Failed Marriage!

Failed Marriage!
FM 23 Sudah Revisi


__ADS_3

Sesudah mengantar Anaknya sekolah, Reina langsung melajukan mobilnya menuju perusahaan.


Sampai di ruangannya Reina sudah melihat banyak tumpukan berkas di atas mejanya.


Menjadi sekertaris kedua Alex benar-benar harus ikut merasakan pusing menghadapi banyak dokumen yang akan Ia kerjakan setiap harinya.


Agenda hari ini juga Ia harus mewakilkan Alex meeting di perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaannya.


Reina pun mulai menyiapkan materi yang akan Ia sampaikan pada meeting nanti, Ia tidak ingin ada kesalahan sedikit pun.


Setelah berkutat dengan menyiapkan banyaknya berkas, Reina langsung berangkat menuju perusahaan tersebut diantarkan oleh supir perusahaan.


Menuju ke sana menempuh perjalanan selama tiga puluh menit, selama perjalanan Reina sambil melihat-melihat berkasnya takut ada yang tertinggal.


Begitu sampai di perusahaan tersebut, Reina menyampaikan pada petugas yang ada di lobi bahwa Ia perwakilan dari perusahannya untuk ikut meeting di perusahaan ini.


Staf pegawai tersebut dengan sigap mengantarkan Reina menuju ruang meeting tersebut.


Tok.. Tok..Tok..


“Masuk”. Ucap Laki-laki yang ada di dalam ruangan.


“Selamat siang pak, saya Reina dari Bieber Corp. mewakilkan Pak Alex, yang berhalangan menghadiri meeting hari ini.

__ADS_1


“Baiklah, silahkan duduk. Perkenalkan saya Reynaldo presdir di perusahaan ini” ucap Reynaldo memperkenalkan diri pada Reina


Meeting pun telah berjalan selama dua jam lamanya, membahas perpanjangan kontrak kerjasama dengan perusahaan ini.


Setelah meeting selesai Reina di ajak untuk menikmati makan siang bersama dengan orang-orang yang ikut meeting tadi termasuk Pak Reynaldo.


Karena waktu sudah masuk jam dua siang, Reina pamit untuk kembali ke perusahaannya.


Sampai kembali di perusahaan, Reina langsung menghadap ke bosnya untuk memberi laporan mengenai meeting tadi.


Tok.. Tok..Tok..


Reina masuk ke dalam ruangan presdirnya itu dan langsung berjalan menuju meja Alex, dan menyerahkan laporannya.


“Kalau ada yang bapak tidak mengerti mengenai laporan saya, silahkan bapak tanyakan saja, saya akan berusaha menjelaskan sedetail mungkin kepada Bapak”. Ucap Reina sopan


“Baik pak”. Ucap Reina sambil duduk


“Aku sudah menyuruh supir untuk menjemput Anak-anak, jadi kamu tidak perlu khawatir”. Kata Alex


“Syukurlah, baru saja setelah ini Aku ingin pergi menjemput mereka”. Jawab Reina dengan tenang


Ternyata Alex bukan membicarakan masalah meeting tadi, malah membahas tentang urusan Pribadi

__ADS_1


“Apa ada lagi? kalau tidak ada Aku akan kembali ke ruangan”. Ucap Reina yang akan beranjak


“Temani saya makan siang”. Perintah Alex dengan tegas


“Tapi, tadi selesai meeting Aku di ajak makan siang bersama di sana”. Ucap Reina jujur


“Kamu hanya perlu duduk manis saja, menemani Saya untuk makan siang”. Jawab Alex


Sambil menunggu makanan yang Alex pesan, Reina sibuk mengecek email yang masuk lewat iPad-nya.


Karena melihat Reina yang malah sibuk dengan iPad-nya, Alex pun mengambil iPad tersebut dari tangan Reina.


“Loh, kenapa malah di ambil”. Tanya Reina bingung


“Aku tidak suka, ketika kau bersamaku malah sibuk dengan iPad mu”. Tegas Alex


Menerima teguran dari calon suaminya itu membuat Reina hanya menurut, padahal Ia hanya mengecek email masuk tentang laporan-laporan yang mesti Ia garap nanti tapi malah Alex mengambil iPad miliknya.


Membuat Reina tidak ada kegiatan apapun selain duduk manis di sofa sambil menunggu makan siang datang.


*Bersambung*


Alex, Reina, Railo, & Raisya tunggu ya Like+Vote Nya yang banyak.

__ADS_1


Terimakasih^^


ig: hanraeneull


__ADS_2