
Setelah selama sepekan berada di Paris, mereka pun memutuskan untuk kembali ke negaranya.
Sebelum berangkat ke bandara mereka bersantai dalam kamar hotel dengan kesibukannya masing-masing.
Alex sibuk dengan laptopnya, Reina sibuk dengan mengemas barang-barangnya, Anak-anak dan juga Suaminya, sedangkan Railo dan Raisya sibuk dengan mainan baru yang di berikan oleh Papa mereka.
Sekarang sudah pukul 12.00 waktu Paris. mereka makan siang bersama di dalam kamar hotel.
Karena menurut mereka sangat lelah untuk makan ke restoran hotel, sebab mereka harus menyiapkan tenaga untuk melakukan penerbangan malam.
Pelayan datang mengantar makanan ke dalam kamar, di letakkan lah makanan itu di meja balkon.
Alex meletakkan laptop miliknya di atas nakas samping ranjang. Dan memanggil Anak serta Istrinya.
Berjalan menghampiri ke ruangan sebelah kamarnya, Alex mendorong pintu itu dan melihat Anak-anaknya masih asik bermain sedangkan Istrinya tiduran di lantai sambil mengenakan earphone.
Alex menyuruh Anaknya untuk terlebih dahulu ke meja di balkon, sedangkan Alex harus membangunkan Istrinya dulu.
Ia pun mendekati Istrinya dengan berjongkok untuk membangunkannya, di lepaskan nya earphone dari telinga Istrinya itu. Lalu mengambil ponselnya dan menyimpan di atas ranjang.
Lalu ia mencolek-colek pipi Istrinya supaya terbangun, tapi malah tetap tak bangun Alex yang memikirkan Anaknya yang telah menunggu.
Tanpa berpikir panjang Alex langsung menggendong Reina menuju kamarnya, saat ingin meletakkannya Reina pada ranjang ia pun malah terbangun.
Reina pun bingung kenapa ia di gendong oleh suaminya, Alex menurunkan Reina di sisi ranjang supaya ia duduk.
“Kenapa kau menggendongku?”. bingung Reina
“Karena kau tertidur di lantai”. jawab Alex dengan santai
“Uhm”. gumam Reina
“Ayo, kita makan Anak-anak sudah menunggu kita”. ucap Alex sambil membelai rambut sang Istri
“Baik”. singkat Reina karena Ia masih mengantuk
Mereka berdua beranjak dari ranjang menuju balkon menghampiri Anaknya untuk makan siang bersama.
“Mommy lama sekali”. cemberut Railo
__ADS_1
“Iya betul, kami sudah lapar mom”. celetuk Raisya
“Maaf membuat kalian menunggu sayang”. kata Reina
“Yasudah, ayo kita langsung makan”. jelas Alex
Menikmati makan siang mereka dengan keheningan, tak ada satupun yang mengeluarkan suara atau berbicara.
Setelah selesai makan siang, mereka pun berbincang-bincang dengan posisi masih di balkon.
“Senangnya bisa berlibur ke Paris”. ucap Reina bahagia
“Iya Mom, tapi aku berikutnya ke belanda ya Pa”. balas Railo antusias
“Aku ingin ke Thailand Pa”. ikut Raisya
“Apapun yang kalian ingin kan papah akan berusaha memenuhi permintaan kalian, asalkan kalian bahagia”.
Malam hari pun tiba, saatnya mereka berangkat ke bandara sekarang.
Tiba di bandara Alex yang berada di depan memimpin jalan, sedangkan Reina, Anak-anak, dan para pengawal ada di belakangnya.
Alex bertabrakan dengan seorang wanita yang berambut pirang, saling menundukkan kepalanya.
Ketika Alex dan wanita itu mengangkat wajahnya, terlihat seperti mereka berdua saling mengenal satu sama lain.
“A-alex?”. ucap wanita itu
Mengabaikan wanita yang tadi memanggil namanya, berlalu meninggalkannya begitu saja tanpa menoleh ke belakang sedikit pun.
Reina pun yang melihat kejadian itu ikut bingung, karena setelah bertabrakan dengan wanita tadi dan Alex meninggalkan wanita itu dia tetap memperhatikan Alex tanpa henti.
Memasuki jet pribadinya di susul Istri juga Anaknya menempati posisi duduk masing-masing.
Melanjutkan perjalanan kembali selama 17 jam di habiskan mereka untuk beristirahat, jet pun telah mendarat dengan selamat di bandara New York, Amerika.
Keluar dari jet langsung di sambut pengawal seperti biasa, segera memasuki mobil untuk kembali ke mansion.
Tiga Puluh Menit perjalanan menuju mansion mereka, jalanan terlihat lancar tidak terhalang macet lalu lintas.
__ADS_1
Sampai kembali ke mansion mereka, Anak-anak langsung berlari menuju kamar mereka masing-masing yang telah di tinggalkan.
Alex, Reina, Railo, dan Raisya telah sampai Mansion pada pukul 19.00 malam. Mereka memutuskan untuk langsung beristirahat karena esok hari sudah harus melanjutkan aktivitas seperti semula.
Skip Pagi Hari
Kring..
Kringg..
Kringgg..
Alarm di setiap kamar mereka berbunyi sangat kencang, untuk membangunkan mereka yang sedang tertidur lelap.
Railo terbangun dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap untuk ke sekolah.
Raisya yang masih setengah sadar, hanya duduk di pinggir ranjang belum mau untuk beranjak menuju kamar mandi.
Sedangkan di kamar Alex dan Reina, ternyata mereka sudah terbangun terlebih dahulu sebelum suara Alarm jam mereka berbunyi.
Setelah selesai menyiapkan kebutuhan sang Suami, Reina pun keluar kamar untuk mengecek Anak-qnaknya yang sedang bersiap ke sekolah.
Ketika membuka pintu kamar anaknya bergantian, ternyata Railo dan Raisya sudah siap dengan seragamnya.
Lalu Reina segera turun ke dapur untuk menyiapkan sarapan bergizi, buat suami dan anaknya.
Reina membuatkan mereka Nasi Goreng udang favorit Suami juga Anaknya, dan juga menyiapkan bekal spageti untuk Anaknya.
Setelah menyiapkan dan tertata di meja makan, Reina bergegas memanggil Suami dan Anaknya.
Mereka pun akhirnya turun dengan pakaian yang sudah rapih, dan duduk di kursi meja makan.
Sungguh bahagia melihat Anak dan Suaminya melahap masakannya dengan semangat, tidak tersisa satu butir pun di piring mereka.
Sesudah sarapan bersama. Alex pun berangkat bersama Anak-anaknya, sedangkan Reina mulai hari ini sudah tidak bekerja lagi sesuai dengan peraturan yang Alex buat.
Jadi tugas Reina sekarang hanya mengurus Anak serta Suaminya saja, walaupun ada perasaan kecewa pada diri Reina karena tidak bekerja lagi tapi Ia lakukan semata-mata juga demi keluarganya.
*Bersambung*
__ADS_1
Ig: Hanraeneull