
Jangan lupa biasakan Vote + Like sebelum membaca ya, supaya bisa mensupport author biar lebih semangat update nya. semakin banyak like + Vote bisa membuat aku semakin cepat update. terimakasih :)
*
*
*
Mereka berdua turun dari mobil langsung segera masuk ke dalam Restoran untuk meeting bersama klien.
Disambut oleh beberapa pelayan dan di arahkan menuju Ruangan Khusus yang telah di reservasi oleh klien tersebut.
Ceklek
Dirga langsung membuka pintu Ruangan tersebut tanpa mengetuk terlebih dahulu, di dalam Ruangan tersebut sudah ada Dua Pria yang seumuran seperti Dirga.
“Hello Bro!” sapa salah seorang Pria tersebut
“Kau sudah datang, Ga!” ucap Pria satunya lagi
“Seperti yang kalian lihat!” jawab Dirga sambil duduk
“Dan siapa Wanita yang kau bawa ini, Ga?” tanya Pria berkacamata yang bernama Nathan
“Sungguh Dirga seleranya sudah berubah” ucap Pria satunya yang memakai anting bernama Leo
“Perkenalkan dirimu pada teman - temanku” perintah Dirga
“Baik Pak, perkenalkan nama saya Marsha kebetulan saya Asisten Pak Dirga” jawab Marsha dengan detail
“Salam kenal Marsha, Kami berdua adalah temannya Dirga sejak kecil Saya Nathan, dan sebelah Saya Leo” ucap Nathan sambil menjulurkan tangannya pada Marsha
__ADS_1
“Salam kenal Pak Nathan dan Pak Leo” kata Marsha dengan sopan
“Duduklah Nona, apa kau tidak lelah terus berdiri!” sambung Leo
Marsha pun duduk di sebelah dirga, dan para pelayan datang menghampiri untuk mencatat pesanan kami.
School Hazard International
Reina datang menjemput ketiga Anaknya di sekolah, Karena Alex berpesan dia ada meeting sehingga belum bisa menjemput Anaknya.
Reina pergi ke sekolah Anaknya bersama dengan supir yang di kirim Alex, karena sehabis menjemput mereka langsung di suruh datang ke perusahaan oleh Alex
Ting Nong
Ting Nong
Bel tanda sekolah telah usai pun berbunyi, para siswa dan siswi berhamburan keluar kelas untuk pulang ke rumahnya masing - masing.
“Kenapa Mommy yang jemput” tanya Railo dengan ketus
“Memangnya kenapa kalau Mommy yang jemput kalian? Hum?” tanya Reina bingung pada Railo
“Sebab Kakak maunya di jemput Aunty” celetuk Aria santai
“Aunty kalian lagi sibuk kerja belum bisa menjemput” kata Reina sambil menggendong Aria
“Huh!” dumel Railo
Semenjak bertemu dengan Marsha, Railo menjadi sangat dekat dengan Aunty nya itu.
Mereka berdua justru hampir terlihat menjadi sepasang kekasih kalau sedang mengobrol berdua sambil tertawa bersama.
__ADS_1
Begitulah rasa sayang Railo pada Aunty nya Marsha, bahkan dia maunya kemana - mana bersama Aunty nya tidak mau bersama yang lain termasuk Orang Tuanya.
Itulah yang menyebabkan beberapa hari ini, Reina cemburu berat dengan kedekatan Anak Laki lakinya dengan Adiknya, membuat orang orang di Mansion hanya geleng - geleng kepala.
Mereka segera memasuki mobil dan menuju Perusahaan Papahnya, tidak ada pembicaraan sama sekali selama perjalanan yang terdengar hanya suara mesin mobil.
Sampai di Perusahaan mereka langsung menuju Ruang CEO, para pegawai menyapa dengan ramah pada kami.
Tok
Tok
“Papah ini Kami” ucap Raisya sambil membuka pintu Ruangan Papahnya
“Kalian sudah datang” sapa Alex dari tempat kerjanya
“Hum!” jawab Railo dengan gumamnya
Alex pun langsung melirik Reina, dan Reina hanya mengangkat bahunya pura - pura tidak tahu.
Melihat wajah Putranya cemberut, Alex menutup berkasnya dan menghampirinya.
“Jagoan Papah, kamu kenapa cemberut seperti itu Sayang” tanya Alex sambil duduk di samping Putranya
“Aku kesel sama Mommy!” jawab Railo dengan ketus
“Loh kenapa jadi Mommy yang salah!” kata Reina tidak terima dengan perkataan Putranya
“Ups!” ledek Raisya sambil menahan tawanya
**Bersambung
__ADS_1
Ig : Hanraeneull**