End Of Suffering

End Of Suffering
Dibawa santai saja


__ADS_3

Angel langsung keluar dari mobil dan menyuruh supir pribadi keluarga nya itu untuk pergi meninggalkan dia. Angel langsung menghampiri orang orang yang menghadang nya.


"Siapa kalian? Ah aku tau kalian pasti suruhan nya tante Renata Amanda kan hahaha apa dia tidak punya cara lain untuk mengalahkan aku? Apa dia tidak berani menghadapi aku secara langsung sampai dia menyuruh orang lain? Ah sudahlah ayo kita pergi." Angel langsung berjalan ke arah mobil tapi saat dia ingin masuk dia tiba tiba berhenti karena melihat semua orang yang akan membawa nya malah terdiam.


"Hei kenapa kalian malah berdiam diri disitu ayo cepat kalian mau menculikku kan?" para penculik itu saling melihat karena merasa heran biasanya orang yang akan mereka culik merasa sangat takut dan memberontak tapi tidak Angel.


"Apa nona tidak takut kepada kami?" Tanya salah satu ketua dari penculik itu.


"Kenapa harus takut kepada kalian bahkan aku saja tidak takut kepada bos kalian. Ayo cepatlah apa kalian mau dimarahi oleh tante tante itu?" Mendengar ucapan Angel semua penculik langsung memasuki mobilnya dan langsung melajukan ke tempat yang sudah disiapkan.


Di dalam mobil Angel dengan santai nya mendengar kan lagu kesukaan nya yaitu butter dari BTS dan menyanyikan nya dengan senang.


"Smooth like butter, like a criminal undercover


Gon' pop like trouble breaking into your heart like that (ooh)


Cool shade, stunner, yeah, I owe it all to my mother, uh


Hot like summer, yeah, I'm making you sweat like that (break it down!)


Ooh, when I look in the mirror


I'll melt your heart into two


I got that superstar glow, so


Ooh (do the boogie, like)


A side step, right-left, to my beat


High like the moon, rock with me, baby


Know that I got that heat


Let me show you 'cause talk is cheap


Side step, right-left, to my beat


Get it, let it roll


Smooth like butter, pull you in like no other


Don't need no Usher to remind me you got it bad


Ain't no other that can sweep you up like a robber


Straight up, I (got ya)


Making you fall like that (break it down)


Ooh, when I look in the mirror


I'll melt your heart into two

__ADS_1


I got that superstar glow, so


Ooh (do the boogie, like)


Side step, right-left, to my beat


High like the moon, rock with me, baby


Know that I got that heat


Let me show you 'cause talk is cheap


A side step, right-left, to my beat


Get it, let it roll


Get it, let it roll


Get it, let it roll


Ice on my wrist, I'm the nice guy


Got the right body and the right mind


Rolling up the party, got the right vibe


Smooth like (butter), hate us (love us)


All the players get moving when the bass low


Got ARMY right behind us when we say so


Let's go


Side step, right-left, to my beat (right-left, to my beat)


High like the moon, rock with me, baby


You know that I got that heat


Let me show you 'cause talk is cheap (you know that talk is cheap)


Side step, right-left, to my beat


Get it, let it roll


Smooth like (butter), cool shade (stunner)


And you know we don't stop


Hot like (summer), ain't no (bummer)


You'll be like, "Oh my God"

__ADS_1


We gon' make you rock, and you say (yeah)


We gon' make you bounce, and you say (yeah)


Hotter, sweeter, cooler, butter!


Get it, let it roll."


Para penculik disana semakin terheran heran atas sikap dan perilaku yang ditunjukkan Angel saat kondisi dia diculik. Beberapa lama kemudian Angel sampai di salah satu gedung yang sudah terbengkalai dan sangat kotor.


"Apa kita sudah sampai?" Angel bertanya kepada para penculik itu.


"Aishh kenapa harus ditempat kotor seperti ini sangat menjijikan apa dia tidak punya uang untuk menyewa gedung yang lebih bersih." Angel langsung mengikuti langkah para penculik itu sampai di salah satu ruangan.


Disana sudah ada Renata yang menunggu kedatangan Angel. "Hai apa kau senang bisa datang kemari?" Tanya Renata yang tersenyum sinis.


"Oh tentu karena aku bisa bertemu dengan mu tapi sayang aku tidak suka bermain dengan seseorang yang pengecut ups." Angel langsung menutup mulutnya meledek Renata.


Renata yang mendengar itu langsung merasa emosi dan langsung memerintahkan para penculiknya untuk mengikat Angel dan mengurung nya di ruangan itu. "Cepat lakukan tugasmu aku tidak mau membiarkan dia bahagia."


Renata langsung pergi meninggalkan mereka dengan senyuman nya karena dia merasa bahwa rencana nya sudah berhasil. Setelah selesai mengikat Angel dan mengurung nya di Ruangan tertentu para penculik langsung keluar dan meninggalkan Angel sendiri an.


"Apa dia sebodoh itu? Menculik ku tapi dia tidak merampas ponselku dan bahkan anak buahnya pun sangat bodoh mau saja berpindah bos asal ada uang yaampun ini kurang seru." Angel yang sangat santai menghadapi kejadian ini karena dia yakin dia akan baik baik saja.


"Dibawa santai saja." Angel langsung tertawa karena ternyata Renata sebodoh itu.


Di tempat lain Roy yang sedang menunggu Angel merasa sangat khawatir karena Angel belum datang juga. "Apa dia baik baik saja ini sudah tiga jam lebih harus nya dia sudah sampai bahkan sudah beres menyiapkan makanan untuk kita."


Tiba tiba bel rumah Roy berbunyi tanda ada seseorang diluar. "Apa itu dia?" Roy berjalan kearah pintu dan dia mengira kalau itu adalah Angel.


"Kenapa kau lama seka... Siapa kalian aku tidak pernah punya urusan." Roy langsung sinis dan mengusir secara tidak langsung kepada orang yang berada dihadapan nya.


"Maaf tuan kami kesini hanya ingin memberi tau kalau nona Angel sekarang sedang berada di gedung xxxxx karena nona Angel baru saja diculik oleh nona Renata." Mendengar itu Roy langsung terkejut sekaligus heran karena kenapa bisa orang ini memberi tau nya.


"Baiklah terimakasih infonya sekarang kalian bisa pergi." orang suruhan Angel langsung pergi karena telah menyelesaikan tugasnya.


Roy harus berfikir rencana apa yang harus dia lakukan agar Renata tidak mengetahui kalau dia sudah menyelamatkan Angel. "Apa yang harus aku lakukan supaya rencana ini tidak disadari oleh Renata."


"Ya aku tau apa yang harus aku lakukan ini pasti tidak akan disadari oleh Renata." Roy langsung pergi untuk menyelamatkan Angel karena Roy tidak mau membuat Angel merasa ketakutan karena ditempatkan di gedung terbengkalai.


"Lama Amat sih tuh orang aku sangat kesal astaga disini kotor sekali. Keluarga ku dan keluarga Bimantara tidak boleh tau karena pasti mereka akan sangat khawatir terutama Anisa aku tidak mau membuat dia down lagi."


Tiba tiba pintu terbuka dan dibalik pintu itu ternyata Roy dan satu orang remaja perempuan yang memakai pakaian yang sama persis dengan Angel. "Kak Roy cepat lepaskan ikatan tali ini Angel sudah sangat muak berada di tempat kotor seperti ini." Roy langsung membuka ikatan talinya dan menyuruh orang suruhan nya untuk berganti posisi dengan Angel.


"Kau sudah tau kan apa tugasnya dan kau tenang saja orang orang disini adalah orang suruhan ku jadi kau tidak usah takut." mendengar ucapan Roy orang suruhannya itu mengangguk dan siap untuk melakukan tugasnya.


Ya ini tidak akan ketauan karena dibagian kepala Angel tadi pun di tutup dengan kain jadi rencana yang dilakukan Roy pun tidak akan disadari oleh Renata. Setelah mengingatkan tugasnya kepada orang suruhan nya Roy dan Angel langsung bergegas pergi karena mereka khawatir jika Renata akan kembali.


Di dalam mobil Angel tertawa karena melihat kebodohan Renata. Roy ingin segera bertanya kenapa Angel bisa dengan mudah menghadapi rencana Renata.


"Baby bagaimana kamu bisa melewati semua rencana dari perempuan gila itu?" Roy bertanya.


"Karena aku adalah Angel Laurent tidak mudah untuk mengalahkan ku. Dan ditambah lagi dia sangat bodoh." Angel langsung tertawa karena memang dia tidak bisa berhenti tertawa.

__ADS_1


__ADS_2