End Of Suffering

End Of Suffering
kebahagiaan di depan mata


__ADS_3

Di dalam kamar Angel yang sudah mandi dan berganti pakaian langsung merebahkan tubuhnya di kasur karena dia benar benar sudah sangat lelah dan ingin beristirahat.


"Ah akhirnya aku bisa bersantai seperti ini tapi aku belum menerima pesan dari kak Roy apa kak Roy masih kerja?" Bukan nya langsung tidur Angel malah mengambil ponselnya karena ingin melihat apakah ada pesan masuk atau tidak.


"Mungkin kak Roy masih sibuk kali ya. Ya udah biarin aja dia juga butuh istirahat jadi mungkin gak akan ngasih kabar dulu." Angel langsung menyimpan ponsel nya dia langsung mengambil selimut nya dan tertidur.


Di rumah keluarga Bimantara Alex baru saja sampai dan langsung bergabung untuk makan karena dia sudah sangat lapar dan ingin memakan masakan calon istrinya itu. "Alex makan lah yang banyak supaya kamu tidak lesu karena pasti kamu akan lelah kan sekarang persiapan nya makin banyak." ucap Yulia yang mengingatkan bahwa persiapan untuk lamaran nya akan semakin banyak.


"Iya mom tapi Alex udah suruh Roy buat kerjain sebagian pekerjaan Alex supaya persiapan ini bisa Alex kerjakan dengan baik." Ucap Alex sambil melanjutkan makan nya.


"Anisa sudah pilih semuanya kamu tinggal bayar aja hahaha." Yulia bercanda mengenai biaya yang harus Alex bayar tapi sebenarnya semuanya sudah lunas karena dibayar oleh Yulia dan Alan.


"Ya gampang lah Alex juga kan punya uang tinggal bayar aja." jawab Alex.


"Tidak Alex semuanya sudah lunas kalian tinggal persiapan mental kalian aja untuk nanti hari H nya." Yulia mengatakan harus mempersiapkan mental agar nanti tidak gugup dan membuat kesalahan.


Sedangkan Anisa hanya bisa tersenyum mendengar pembicaraan itu karena akhirnya dia bisa mendapatkan kebahagiaan nya.


(Terimakasih tuhan engkau memang benar benar baik aku sangat tidak menyangka ternyata kebahagiaan ku tidak jauh dengan penderitaan ku. Aku menemukan kebahagiaan ku setelah melewati beberapa penderitaan di masa lalu. Engkau memang tuhan ku karena engkau tidak akan mungkin membuat hamba mu tersakiti. Sekarang kebahagiaan ku sudah ada di depan mata dan semoga kebahagiaan ini terus berlanjut walaupun nanti akan ada rintangan semoga keluarga ini bisa melewatinya dengan baik.)

__ADS_1


"Alex sekarang mommy tidak akan menuntut mu tentang apapun lagi karena sekarang keinginan mommy sudah akan tercapai yaitu melihat mu mempunyai keluarga baru. Semoga kamu akan diberkahi dengan anak yang baik sholeh dan sholehah dan sangat baik di pandangan tuhan kita." Yulia sangat bahagia bercampur haru karena ternyata doanya selama ini akan segera terkabul.


"Aamiin. Anisa sebelum acaranya dimulai kita harus menemui keluarga Angel dan pergi ziarah ke makam orang tua kamu untuk meminta restu. Kamu bisanya kapan?" Alex bertanya kepada Anisa kapan dia akan menemui keluarga nya untuk meminta restu.


"Rencana nya besok Anisa mau pergi ke rumah Ayah dan ibu ya kalau bisa sekalian saja ke makam juga biar tidak bulak balik karena kan waktunya juga sedikit." jawab Anisa sekaligus memberi tau kalau besok dia akan pergi ke rumah Angel.


"Besok? Seperti nya saya belum bisa kalau pagi pagi paling pulang kerja bagaimana?" Alex tidak bisa kalau harus pagi pagi karena di kantor pekerjaan masih sangat banyak dan sedikit sedikit harus dia kerjakan.


"Ya tidak apa apa Anisa sendiri aja ke rumah Angel nya nanti mas Alex jemput Anisa dan kita langsung ke makam." Anisa meminta untuk pergi sendiri saat ke rumah Angel karena Alex pun tidak bisa ikut.


"Baiklah." mereka semua akhirnya menyelesaikan makannya semua sudah kembali ke kamar masing masing.


Di tempat lain Renata yang sudah sampai rumah dikejutkan dengan keadaan ibunya yang sudah tergeletak pingsan. "Astaga ibu ibu kenapa astaga apa yang sebenarnya terjadi." Renata sangat panik dia tidak tau apa yang harus dia lakukan.


Berbeda dengan Roy yang baru saja sampai di rumahnya dia mendapatkan telpon dari seseorang.


📞(seseorang) "Halo bos pekerjaan saya sudah beres tapi saya tidak tau itu akan berhasil atau tidak."


📞(Roy) "itu sudah pasti berhasil kau jangan khawatir aku akan mentransfer uang bayaran mu sekarang juga."

__ADS_1


Roy langsung menutup telpon nya dan langsung mentransfer uang kepada orang itu. Entah apa yang dilakukan Roy tapi apa mungkin ini ada kaitan nya dengan Renata?


(Aku baru memulai nya dan masih banyak kejutan untuk mu sampai nanti kau akan berada di titik seperti masa lalu ku yang penuh dengan penderitaan. Aku sudah bisa melihat kebahagiaan ku dan kau sudah melihat penderitaan mu tapi kau masih tidak menyadari nya.) Roy langsung masuk ke dalam rumahnya karena di harus cepat cepat membersihkan badan nya dan beristirahat.


Kembali kepada Renata dia sudah sampai di rumah sakit dan ibunya pun langsung masuk ke ruangan. Disana Renata sangat cemas karena dia tidak ingin kehilangan ibunya karena dialah satu satunya anggota keluarga nya. Tiba tiba dokter keluar saat setelah memeriksa keadaan ibunya Renata.


"Maaf apa ibu dengan keluarga pasien?" Tanya dokter itu kepada Renata.


"Iya betul dok saya anaknya bagaimana kondisi ibu saya apa ibu saya baik baik saja?" Renata langsung menanyakan kondisi ibunya tanpa mendengar penjelasan dari dokter terlebih dahulu.


"Maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi tuhan berkehendak lain pasien tidak bisa di Selamat kan." Setelah memberi tau itu dokter langsung pergi meninggalkan Renata.


Berbeda dengan Renata dia langsung masuk dan memeluk ibunya sambil menangis. "Ibu kenapa ibu malah ninggalin aku sendirian? Apa ibu tidak menyayangi ku lagi?" Renata terus menangis sampai akhirnya dia merubah wajah sedihnya menjadi wajah penuh dendam.


"Aku tau ini pasti ulah mu Roy kau sangat keterlaluan kau memang iblis kau sudah menghabisi ayah ku dan sekarang ibuku sebenarnya apa yang kau inginkan iblis!" Renata dengan penuh amarah langsung berjalan keluar karena dia akan menemui Roy.


Di tempat lain Roy yang baru saja selesai mandi dan berganti pakaian santai langsung mengambil ponsel nya karena dia ingin menghubungi Angel. "Apa dia sedang menunggu kabar dari ku atau mungkin tidak?" Roy langsung menghubungi Angel lewat telpon tapi tidak ada jawaban karena Angel sedang tidur.


"Kenapa dia tidak menjawab telpon dariku apa dia sedang sibuk bersama bocah itu? Itu tidak mungkin aku tau dia tidak akan berbuat hal yang akan merugikan nya." Roy mencoba positif tinking dan dia meletakan kembali ponselnya.

__ADS_1


Tiba tiba saat Roy sedang rebahan ada seseorang yang menggedor pintunya dengan sangat kencang. "Siapa dia apa dia tidak punya sopan santun bertamu ke rumah orang lain tapi seperti itu." Roy langsung turun dan membukakan pintu tapi ternyata seseorang yang ada dibalik pintu itu adalah Rival nya Roy.


"Mau apa kau kesini aku sangat benci jika lingkungan ku di datangi oleh kotoran seperti mu." Roy sangat tidak bisa basa basi dan langsung saja To the Point.


__ADS_2