
Alex yang melihat istrinya menangis pun, datang menghampirinya dan langsung memeluk Reina sangat erat.
Reina menenggelamkan wajahnya pada dada bidang suaminya itu, sangat nyaman dan hangat yang Reina butuhkan saat ini.
Alex masih belum mau bertanya pada istrinya apa yang terjadi, ia membiarkan istrinya tenang terlebih dahulu baru nanti akan ia tanyakan.
Suara tangis Reina lama kelamaan berhenti, Alex langsung mengajaknya duduk di atas ranjang dan memberikan Reina segelas Air Putih.
Reina menerima Gelas Air Putih yang di berikan oleh suaminya, dan langsung di minum sampai habis.
Reina memberikan Gelas kosong itu pada Alex, dan Alex menaruhnya di atas nakas samping Tempat Tidur.
“Ada apa Sayang?”. tanya Alex lembut
“Aku hanya sedang melamun, tiba tiba menangis”. jawab Reina bohong
“Jangan berbohong padaku Sayang, ceritakan masalah mu biar kita cari solusi bersama”. kata Alex meyakinkan istrinya
Akhirnya Reina pun menceritakan pada suaminya apa yang terjadi, dari awal hingga akhir.
Alex pun menuruti semua keputusan yang di ambil istrinya, Ia akan mendukung sepenuhnya sampai akhir.
__ADS_1
“Sudah jangan menangis lagi, aku tidak suka melihatnya”. ujar Alex sambil membelai rambut Reina
“Terimakasih Sayang, untuk semua kebahagiaan yang kamu kasih untuk ku”. kata Reina dengan memeluk Alex manja
“Aku sangat menyayangimu, dan juga Anak - Anak kita Sayang”. kata Reina lagi
“Aku juga menyayangi kalian semua Sayang, hidup ku hanya untuk kamu istri ku dan juga Anak Anak”. ucap Alex tegas
Mereka berdua sedang menikmati Moments bersama yang begitu langka, semenjak kehamilan dan Melahirkan Alex dan Reina jarang punya waktu berdua seperti ini.
Mereka tiduran sambil berpelukan, dan bangun kembali saling bersandar di sisi ranjang.
Reina yang terlihat begitu manja pada suaminya, yang membuat suaminya jadi enggan meninggalkan istrinya walau hanya sedetik saja.
Waktu menunjukkan pukul Lima Sore, Alex dan Reina segera membersihkan diri untuk menemui Anaknya.
Tak ingin kebablasan tidur lagi, Reina beranjak duluan dari ranjang tapi tangannya di tarik oleh Alex hingga ia terjatuh di atas dada bidang Alex.
“Alex, aku mau mandi jadi tolong lepaskan aku”. ucap Reina memohon
“Mari kita mandi bersama, sudah lama kuta tidak melakukannya”. kata Alex dengan santai
__ADS_1
“Aku tidak mau mandi bersama mu, itu pasti akan lama selesainya”. jawab Reina hendak beranjak dari sisi Alex
“Aku tidak suka penerima penolakan, kau tahu itu kan sayang”. kata Alex
“Baiklah, ayo segera kita mandi pasti Anak Anak sudah menunggu kita dari tadi”. balas Reina malas
Alex dan Reina pun beranjak dari ranjang menuju kamar mandi, untuk mandi bersama.
Seperti dugaan Reina, bahwa Alex tak hanya melakukan kegiatan mandi saja tapi juga melakukan Enak - Enak di kamar mandi.
Dua Jam mereka melakukan itu di dalam kamar mandi, membuat Reina geram akan sifat mesum Alex yang tak bisa di tahan.
Sekarang sudah pukul Tujuh Malam, waktunya makan malam dan Anak - Anak sedang menunggu Orang Tuanya di meja makan.
Alex serta Reina menuruni Anak tangga secara bersamaan, dan Anak - Anak melihat Orang Tuanya sudah turun.
Mereka pun tidak membuang - buang waktu, dan langsung mempersilahkan Anak - Anaknya untuk makan.
Sebelum itu Reina melayani makan suaminya terlebih dahulu, baru melayani Anak - Anaknya.
*Bersambung*
__ADS_1