Failed Marriage!

Failed Marriage!
episode 57


__ADS_3

Kantor Alex


Alex sibuk dengan berbagai Meeting dengan para Clien dan Investor asing, yang pada menanam saham di perusahaan baru yang akan Alex bangun di Belanda.


Alex sengaja membangun perusahaan baru di sana untuk ia berikan kepada Anak - Anaknya ketika mereka sudah dewasa nanti.


Perusahaan yang akan di bangun oleh Alex ini, itu seperti apa yang di design oleh Putranya Railo.


Rencananya ia akan memberikan kado spesial ini di hari ulang tahun Railo nanti, sedangkan untuk kado Putri keduanya Alex akan memberikan Raisya salah satu Mall miliknya yang akan ia ubah namanya menjadi Raisya.


Sebetulnya Alex ingin sekali segera menyelesaikan Perusahaan barunya yang berada di Belanda dalam waktu dekat, tapi terhalang oleh beberapa masalah kecil.


Jadi baru bisa rampung di Tahun berikutnya, karena Alex sangat ingin membuatkan perusahaan baru untuk putranya dari pada memberikan yang sudah ada di karena kan Railo memiliki kemampuan Design yang sangat luar biasa hebatnya untuk Anak seumuran Railo.


Lusa Alex berencana akan terbang ke Belanda dengan sekertaris pribadinya, untuk terjun langsung meninjau masalah yang ada di sana.


Waktu sudah menunjukkan Pukul Tujuh Malam tapi Alex masih juga sibuk dengan berkas - berkas yang akan ia bawa ke Belanda.


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


“Masuk”. suara bariton Alex mengintrupsi sekertarisnya untuk masuk ke dalam ruangannya


“Saya membawakan file yang bapak minta tadi”. kata sekertaris sambil menyerahkan dokumen pada bos nya


“Oke, apa semua yang saya minta sudah lengkap?”. tanya Alex tanpa memandang sekertarisnya


“Sudah pak, seperti yang bapak minta”. jawab Sekertaris


“Bagus! Saya suka kerja kamu”. puji Alex pada Sekertaris ke banggaannya


Merasa hari mulai malam, Alex memutuskan untuk menghubungi Istrinya karena ia akan pulang sangat larut atau bahkan tidak pulang.


Sesudah menghubungi dan memberi kabar pada istrinya, Alex mulai melanjutkan pekerjaannya.


Mansions


Reina merasa cemas dan begitu khawatir karena suaminya tak kunjung pulang, akhirnya ia mendapat panggilan telpon dari suaminya yang mengatakan akan pulang larut.


Paniknya Reina tidak sampai di situ, seperti sudah menjadi candu buatnya kin Reina terbiasa Alex berada di sisinya saat tidur.

__ADS_1


Di pikiran Reina tadi sebelum Alex menelponnya, ia menyuruh Anak - Anaknya untuk menemaninya di kamar sampai Papa mereka pulang dan satupun dari Railo, Raisya, serta Aira tidak ada yang memejamkan matanya untuk tidur.


Aira sudah mulai rewel ingin sekali bertemu Papanya sedangkan, Reina tidak tahu jam berapa lagi suaminya akan pulang.


“Mom”. panggil Raisya


“Ada apa Nak?”. tanya Reina


“Bagaimana kalau kita susul Papa ajah ke kantor, sepertinya Papa tidak pulang”. kata Raisya


“Iya Mom, kita ke sana ajah yuk sekarang”. ajak Railo juga


“Mauu Papapapa”. sahut Aira juga


“Baiklah kita ke kantor Papa sekarang, Mommy kasih tahu supir dulu ya”. ucap Reina dan di angguki oleh ketiga anaknya


Reina segera keluar dari kamarnya untuk turun ke bawah meberitahukan pada pengawal di rumahnya, untuk menyiapkan mobil karena ia dan Anak - Anak akan ke Kantor Alex.


Setelah memberitahu Pengawal, Reina kembali ke kamar untuk memakaikan jaket pada ketiga anaknya, dan langsung turun menuju Mobil yang sudah di siapkan oleh Supir Pribadinya.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2