
Tujuh Bulan Berlalu . . .
Sekarang Usia kandungan Reina sudah memasuki usia Sembilan Bulan, dan sedang menunggu proses persalinan.
Alex sangat antusias pada kehamilan Anak Ketiganya ini, Ia pun sudah menyiapkan begitu banyak perlengkapan bayi.
Railo dan Raisya tidak kalah antusiasnya dari papah nya, mereka juga senang menunggu kehadiran adik mereka.
Semenjak Perut Reina membesar Alex menyuruh sekertarisnya, untuk membuatkan Lift agar Reina mudah untuk turun dan naik.
Alex sempat menawarkan pada Reina untuk sementara waktu kamarnya berada di lantai satu, namun di tolak Reina karena ia ingin kamarnya berdekatan dengan kamar anak anak kembarnya.
Kamar Utama
Mendekati waktu persalinan, Reina lebih suka berada di atas tempat tidur saja. Karena badannya terasa sangat berat ketika ingin melangkah.
Reina sendirian di dalam kamar, apabila ia ingin sesuatu tinggal menelphone ke lantai bawah dan pelayan yang akan mengantarkan ke kamarnya.
Alex serta Anaknya sedang menjalankan aktivitas masing - masing, Alex sibuk bekerja sedangkan anaknya sibuk belajar di sekolah.
__ADS_1
Reina merasakan sakit pada bagian perutnya seperti akan melahirkan, ia segera menghubungi pelayan di bawah untuk menyiapkan mobil dan juga mengantarkannya ke Rumah Sakit.
Arghh.. Hghh..
Terdengar suara rintihan dari Reina, pengawalnya segera menggendongnya menuju mobil yang sudah di siapkan.
Kepala Pelayan yang di mansions segera menghubungi Tuannya yaitu Alex, guna mengabarkan bahwa istrinya sedang dalam perjalan menuju Rumah Sakit untuk melahirkan.
Perusahaan Alex
Kring .. Kringg .. Kringgg ...
Tanpa menunggu waktu yang lama Alex segera mengangkat panggilan itu, ia pun mendengarkan apa yang di sampaikan Pelayan Mansions padanya.
Panggilan itu berakhir, di situ pula Alex segera beranjak dari kursi ke besarannya menuju ke Rumah Sakit untuk menemani istrinya yang akan melahirkan.
Alex tidak ingin mengendarai mobilnya sendiri, justru ia meminta supir untuk menemaninya sekaligus menjemput anak kembarnya terlebih dahulu di sekolah.
Sebelum sampai sekolah, Alex sudah menelphone kepada pihak sekolah untuk mengizinkan anaknya pulang terlebih dahulu, karena mommy mereka akan melahirkan yang langsung di setujui oleh pihak sekolah.
__ADS_1
Sampai di sekolah sudah terlihat anaknya menunggu papahnya di depan gerbang, bersama seorang guru pendamping.
Alex turun dari mobilnya, dan langsung segera menghampiri anaknya untuk mengajaknya masuk ke dalam mobil agar bisa langsung berangkat menuju Rumah Sakit.
Alex serta Anak - anaknya sudah berada di l mobil, dan dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.
Railo dan Raisya sangat senang mendengar kabar bahwa mommy mereka akan segera melahirkan, apalagi Railo terlihat di wajahnya sangat bahagia menanti kehadiran adik kecik barunya.
Sampai di Rumah Sakit ternama di Kota A, Papah dan anak ini segera menuju Ruang Operasi untuk menemani mommy serta istrinya melahirkan.
Setelah menunggu di Luar Ruangan Operasi selama hampir Dua Jam Lebih, Akhirnya terdengarlah suara tangisan bayi dari dalam Ruangan.
Oek .. Oek .. Oek ..
Tangis haru terlihat jelas dari raut wajah Alex, ia sangat bahagia bisa berada di sisi Istrinya saat masa - masa kehamilan dan persalinan anak ketiganya.
Pintu Ruang Operasi pun terbuka, dan keluarlah Dokter Perempuan yang membantu Reina melahirkan, dan memperbolehkan Alex serta Railo dan Raisya untuk masuk melihat keadaan Reina.
Dengan Raut Wajah bahagia Alex serta anaknya segera memasuki Ruang Operasi untuk melihat keadaan Reina.
__ADS_1
*Bersambung*