End Of Suffering

End Of Suffering
munculnya masalah


__ADS_3

Di sekolah Angel dan teman teman nya sudah bersiap untuk mengerjakan tugas mereka untuk mendekor.


"Angel kenapa kamu tadi diam saja kenapa kamu tidak mem protes aturan yang diberikan kepadamu?" tanya teman Angel.


"Sudahlah lagi pula ini sudah ketentuan dari sekolah dan kalian juga mau membantu ku kan jadi aku tidak khawatir." jawab Angel sambil berjalan menuju ruangan yang akan di dekorasi.


Tiba tiba di tengah tengah perjalanan datang Delon yang langsung menyapa Angel. "Hai Angel apa kamu mau ke ruang festival?" Tanya Delon.


"Iya kak kita mau mulai nge dekor. Kalau kak Delon mau kemana?" Tanya Angel.


Teman Angel yang melihat itu langsung peka dan memilih untuk pergi duluan meninggalkan mereka berdua. "Angel kak Delon aku duluan ya." Angel dan Delon pun mengangguk.


"Tadinya sih mau pulang kan udah gak ada jam pelajaran tapi mending bantuin kalian aja deh kayak nya seru ya." padahal itu hanya alasan Delon itu dekat dekat dengan Angel.


"Emang nya boleh gitu kak Delon bantuin kita nanti pihak sekolah ngelarang terus menghukum kak Delon." Angel ragu untuk mengizinkan Delon membantu kelas nya karena tidak ada izin dari pihak sekolah.


"Aku tidak tau tapi biarin lah orang ini untuk kepentingan sekolah juga biar cepat beres nge dekorasi nya." Ucap Delon dan Angel pun mengizinkan nya.


Di dalam ruangan Angel melihat lihat dinding yang begitu besar dan sangat luas dia sangat putus asa karena membayangkan nya saja sudah sangat lelah. "Aku harus bisa ngerjain ini kalau enggak nanti dia bakal senang karena sudah membuatku kewalahan itu tidak akan pernah terjadi hahaha." Angel memulai melukis tanaman dan alam sekitar di dinding itu.


Semua orang sibuk dengan tugasnya masing masing dan Delon sesekali membantu mereka. Delon beralih kepada Angel dia berniat untuk membantu melukis di dinding itu. "Angel kamu tidak akan bisa menyelesaikan ini dalam waktu empat hari lagi jadi aku bantu ya." Delon tersenyum kepada Angel.

__ADS_1


"Baik lah tapi jangan sampai merusak lukisan nya ya kak hehe." Angel dan Delon pun melukis dengan benar mereka melukis bersama dan sesekali bercanda.


Tanpa mereka sadari ternyata Renata sedang memperhatikan mereka. "Hmm ternyata Delon menyukai bocah itu ya. Sepertinya aku punya satu pekerjaan lagi untuk membuat festival ini menjadi menarik. Dan Roy lihat lah apakah ini yang dinamakan calon istri? Dia sedang pendekatan dengan laki laki yang jauh lebih muda darimu."


Tiba tiba saat Angel sedang melukis dan bergeser dia menginjak sesuatu dan akan terjatuh tapi Delon menangkap nya. Mereka berpelukan tanpa sengaja yang tentunya hal itu dimanfaatkan oleh Renata untuk membuat suatu masalah dalam hubungan Roy dan Angel.


"Astaga apa ini keberuntungan ku aku harus cepat cepat mengambil gambar nya ya ampun ini sangat indah." Renata langsung mengambil gambar sebanyak banyak nya.


"Eh eh maaf kak aduh tadi aku gak liat liat kirain disini enggak licin." Angel merasa tidak enak atas bantuan Delon.


"Eh iya enggak apa apa lain kali kamu harus lebih berhati hati lagi." Delon dan Angel meneruskan melukis dinding nya.


Di rumah keluarga Bimantara Anisa dan Yulia sedang berada di ruang keluarga karena mereka sedang melihat lihat konsep yang akan dipakai untuk lamaran nanti. "Anisa apa kamu sudah menemukan yang cocok?" Tanya Yulia sambil melihat lihat konsep yang lain nya.


"Boleh sayang kita pilih yang ini saja ya apapun pilihan kamu pasti Alex juga menyetujui nya." ucap Yulia sambil mengembalikan gambar kepada WO nya.


Akhirnya WO disana pun langsung pamit pergi untuk memulai persiapan nya karena hari lamaran sudah semakin dekat.


"Anisa kamu harus jaga kondisi kamu ya karena sebentar lagi acara demi acara akan dimulai dan kamu pun akan segera sah menjadi istri dan anak dari kami. Mommy sayang banget sama kamu mommy selalu berdoa untuk kebahagiaan kamu dan keluarga ini sayang." Yulia langsung memeluk Anisa dengan penuh kasih sayang dan Anisa pun membalas pelukan itu.


Di kantor Roy menerima pesan masuk di ponsel nya dia tidak langsung melihatnya karena sangat sibuk. Tapi, pesan itu terus masuk yang membuat Roy terganggu dan memutuskan untuk melihatnya sebentar.

__ADS_1


Betapa terkejutnya Roy melihat pesan masuk dan ternyata itu dari Renata yang mengirimkan foto Angel dan Delon. "Apa apaan ini mereka! Bisa bisa nya dia bermain api dibelakang ku astaga anak ini membuatku sakit hati."


Alex yang mendengar itu langsung penasaran dan langsung bertanya. "Kau kenapa Roy sepertinya terlihat sangat kesal sekali. Apa itu karena sesuatu yang masuk di ponsel mu?"


"Lihatlah Renata mengirimkan foto ini." Roy menunjukkan foto Angel dan Delon kepada Alex. Alex yang melihat itu hanya tersenyum miring.


"Roy Roy apa kau secinta itu kepada Angel sampai kau menjadi sangat bodoh? Itu pesan dari Renata sudah jelas itu akan bertujuan merusak hubungan mu dengan Angel. Aku yakin Angel tidak akan berbuat serendah itu dan kau harus lebih percaya kepada Angel dan aku juga yakin ceritanya berbeda dari apa yang kau bayangkan." mendengar ucapan Alex Roy langsung berpikir itu memang benar.


"Oh iya ya kenapa aku bodoh sekali astaga anak itu benar benar sudah mempengaruhi hidup ku. Hmm apa aku harus sedikit bermain main dengan ini ya sepertinya seru juga." Roy berinisiatif untuk sedikit mengikuti apa yang akan dilakukan oleh Renata.


"Roy kenapa kau harus ribet ngurusin wanita yang satu itu kau kan bisa langsung menjebloskan dia kedalam penjara karena sudah ada bukti penculikan." Alex merasa sedikit lelah melihat kerumitan masalah sahabat nya itu.


"Alex sahabat ku yang paling tampan ya karena kau hanya satu satunya sahabatku, aku hanya ingin memberikan dia kehidupan yang penuh dengan rintangan dan siksaan seperti dia memberikan ku kehidupan seperti itu. Dan sekarang ada Angel dia bisa membuat Renata gagal terus menerus dan menanggung rasa malu terus menerus."Roy berencana membalaskan dendam nya.


"Ya ya terserah kau saja yang penting itu tidak mengganggu waktu kerjamu." Roy langsung melanjutkan pekerjaan nya karena sebentar lagi sudah waktunya pulang.


Di sekolah Angel sudah akan bersiap pulang dia sedang berjalan keluar bersama teman teman nya tapi ternyata saat sampai di luar Delon sudah menunggu nya karena dia mau mengajak pulang bersama dengan Angel.


"Angel apa kamu mau pulang bareng sama aku?" Delon bertanya kepada Angel.


"Gak usah kak soalnya aku mau nungguin jemputan aja kakak pulang duluan aja." Angel menolak nya karena dia sangat tau batasan nya dengan laki laki lain.

__ADS_1


"Angel sepertinya aku perhatikan akhir akhir ini kamu sangat menjaga jarak dengan ku apa ada sesuatu?" pertanyaan itu membuat Angel terkejut karena bingung harus menjawab apa.


__ADS_2