terlalu berat.


"Bu maaf saya merasa keberatan yang benar saja dong masa Angel dapat tugas sebanyak itu apa ibu tidak salah memberikan tugas?"


"Iya bu gini gini juga saya masih punya rasa sayang ke temen saja jangan gitu dong kalau kayak gitu mending saya bom aja acaranya supaya ibu yang kena hukuman nya."


Disana juga ada banyak teman Angel yang membicarakan ke tidak adilan ini. "Gila sih ni orang kayak yang punya dendam pribadi aja sama si Angel. Biarin aja dia yang ngerjain nya dasar guru gila baru masuk aja udah so ngatur.


"Iya njir gue makin gak suka sama ni guru perasaan guru yang lain enggak kayak begini deh model nya."

__ADS_1


Angel langsung berbicara dalam hati nya ( ya hahaha kasian di protes kan lu pake acara mau main main sama Angel Laurent biarin aja dia berulah lihat saja ending nya siapa yang menang.)


"Ini sudah keputusan dari pihak sekolah tidak ada seorang pun yang bisa mengganggu gugat nya terimakasih." Renata langsung pergi meninggalkan kelas itu.


"Angel tenang aja kita bakal bantuin lo ko nanti kita bakal gerak cepat supaya bisa bantuin lo bener kan teman teman!"


"Iya benar Angel tenang aja kita bakal kerjain ini sama sama biarin aja lah apa keputusan dari pihak sekolah yang penting kan selesai."


"Makasih ya kalian memang teman teman ku yang baik hati nanti aku traktir kalian oke jajan nya di kantin aja jangan di mall nanti aku bangkrut hahaha." semua orang tertawa mendengar ucapan Angel itu.


Mereka seperti tidak ada beban karena kelas Angel dikenal dengan saling mengerti nya saling membantu satu sama lain jadi mereka tidak pernah mempunyai masalah kecuali satu atau dua kasus yang bisa diselesaikan.


Berbeda dengan di kantor Alex sangat kerepotan karena dia harus mengurus pekerjaan nya dan persiapan pernikahannya. "Roy aku sangat kewalahan coba kamu kerjakan sebagian pekerjaan ku ini mommy yaampun sangat membebani ku mommy selalu saja ingin cepat cepat menikah kan ku. Tapi aku juga memang ingin cepat menikah sih."


"Kau ini kalau ingin cepat menikah harus repot dari sekarang belum lagi nanti jika kau punya anak apa kau akan mengeluh seperti ini? Yang ada kau akan dimusuhi oleh Anisa. Sudahlah urusan kantor biar aku yang kerjakan kau fokus saja pada persiapan Nya tapi jangan lupa gaji ku jadi tiga kali lipat apa kau setuju?" Roy meminta gaji nya di naikan karena pekerjaan nya pun semakin banyak.


"Kau ini Roy tidak bisa apa membantu ku dengan suka rela. Ya sudah lah tidak apa apa yang penting aku tidak kewalahan seperti ini." Alex menyetujui perkataan Roy.


"Eh tapi Roy aku tidak tau caranya menjadi suami sejati kan kau tau aku tidak pernah mempelajari urusan itu." Roy langsung paham apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu.


"Jangan kan kau aku juga tidak paham sepertinya kita harus tutorial dulu atau tidak kau tanyakan saja kepada daddy kalau berani itu juga." Roy langsung tertawa karena dia menyuruh Alex untuk bertanya soal itu kepada daddy Alan.


"Sialan kau. Sudahlah cepat kerjakan pekerjaan mu dan pekerjaan ku aku ingin bersantai dan melihat cara nya menjadi suami sejati supaya Anisa tidak berpaling dariku." Roy menggeleng geleng kan kepala nya karena ulah Sahabatnya itu.

__ADS_1


__ADS_2