
Setelah selesai makan Alex serta anaknya memutuskan kembali ke kamar, tidak lupa ia juga membungkuskan makanan untuk istrinya.
Sampai di kamar Alex membangunkan Reina untuk makan, tapi Reina hanya menggelengkan kepala saja tanda ia tidak mau makan.
TaPi Alex tetap memaksanya untuk makan, demi kesehatan Reina dan Calon Anak mereka.
Alex ingin menjadi suami yang siaga untuk anak ketiga mereka, karena sewaktu Reina mengandung Railo dan Raisya ia tak ada di sisi Reina untuk menemani.
Alex menyandarkan badann Reina pada sisi senderan di kasur, dan menyuapi makan siang itu sampai habis di makan oleh Reina.
Tinggal satu suapan terakhir, Reina merasakan perutnya sangat mual sekali dan segera berlari menuju kamar mandi.
Untuk memuntahkan makanan - makanan yang baru saja masuk, terlihat panik di wajah Alex melihat keadaan Reina ini.
Reina segera merebahkan badannya lagi di ranjang dan kembali tidur, karena badannya mulai terasa tidak enak kembali.
Alex langsung menghubungi sekertarisnya untuk segera menyediakan Jet pribadinya, karena ia ingin segera mengajak anak serta istrinya pulang.
Alex pun memberitahukan pada anak - anaknya untuk segera berkemas, karena akan segera pulang.
__ADS_1
Railo dan Raisya memasang wajah sedih di depan papahnya, membuat sang papah pun sangat tidak tega.
Tapi mereka harus segera pulang, untuk membawa Reina ke dokter khusus keluarganya.
Alex berjanji setelah Mommy mereka sembuh, ia akan mengajaknya berlibur bersama kembali.
Railo dan Raisya beranjak dari tempatnya untuk segera berkemas barang - barang mereka, sesuai dengan yang di perintahkan oleh papahnya.
Setelah semua sudah beres dan barang barang masuk koper, Alex menggendong Reina ala bridal dan menuju mobil yang akan mengantarkan mereka ke bandara.
Sampai di bandara tepatnya sudah dalam Jet pribadi milik Alex, Alex meletakkan Reina di Ruang istirahat dalam Jet yang di sediakan kala Alex sangat lelah.
Supir pribadi pun telah menunggu di halaman bandara, serta dengan beberapa pengawal pribadinya.
“Langsung ke mansion”. perintah Alex pada supir
Sampai di mansions anak - anak langsung berlarian menuju kamar mereka untuk beristirahat, sedangkan Alex menggendong Reina kembali menuju kamar mereka.
Ia juga sudah menghubungi dokter pribadinya untuk segera datang ke mansions, untuk memeriksa keadaan istrinya lagi.
__ADS_1
Tapi ternyata dokter itu belum bisa datang ke mansions sekarang, melainkan esok hari.
Karena ia sedang dinas di luar negeri, Alex yang mendengar jawaban itu pun sempat marah. Tapi ia tahan karena wajar tidak bisa karena dokter itu sedang bertugas.
Reina terbangun kembali, dan melihat sekeliling ternyata ia sudah berada di mansions kembali.
Alex langsung menghampiri Reina, dan menanyakan apa yang Reina rasakan saat ini.
Reina hanya menggelengkan kepalanya saja, dan berkata bahwa ia sangat lapar, dan ingin makan yang pedas - pedas.
Tapi Alex tidak mengizinkannya karena khawatir kesehatan janin serta ibunya bermasalah, Karena ia belum sempat bertanya pada dokter apa saja pantangan untuk ibu Hamil.
Reina pun yang tidak di izinkan memakan makanan pedas membuat wajahnya sedih, Alex merasa tidak tega lagi melihatnya.
Ia pun menyetujui Reina memakan pedas, asalkan hanya sedikit saja.
Walaupun di izinkan hanya sedikit, tetap saja membuat Reina senang karena permintaannya di penuhi oleh suaminya.
*Bersambung*
__ADS_1