
"Hei kau kenapa malah mojok kejar sana tuh bocah, masa dapetin bocah aja enggak bisa." mendengar ledekan Alex, Roy langsung kesal dan pergi untuk mengejar Angel.
Di sisi lain Angel sedang berjalan tapi tiba tiba dia menabrak seseorang. "Eh eh maaf kak.. Eh kak Delon ngapain disini kak?" tanya Angel kepada kakak kelas nya di sekolah menengah Atas.
"Loh Angel kamu juga ngapain disini? Kalau aku lagi jenguk om aku biasa penyakit nya kambuh." jawab Delon sambil tersenyum kepada Angel. Ya Delon adalah kakak kelas sekaligus ketua osis di sekolahan tempat Angel belajar dan bahkan Delon salah satu type laki laki yang Angel idamkan.
"Oh semoga om nya cepat sembuh ya kak. Angel lagi jagain sodara kak." Angel yang sedang asik berbicara dengan Delon tiba tiba Roy menghampiri mereka dan langsung memegang tangan Angel dan berkata. "Baby ngapain kamu disini dia siapa? Apa kamu berniat selingkuh dibelakang aku? Kamu benar benar tega sekali." mendengar pernyataan Roy sontak membuat Angel dan Delon terkejut karena ternyata Delon selama ini menyukai Angel begitu juga sebaliknya namun mereka tidak mengetahui nya.
"Ih apa apaan sih jangan ngaku ngaku dong." Angel mencoba melepaskan genggaman tangan Roy tapi tetap tidak bisa karena Angel kalah kuat.
"Angel aku pulang dulu ya eh maaf om jangan kayak gitu itu tangan nya Angel kesakitan." dengan sopan nya Delon memberi kode agar tangan Angel dilepaskan.
"Diam kau bocah sana pulang dan jangan pernah ganggu lagi kekasihku you understand?" dengan tatapan tajam Roy melihat kearah Delon dan membuat Delon pergi. Setelah melihat Delon pergi Angel langsung menginjak kaki Roy dan berhasil melepaskan genggaman tangan nya.
"Kak Roy sudah gila ya apa apaan coba ngaku ngaku jadi pacar Angel. Ihh tadi tuh cowok idaman Angel banget udah mau deket malah diganggu dasar perusak udah ah jangan deket deket sana jauh jauh. Heuuuuhhhh kesel deh." Angel bertingkah seakan akan menerkam Roy dan tingkah itu membuat Roy menjadi tambah semangat untuk mengejar Angel.
"Angel kalau kamu terus bersikap seperti ini yang ada aku akan terus mengejar mu bahkan tidak akan membiarkan siapapun menyentuh mu." ucap Roy dan langsung meninggalkan Angel begitu saja.
"Amit amit ya aku punya pacar atau bahkan suami kayak gitu enggak banget bisanya ancam ancaman doang. Dasar om om halu pengen milikin Angel Laurent yang cetar membahana ini iuww type idaman ku adalah kak Delon uhh." Angel langsung kembali menuju ruangan Anisa dan saat sampai di ruangan Angel melihat Anisa sudah terbangun dari tidur nya.
__ADS_1
"Eh udah bangun An. Mau aku ambilin sesuatu enggak?" Anisa menjawab pertanyaan sahabat nya itu dengan menggeleng kan kepalanya. Melihat itu Angel langsung paham dan kembali duduk di tempat biasanya.
"Kak Roy darimana kok bisa barengan sama Angel?" Anisa bergantian melirik kearah Angel dan Alex karena dia meminta jawaban atas pertanyaan nya itu. Begitu pun dengan Angel dia melirik tajam kearah Roy dan mau tidak mau Roy harus menjawab nya.
"Itu tadi ada anak tikus yang gangguin Angel jadi aku bantu jauhin anak tikus itu. Harusnya dia bilang terimakasih kepada aku tapi dia malah marah marah dan mau menerkam ku." jawaban Roy itu langsung saja membuat Angel kembali emosi karena menyebut Delon dengan sebutan anak tikus.
"Lama lama aku bisa gila An dekat dekat dengan om om ini. Dia itu suka mengarang cerita dan halu, bisa tidak jangan bawa om om ini kesini? Biarkan aku hidup tenang." Angel yang sudah tidak tau bagaimana cara nya menjauh dari Roy pun langsung saja menunduk kan kepalanya karena lelah.
"Sebenarnya apa yang terjadi kepada kalian kok tiba tiba seperti ini bukanya kalian baru kenal ya?" Tanya Anisa.
"Iya kita memang baru kenal awalnya sih kak Roy memang terlihat cool tapi enggak tau kenapa kak Roy tiba tiba berubah An. Gila kali ya kesambet apaan gitu dijalan." ucap Angel yang merasa Aneh terhadap perubahan yang Roy tunjukkan.
"Kau jangan mentang mentang sudah bersama Anisa ya apa kau lupa selama 27 tahun ini kau baru sekali mendapatkan kekasih. Sombong amat hidupmu aku saja yang sering berkenan biasa biasa saja aku tidak pernah menyombongkan diri aku." Roy menjawab ledekan itu dengan sedikit curhat kalau dia sudah sering mengencani banyak wanita.
"Lebih baik seperti ini karena Anisa akan menjadi satu satunya perempuan dalam hati ku daripada kau banyak mengencani perempuan tapi satu pun tidak ada yang jadi." Alex kembali bersuara karena tidak terima diledek oleh Roy.
"Tuan muda dan kak Roy tolong jangan berdebat disini Anisa pusing dengar kalian seperti ini. Tuan muda jodoh itu tidak ada yang tau mungkin kak Roy belum siap jadi jodohnya juga belum siap untuk datang. Dan juga sebelum kita menikah masih ada peluang untuk orang orang jahat untuk memisahkan kita jadi jangan sampai kita terpisah karena kecerobohan tuan muda sendiri." mendengar ucapan Anisa, Alex dan Roy tersadar akan tindakan nya.
(Benar kata Anisa aku memang belum siap untuk meninggalkan masa lalu ku aku tidak tau jalan untuk keluar. Apa aku tidak pantas mendapatkan kebahagiaan? Apa aku harus terus menerus terkurung dalam masa lalu yang kelam ini.) Angel yang melihat Roy termenung itu pun langsung saja berinisiatif untuk mengajak nya keluar dan dia juga ingin mengetahui banyak hal tentang Roy.
__ADS_1
"Hei kak Roy jangan sedih lah ayo kita keluar tapi kak Roy harus mentraktir Angel kan katanya kak Roy mau sama Angel." Roy belum sempat menjawab nya karena Angel langsung menarik tangan nya untuk segera pergi.
Alex dan Anisa melihat itu hanya bisa tersenyum. "Tuan muda belum mandi ya? Bau banget sih itu liat rambut nya juga udah ubanan emang berapa lama sih tuan muda jagain Anisa yaampun sampai pangling loh." Anisa sedikit menjahili Alex dengan kata katanya.
"Anisa kamu ini baru sadar langsung kenapa langsung seperti ini apa otakmu ada yang geser? Dasar bocah kecilku selalu saja membuatku tersenyum." Alex tidak marah sama sekali malahan dia memeluk Anisa dengan penuh kasih sayang.
Di sisi lain Bella yang terus memantau keadaan perusahaan Bimantara terlihat kesal karena selama ini Alex tidak kunjung muncul. Di dalam mobil Bella terus berjaga dan tiba tiba dia melihat mobil milik keluarga Bimantara berhenti.
"Sial kenapa malah tuan Alan yang datang. Kenapa Alex tidak pernah muncul sialan bocah dekil itu sudah membuat Alex terpengaruh dan menjadi kan Alex budak nya. Lihat saja setelah lo keluar dari rumah sakit lo bakal ngerasain sakit yang jauh lebih sakit dari kejadian sebelumnya." entah apa yang direncanakan Bella untuk kehidupan Anisa kedepan nya.
Angel mengajak Roy ke salah satu tempat yang sering Angel kunjungi saat Angel bersedih dan mempunyai beban yang berat dalam hidup nya. "Kak Roy, menurut kak Roy apa tempat ini indah?" tanya Angel.
"Biasa saja." Roy menjawab nya dengan wajah yang sangat datar dan membuat Angel kesal karena dia tidak berhasil membuat Roy kembali seperti biasanya.
"Kak Roy ini sebenarnya kenapa sih kok tadi setelah Anisa bilang gitu kak Roy langsung murung. Cerita dong Angel bakal dengerin kok kalau ada saran juga nanti Angel kasih supaya kak Roy gak sedih lagi." ucapan Angel itu langsung mendapat respon baik dari Roy dan Roy memutuskan untuk membuka semua kisah masa lalu nya.
"Sebenarnya aku ini..." belum sempat Roy membicarakan semuanya tiba tiba Angel berteriak. "Kak Roy Angel mau ice cream!" tanpa menunggu jawaban dari Roy Angel langsung berlari kearah tukang ice cream.
"Dasar anak anak katanya mau dengerin aku cerita terus ngasih saran. Boro boro ngasih saran baru mau mulai aja udah minta jajan Ice cream." Dengan jengkel Roy tetap membelikan ice cream untuk Angel
__ADS_1