End Of Suffering

End Of Suffering
Wanita murahan


__ADS_3

Di sisi lain Angel yang berada di sekolah nya sedang berjalan menuju kantin karena sekarang adalah waktunya istirahat untuk seluruh orang di sekolah. Tapi tiba tiba dia terhenti karena melihat banyak sekali orang berkumpul di depan papan pengumuman.


"Ada apa itu aku sangat penasaran sekali." Angel mendekat kesana dan dia mendengar bisikan murid yang lain.


"Apa dia kekurangan uang sampai sampai menjadi sugar baby?"


"Ya mungkin seperti itu dan mungkin juga dia tidak dapat didikan dari orang tuanya ups."


"Ah itu pasti memang sudah kerjaan dia apa jangan jangan dia sudah hilang keper*w*nannya."


Angel sangat terkejut karena di papan pengumuman itu ternyata sudah terpajang banyak foto Angel bersama Roy yang sedang berpelukan. Disana banyak murid yang menghina dan merendahkan nya dengan cara menyebut Angel wanita murahan.


"Haduh kau ini bisanya mencemari nama baik sekolah saja ya Angel apa kau tidak punya bakat lain selain menjadi wanita murahan om om itu. Sayang sekali masih muda tapi sudah tidak per*w*n." ucap salah satu murid yang mengambil foto dan yang membuat masalah ini. Angel yang direndahkan seketika tidak terima karena memang itu bukan faktanya.


"Astaga wanita murahan ko teriak wanita murahan apa kau tidak sadar siapa dirimu sebenarnya? Ya kalau aku enak jadi sugar baby dan calon menantu keluarga Fernando tapi kau bukan nya kau menjadi wanita simpanan para om om botak gendut kumis tebal ups." Angel membalikkan keadaan dan membuat rival nya menjadi topik pembicaraan murid lainnya.


"Bicara apa kau dasar wanita murahan sudah jelas ada bukti tapi malah melemparkan nya kepada orang lain yaampun sangat murahan." ucap Rival Angel dengan raut muka yang panik karena Angel mengetahui semua tentang nya.


"Lihat muka mu sangat panik apa kau terkejut karena aku mengetahui semua kegiatan ranjangmu bersama para kakek tua diluaran sana? Astaga kau salah memilih lawan kasian sekali." Angel terus memperlakukan rival nya karena jika Angel di senggol dia pasti melawan nya dengan elegan bukan kekerasan.


"Kau!" Angel langsung menahan tangan dari rival nya itu karena rival nya itu akan menamparnya.


"Aku sudah tidak mau membuang buang waktu lagi aku sangat lapar yaampun sudahlah aku mau mempertunjukan sesuatu di layar sana teman teman apa kalian mau melihatnya?" Semua murid disana tidak ada yang menjawab karena mereka takut terseret dalam masalah ini. Angel langsung saja memutar video yang ada di ponsel nya karena sudah terhubung dengan layar di depannya. Di dalam video itu terpampang jelas muka rival Angel yang sedang menahan kenikmatan duniawinya karena dia sedang bermain diatas ranjang bersama laki laki yang membayarnya.

__ADS_1


"Astaga dia gila ternyata dia mengatai orang lain murahan dan sudah tidak per*w*n tapi faktanya dia yang sebenarnya sudah tidak per*w*n."


"Apa dia tidak malu dia terjebak dalam permainan yang dia rencanakan sendiri dan dia juga bodoh berani bermain main dengan Angel."


"Aku yakin sebentar lagi dia pasti akan mengalami penderitaan di setiap langkah hidupnya karena sudah berhadapan dengan Angel."


Semua murid disana melihat video dan langsung membicarakan rival nya Angel. Setelah beberapa saat akhirnya video itu berakhir dan tiba tiba muncul salah satu guru disana karena penasaran melihat banyak muridnya berkumpul.


"Ada apa ini kenapa kalian berkumpul disini sudah bubar." semua murid ketar ketir berlarian kesana kemari karena gurunya sudah datang tapi tidak dengan Angel dan rival nya dia tetap diam.


"Pak lihatlah Angel memperlakukan saya dan dia juga menyebarkan fitnah tentang saya. Saya mau dia di tuntut dan dikeluarkan dari sekolahan ini pak nih pak liat bahkan dia memperlakukan sekolah kita apa bapak mesti berfikir lagi untuk mengeluarkan dia dari sini." Angel yang melihat itu tidak habis fikir karena ulah rival nya itu.


"Angel dan kamu ikut bapak ke ruangan bk." Angel dengan santai nya berjalan mengikuti gurunya berbeda dengan rival nya yang penuh dengan ketakutan dan tekanan.


"Maaf pak tapi itu diluar jam sekolah dan saya pun tidak menggunakan seragam jadi itu tidak menyangkut pautkan dengan sekolah. Dan lagi pula itu hak saya untuk bertemu dengan siapapun dan maaf disini bukan saya yang memulai duluan." Angel tetap tenang karena dia tidak bersalah.


"Dan kau apa urusan nya dengan semua ini?" Rival Angel menjadi tambah gugup karena sekarang gurunya meminta penjelasan dari nya.


"Saya hanya ingin menjaga nama baik sekolah ini pak dan membuat Angel jera atas sikap yang rendah itu." ucap Rival Angel yang sangat tidak masuk akal.


"Apa kau sudah kehilangan akal? Semua orang disini sudah tau kelakuan bejad mu itu astaga kau masih saja mencari cari cara untuk menutupi nya." Ucapan Angel itu membuat gurunya bertanya apa yang dilakukan Rival Angel.


"Ini sebenarnya apa yang terjadi jangan membuat bapak bingung." Angel yang sudah kesal karena waktu istirahat nya disita oleh hal yang tidak bermanfaat itu pun langsung memberikan ponsel nya karena di ponsel itu ada rekaman video tadi.

__ADS_1


Betapa terkejutnya pak guru saat melihat video itu karena ternyata yang sudah memperlakukan sekolah nya bukan lah Angel. Pak guru langsung mengembalikan ponsel Angel.


"Ini sudah tidak bisa ditangani oleh kami para guru lagi kami harus menghubungi seseorang yang berhak menentukan nasib kalian di sekolah ini. Jadi kami terpaksa harus menghubungi orang tua kalian agar kalian tidak mengulangi kesalahan yang sama." akhirnya pak guru keluar karena akan menemui guru yang lain untuk menghubungi pemilik sekolah sekaligus orang yang berhak menentukan.


Setelah beberapa jam kemudian akhirnya orang tua masing masing sudah datang begitu juga dengan para guru hanya saja seseorang yang berhak menentukan nasib Angel dan Rival nya yang belum datang.


"Angel apa yang kamu lakukan ini pertama kalinya ibu dipanggil atas kesalahan mu biasanya juga ibu dipanggil atas keberhasilan prestasi mu." Rika berbicara kepada Angel dengan suara yang sangat kecil.


"Ini bukan salah Angel bu sudahlah jangan takut karena Angel tidak salah." Akhirnya mereka kembali diam.


Beberapa saat kemudian akhirnya orang yang ditunggu tunggu akhirnya datang dan langsung berjalan melewati Angel dan ibunya untuk duduk. Betapa terkejutnya mereka melihat siapa yang datang.


"Angel kenapa nak Roy ada disini bukanya dia berada di kantor?" Rika sangat bertanya tanya kenapa Roy bisa berada di depannya.


"Angel juga tidak tau bu sudahlah mungkin dia memang ingin mengetahui semua kegiatan Angel." Akhirnya pak guru memulai acaranya.


"Begini tuan di sekolah ini ada masalah yang sangat memalukan kami ingin tuan yang memutuskan semuanya karena tuan lah yang berhak menentukan nasib mereka." Angel yang mendengar itu seketika heran kenapa gurunya memanggil Roy dengan sebutan tuan.


"Ya sebelum nya saya mau Memperkenalkan diri terlebih dahulu karena mungkin kalian belum mengetahui siapa saya. Saya Roy Fernando pemilik sekolah ini." Angel dan ibunya sangat terkejut karena selama ini ternyata Angel sekolah di sekolahan milik pacarnya.


Bukan hanya Angel dan ibunya tapi rival nya pun tak kalah terkejutnya karena mendengar nama belakang Roy yang sama dengan nama keluarga yang disebutkan oleh Angel tadi yaitu Fernando.


(Sial apa mungkin dia laki laki yang bersama Angel? Ah tidak mungkin saja dia hanya mempunyai nama belakang yang sama.)

__ADS_1


__ADS_2